OUR NETWORK

Ronaldo, Tentang Rasa Gugup dan Kepercayaan Diri untuk Jadi Juara

Dua minggu ini tampak seperti mimpi buat para penggemar Manchester United. Ketika beberapa dari kita sudah puas dengan dua rekrutan baru, United secara mengejutkan mengonfirmasi kepulangan Cristiano Ronaldo. Belum hilang rasa bahagia, pemain berkebangsaan Portugal itu mencetak dua gol di laga debutnya.

Laga Manchester United vs Newcastle United memang lebih bergairah ketimbang biasanya. Soalnya, laga ini menjadi debut kedua Cristiano Ronaldo bersama The Red Devils. Para penggemar United mesti menunggu agak lama karena jeda internasional.

Di laga melawan The Magpies, United sebenarnya agak sulit buat membongkar pertahanan. Ronaldo sebagai ujung tombak, berkali-kali harus naik ke tengah atau bergeser ke sayap untuk mendapatkan bola. Lini tengah United pun tampak kesulitan buat menerobos pertahanan yang dibangun begitu rapat.

Sampai akhirnya momen itu tiba. Mason Greenwood melepaskan tendangan khasnya di menit-menit akhir injury time babak pertama. Bola sedikit berbelok karena mengenai kaki bek lawan yang bikin kiper Newcastle, Freddie Woodman, hanya bisa menepisnya. Tidak disangka, sudah ada Ronaldo di hadapannya, yang tinggal menyentuh bola menuju gawang.

Gol tersebut disambut riuh para penggemar United. Bagaimana tidak? Ini bagaikan mimpi yang menjadi nyata. Perekrutan Ronaldo dianggap tidak pas karena ia “sudah tua” dan “sudah tak lagi bersemangat”. Namun, nyatanya ia masih sangat bisa diandalkan.

Newcastle sempat mencetak gol penyama kedudukan lewat Javier Manquillo pada menit ke-56. Enam menit kemudian, lewat serangan balik, Luke Shaw tak berpikir lama dan memberikan umpan terobosan pada CR7. Hal serupa juga dilakukan Ronaldo. Tak seperti Marcus Rashford atau Anthony Martial yang akan menekuk lawan-lawannya, Ronaldo memilih to the point. Ia melepaskan tendangan kaki kiri yang sekaligus mengolongi kiper Newcastle.

Laga sebenarnya berakhir 4-1 dengan Bruno Fernandes dan Jesse Lingard mencetak gol pelengkap. Namun, sorotan malam itu tak lepas dari Ronaldo.

Usai pertandingan, Ronaldo bersumpah kalau dirinya akan memastikan United, setahap demi tahap, akan bersaing untuk meraih trofi. Dia bersikeras kalau rekan-rekannya ada di jalan yang tepat untuk menantang gelar Premier League juga Liga Champions. Ditambah lagi, United punya kedalam skuad yang diperhitungkan.

“Seperti yang aku katakan sebelumnya, kami punya potensi besar. Kami punya pemain yang fantastis, pelatih yang baik, tim yang baik. Kami perlu membangun mental untuk memenangi Premier Laegue dan bahkan Liga Champions,” ucap Ronaldo.

“Jadi aku di sini untuk membantu tim. Aku pikir kami punya 11 pemain yang bermain, dan mereka yang di bangku cadangan yang siap membantu. Kami punya tim yang bagus, seperti yang aku bilang, dan gairah juga di sana.”

Usai pertandingan, Ronaldo pun mengirim pesan di akun Instagramnya yang berbunyi seperti ini,

“Kembalinya aku ke Old Trafford hanyalah pengingat singkat mengapa stadion ini dikenal sebagai ‘Teater Impian’. Buatku, Old Trafford selalu menjadi tempat magis di mana Anda bisa meraih apapun yang Anda pikirkan.”

“Bersama dengan semua teman-temanku dan dengan dukungan luar biasa yang selalu kami dapatkan dari tribun, kami menghadapi jalanan di depan dengan percaya diri dan optimisme yang kami semua akan rayakan bersama pada akhirnya.”

“Bangga bisa kembali ke Manchester United dan bermain di Premier League sekali lagi, tapi di atas semua itu, senang bisa membantu tim ini! Let’s go, Devils!”

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Ronaldo menyebut kalau sebenarnya ia amat gugup, tapi tak memperlihatkannya.

“Aku sangat gugup, mungkin aku tak memperlihatkannya. Sambutannya luar biasa.”

“Aku berpikir malam kemarin kalau aku ingin menunjukkan kalau diriku masih mampu untuk membantu tim. Ketika aku memulai pertandingan, aku amat gugup ketika mereka menyanyikan namaku, tapi para penonton ini amat luar biasa.”

Sumber: Manutd.com (1), (2)

Comments

Loading...