Manchester United akhirnya resmi mendapatkan Alexis Sanchez dari rival di Premier League Inggris, Arsenal pada 22 Januari 2018 waktu setempat. Namun, belum bisa dipastikan di mana dia akan dimainkan Jose Mourinho. Begini prediksi formasi United dengan hadirnya Sanchez.

Jadi Penyerang

Jika melihat produktivitas Sanchez pada musim 2016/2017 lalu, di mana dia mencetak 30 gol dalam 51 penampilan di semua kompetisi, sepertinya akan lebih efektif jika dimainkan sebagai penyerang. Sepanjang musim itu, lebih dari separuh golnya tercipta saat tampil di posisi centre forward; dengan hasil 19 gol dalam 25 pertandingan, seperti dikutip dari laman profilnya di Transfermarkt. Kemudian, dia juga mencatatkan 17 penampilan sebagai winger kiri yang menjadi prosisi favoritnya selama ini, dengan hasil lima gol, serta lima gol sebagai gelandang serang dan satu gol di posisi second striker.

Selama ini, Sanchez memang jarang bermain sebagai penyerang utama. Namun, kesempatan yang diberikan manajer Arsenal Arsene Wenger di musim ketiganya pada musim lalu, ternyata berhasil membuatnya tampil menggila di depan gawang lawan.

Bahkan, pemain berusia 29 tahun itu mampu mengoleksi 24 gol di Premier League yang menempatkan dirinya di posisi ketiga daftar pencetak gol terbanyak. Namun, kecil kemungkinan Sanchez akan dimainkan sebagai centre forward, mengingat United sudah berinvestasi besar pada sosok Romelu Lukaku yang kini jadi andalan di posisi tersebut.

Winger Kiri

Posisi winger kiri ataupun penyerang sayap di sektor kiri jadi salah satu peran yang paling banyak dilakoni Sanchez selama berkarier di Emirates Stadium, markas Arsenal sejak musim 2014/2015 lalu. Pada musim debutnya tersebut, dia langsung menjadi andalan Wenger di sektor kiri. Hasilnya, 17 gol berhasil disarangkan Sanchez dalam 29 penampilan di area tersebut, dari total 25 gol yang mampu dikoleksinya dalam 52 pertandingan di semua kompetisi. Sedangkan pada musim berikutnya, pemain berusia 29 tahun itu pun mencetak 11 gol dari 17 gol dalam 28 penampilannya di posisi yang sama.

Makanya, Sanchez pun memiliki peluang untuk dimainkan Mourinho pada posisi winger kiri atau penyerang sayap seperti perannya sebelumnya di Arsenal. Namun, keputusan ini tentu saja akan membutuhkan pertimbangan yang cukup besar bagi manajer berkebangsaan Portugal itu. Pasalnya, dia terpaksa harus mengorbankan Anthony Martial dan Marcus Rashford yang selama ini bergantian mengisi posisi tersebut. Beratnya, kedua pemain muda itu tengah berada dalam performa fantastis saat bermain di sektor kiri musim ini, di mana mereka sudah mengoleksi total 10 gol di posisi itu.

Winger Kanan

Menurunkan Sanchez sebagai winger kanan sepertinya akan menjadi pilihan yang paling realistis bagi Mourinho. Manajer yang menjuluki dirinya sebagai The Special One itu memang telah memburu pemain berkompeten pada sisi ini untuk menambah daya gedor tim; salah satunya dengan mencoba memboyong Ivan Perisic dari Inter Milan pada musim panas 2017 lalu namun berakhir gagal. Gaya bermain Sanchez, serta kekuatan pada kaki kanannya akan membuatnya menjadi pemain yang tepat untuk mendukung Lukaku di depan, ditambah sokongan dari Martial atau Rashford di sektor kiri tim.

Saat memperkuat Barcelona selama tiga musim sebelum pindah ke Arsenal, Sanchez pernah menjadi andalan pada posisi winger atau penyerang sayap di sektor kanan. Bahkan, pada musim terakhirnya, pemain yang sebelumnya membela Udinese itu menjalani 42 pertandingan sebagai winger kanan dengan mencetak 19 gol. Meski sepanjang musim ini Juan Mata menjadi pilihan utama Mourinho di sektor kanan, namun sepertinya Sanchez akan segera menggantikan posisinya tersebut. Sang pelatih sepertinya akan memplot Mata sebagai pelapis Jesse Lingard pada posisi aslinya, gelandang serang.

Gelandang Serang

Satu lagi peran yang bisa dijalani oleh Sanchez adalah gelandang serang, seperti yang dilakoninya dalam 10 pertandingan bersama Arsenal pada musim ini dengan hasil lima gol. Namun di tim Setan Merah, posisi ini sudah diisi oleh Lingard, dan sepertinya sangat sulit untuk tergantikan. Menariknya, berdasarkan track record dalam karier profesional Sanchez yang dimulai dari klub masa kecil di Chile, Cobreloa musim 2005-2006, hingga berpetualang ke Eropa dari Udinese 2006-2011, di manapun dia dimainkan selalu mampu mencetak banyak gol. Semoga Sanchez juga bisa melakukannya di United.