OUR NETWORK

Nasib Skuat Pemenang Premier Reserve League Asuhan Solskjaer

Sebelum menjalani tugasnya dengan baik bersama tim utama Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengawali kiprahnya sebagai pelatih dengan menukangi tim cadangan Setan Merah. Bersama Warren Joyce, ia bertanggung jawab dalam pengembangan para pemain muda Manchester United.

Ole memimpin tim sejak Mei 2008 hingga November 2010. Selama dua setengah tahun memimpin tim, ia mempersembahkan tiga gelar. Gelar Premier Reserve League pada musim 2009/2010 adalah persembahan terakhir Ole sebelum ia memutuskan kembali pulang ke Norwegia. Ketika itu, United mengalahkan Aston Villa pada babak final lewat drama adu penalti.

Lantas, bagaimana karier para pemain tim akademi yang pernah bahu membahu bersama Ole untuk meraih gelar tersebut saat ini.

Ben Foster

Mantan penjaga gawang Stoke City ini saat itu sebenarnya sudah berusia 27 tahun. Akan tetapi, kariernya bersama United tidak berjalan dengan baik. Ia akrab menjalani peminjaman dan hanya sebagai cadangan Van Der Sar dan Tomasz Kuszczak.

Setelah membantu tim cadangan, Foster kemudian pindah ke Birmingham City dan membawa mereka juara Piala Liga. Sempat enam tahun memperkuat West Bromwich Albion, pada musim 2018/19 ia memilih membela Watford, tim yang pernah ia perkuat dalam rentang tahun 2005 hingga 2007.

Rafael Da Silva

Kembaran Fabio ini bisa dikatakan adalah pemain paling sukses saat itu di dalam skuad. Selain bermain untuk tim cadangan, ia juga mengumpulkan 44 penampilan bersama tim utama pada musim yang sama. Sayangnya, kartu merah pada 8 besar Liga Champions melawan Bayern Munich merusak musimnya yang hebat tersebut. Setelah menyumbangkan tiga gelar Premier League, pemain Brasil ini pindah ke Lyon karena permainannya tidak begitu disukai oleh Louis Van Gaal.

Joe Dudgeon

Di usianya yang masih 15 tahun, Joe adalah pemain inti bagi tim United U-18. Empat tahun setelahnya, ia adalah pemain belakang pilihan Ole di seluruh kompetisi akademi. Akan tetapi, karier sepakbolanya berakhir pada usia 25 tahun setelah mengalami cedera. Kini, ia bekerja sebagai pelatih timnas U-17 Irlandia Utara dan pemandu bakat Manchester City.

Corry Evans

Corry tidak seberuntung kakanya, Jonny, yang mengoleksi ratusan penampilan bersama tim utama Manchester United. Ia tidak memiliki satu caps pun bersama tim utama meskipun ia adalah kapten tim pilihan Ole. Kemampuan Corry sebenarnya cukup komplit karena ia bisa bermain juga di lini tengah. Kini, ia bermain untuk Blackburn Rovers setelah sempat memperkuat beberapa tim seperti Carlisle dan Hull City.

Ritchie De Laet

Nama Ritchie keluar sebagai pemain terbaik tim cadangan di akhir musim. Selain itu, ia juga sempat dipromosikan ke tim utama oleh Sir Alex Ferguson saat tim krisis pemain belakang. Akan tetapi, penampilannya tidak terlalu menonjol dan harus meninggalkan United menuju Leicester City pada 2012. Empat tahun kemudian, Ritchie mendapat medali juara Premier League meski di sisa paruh musim, ia menjalani peminaman di Middlesbrough. Saat ini, ia bermain untuk Melbourne City yang diasuh Warren Joyce.

Oliver Gill

Anak David Gill ini adalah peraih penghargaan yang sebelumnya diraih Ritchie De Laet. Akan tetapi, kariernya hanya sebatas duduk di bangku cadangan. Akan tetapi, karier Oliver sekarang jauh dari sepakbola. Ia saat ini bekerja sebagai analis asuransi di sebuah perusahaan internasional di bidang jasa.

Oliver Norwood

Gelandang andalan Ole dalam skuad cadangan United tersebut, memiliki jalan karier yang cukup unik. Ia membawa Brighton promosi ke Premier League pada 2017 namun memutuskan pindah ke Fulham pada musim panas. Bersama Fulham, ia kembali membawa tim ini promosi sebelum akhirnya dipinjamkan ke Sheffield United pada musim panas dan dipermanenkan awal tahun ini. Semoga saja, ia bisa membawa The Blades promosi dan bertemu dengan mantan klubnya ini.

Rodrigo Possebon

Bermain delapan kali bersama tim senior dan bermain pada final Piala Liga, namun karier Possebon merosot drastis beberapa musim berikutnya. Pada 2018 lalu, ia sempat dikontrak klub Vietnam, Ho Chi Minh City. Namun sebelum liga Vietnam dimulai, kontrak Possebon dibatalkan karena tidak memenuhi syarat yang diminta tim pelatih.

Baca juga: Rodrigo Possebon, eks-MU yang Hijrah ke Liga Vietnam

Cameron Stewart

Namanya sempat masuk dalam pemain cadangan saat United menghadapi Wolfsburg di Liga Champions. Namun sama seperti pemain lainnya, karier Stewart lebih banyak diisi dengan peminjaman. Sekarang, ia berstatus tanpa klub setelah memperkuat Lincoln City pada musim lalu.

Federico Macheda

Debut, gol kemenangan, lalu bertualang ke beberapa klub. Dari Sampdoria, QPR, VfB Stuttgar, Doncaster Rovers, Birmingham City, Cardiff City, Nottingham Forest, Novara, dan sekarang bermain untuk Panathinaikos.

Mame Biram Diouf

Pemain Senegal ini disebut Ole sebagai pemain dengan potensi yang fantastis. Sayangnya, persaingan lini depan United yang ketat membuat penampilan Diouf tidak terlalu fantastis menurut Ferguson. Sekarang, ia masih berjuang untuk mengangkat Stoke City kembali ke Premier League.

PEMAIN CADANGAN

Ron Robert Zieler

Untuk memperebutkan satu tempat sebagai kiper ketiga, Zieler harus bersaing dengan Ben Foster, Ben Amos, dan Tom Heaton. Persaingan yang sulit ini memaksanya pindah. Sempat memperkuat Leicester City, Zieler kini kembali ke Jerman untuk bermain dengan Stuttgart

Scoot Wooton

Diproyeksikan sebagai bek masa depan United bersama Michael Keane, kini Wooton memperkuat Plymouth Argyle di Divisi Ketiga

Gabriel Obertan

Pemain ini sebenarnya rekrutan Fergie namun kariernya lebih banyak dihabiskan untuk tim cadangan. Sejak 2017, ia bermain untuk klub Bulgaria, Levski Sofia.

Will Keane

Kariernya rusak karena mengalami cedera yang parah. Beberapa waktu lalu, ia dipinjam Ipswich dan menjadi penentu kemenangan timnya dalam debut perdananya.

Paul Pogba

Apakah saya harus menjelaskan kiprah pemain ini?

Comments

Loading...