OUR NETWORK

Mengapa Jose Mourinho Menurunkan Joel Castro?

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, membuat perubahan besar dalam starting line-up timnya saat menjamu Wigan Athletic di laga lanjutan Piala FA, Minggu (29/01/2017). Ada sembilan pemain yang selama ini jarang diturunkannya, namun di pertandingan itu masuk ke skuat utama dalam laga yang berkesudahan dengan skor 4-0 untuk kemenangan The Red Devils tersebut. Menariknya lagi, ada dua pemain junior yang menjalani debutnya bersama tim senior Setan Merah dalam laga itu.

Selain bek tengah yang dipasang di fullback kanan, Axel Tuanzebe, adalah kiper Joel Castro yang mendapat kesempatan mengenakan jersey merah dalam pertandingan resmi oleh Mourinho. Sebenarnya, kedua pemain muda ini sudah dipromosikan ke tim senior sejak era pelatih Louis van Gaal pada musim 2015/2016, setelah sempat ditempa di akademi United. Castro sendiri sudah masuk akademi sejak 2012, setahun lebih dulu dari Tuanzebe; sama sepertinya usianya yang kini 20 tahun, setahun lebih tua dari rekannya tersebut.

Namun saat itu, Castro malah dikirim untuk belajar ke klub lain. Pada Oktober 2015, dia pun resmi dipinjamkan ke klub League One, divisi ketiga kompetisi sepakbola Inggris, Rochdale. Meski hanya bertahan selama sebulan, namun kiper kelahiran 28 Juni 1996 ini sempat membela tim yang diasuh oleh pelatih Keith Hill dalam 8 laga, termasuk 6 pertandingan di liga domestik. Castro pun mendapat pujian dari sang pelatih, berkat penampilan ciamiknya di bawah mistar gawang Rochdale ketika itu.

“Saya benar-benar senang bisa bekerja sama dengannya. Dia seorang kiper yang pintar membagi bola ke tengah dan punya kemampuan antisipasi bola yang luar biasa. Dia datang menggantikan kiper kami Josh Lillis dan Johny Diba yang kini sedang lengah. Joel adalah salah satu pemain terbaik di United karena suatu alasan. Kedatangannya sangat kami inginkan. Kami membawanya untuk meningkatkan bagian penjaga gawang kami,” ungkap Hill ketika Castro datang, dilansir oleh Express.

Kembali ke Old Trafford, ternyata dia masih belum diberi kepercayaan turun bersama tim senior. Castro lebih banyak bermain dengan tim U-21 dan tim reserve. Dia sendiri sempat diberi tanggung jawab sebagai wakil kapten tim U-21 dan membawanya juara Premier League U-21, Mei 2016. Tak hanya itu, di level internasional, pemain kelahiran Swiss namun membela tim nasional Portugal itu juga ikut ke Olimpiade Rio De Janeiro 2016 di Brasil, meski pun harus gagal di babak perempat final.

Jelang penutupan transfer musim panas 2016, lagi-lagi Castro disekolahkan ke klub lain. Kali ini dia dipinjamkan ke klub Liga Primer Portugal, Belenenses. Bersama klub negaranya itu, Castro sempat mencatat 10 penampilan dan mengemas 4 clean sheets, sebelum dipanggil kembali oleh United pada Januari 2017. “Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang di Belenenses yang telah membantu mengembangkan permainan saya dan menjadikan saya lebih baik,” katanya saat itu, dilansir Goal.

Tak sampai sebulan setelah pulang ke Old Trafford, akhirnya Castro mendapatkan impiannya selama ini. “Mimpi saya adalah bermain untuk United. Saya ingin kembali ke sana, tentu saja,” ungkapnya suatu saat ketika masih berada di Belenenses, pada Oktober 2016 lalu. Kini, Mourinho mewujudkan keinginannya itu. Meski hanya bermain selama 10 menit setelah turun menggantikan kiper Sergio Romero di menit ke-80, namun kesempatan ini pastinya menjadi momen sangat spesial bagi dirinya.

Dimainkannya kiper muda ini, dan juga Tuanzebe, dalam laga cukup penting di Piala FA tersebut tentu mendapat perhatian banyak pihak. Apakah alasan Mourinho menurunkan mereka?

“Untuk Tuanzebe dan Joel, ini laga pertama mereka, dan momen yang selalu menyenangkan untuk para pemain, sebuah momen yang akan selalu diingat dalam karir mereka. Bagi saya, menyenangkan untuk memberi mereka kesempatan,” kata pelatih 54 tahun tersebut, dilansir website resmi United.

Mourinho sendiri menolak untuk dipuji karena telah memberi kesempatan pada duo pemain muda ini. Dia malah lebih ingin pujian tersebut disampaikan kepada staf pelatih tim akademi. “Ini terjadi bukan karena andil saya. Andil itu berasal dari akademi, di mana para pemain ditempa di sana sejak masih muda. Terkait Joel, dia ditempa di Portugal, di mana dia bermain selama 6 bulan bersama Belenenses. Jadi ini bukan karena saya, saya hanya orang yang memberi kesempatan,” tambahnya.

The Special One memang tak pernah menyebut strategi sebagai alasannya memberikan kesempatan pada dua pemain muda itu. Meski begitu, Castro mengaku sangat senang bisa menjalani debut itu. “Momen yang sangat membanggakan melakukan debut saya untuk @manchesterunited di Old Trafford. Terima kasih semua atas dukungannya #GodisGood,” tulis Castro saat mengunggah foto saat dirinya turun menggantikan Romero lewat akun Instagram pribadi, usai pertandingan tersebut.

Comments

Loading...