OUR NETWORK

Partai Pembuka yang Berat Bagi Ole Gunnar Solskjaer

Premier League musim 2019/2020 resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan dirilisnya 380 pertandingan yang akan berlangsung mulai 9 Agustus 2019 hingga 17 Mei 2020 mendatang. Pertandingan Liverpool melawan Norwich City menjadi gong pembuka yang akan dimainkan pada Jumat (9/8) atau Sabtu (10/8) dini hari waktu Indonesia.

Seperti biasa, para penggemar 20 tim Premier League akan langsung melihat seperti apa susunan lawan yang akan dihadapi klub favoritnya dalam semusim penuh. Pertandingan yang mereka cari sudah pasti adalah big match atau pertandingan derby jika ada dua tim yang berasal dari kota yang sama.

Apes bagi United dan khususnya Ole Gunnar Solskjaer. Big Match langsung mereka rasakan pada pertandingan pertama. Undian Premier League langsung mempertemukan Setan Merah dengan pemenang Europa League musim lalu, Chelsea di stadion Old Trafford. Inilah kali pertama mereka berjumpa dengan The Blues pada pekan pertama setelah 15 tahun yang lalu.

15 Agustus 2004 adalah kali pertama Chelsea dan MU berjumpa pada pekan pertama Premier League. Saat itu laga berlangsung di Stamford Bridge. Skuad Sir Alex Ferguson menantang Chelsea anyar kepunyaan Roman Abramovich yang membawa Jose Mourinho sebagai juru racik mereka. Sosok yang mendeklarasikan dirinya sebagai The Special One. Pada pertandingan tersebut, United kalah tipis 1-0 berkat gol dari Eidur Gudjohnsen memanfaatkan asis dari Didier Drogba.

Situasi serupa bisa saja terjadi pada 11 Agustus nanti (United vs Chelsea dimainkan Minggu malam). Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, diincar Juventus yang saat ini sedang belum memiliki pelatih setelah ditinggal Massimiliano Allegri. Calon kuat pengganti Sarri mengarah kepada Mourinho. Jika kembali menjadi manajer Chelsea, maka duel nanti diprediksi akan seru karena Mourinho ingin membalaskan dendam kepada United yang memecatnya pada Desember lalu.

Pertandingan melawan Chelsea adalah pertama kalinya United menghadapi kesebelasan top six sejak musim 2015/16. Tiga musim lalu, United membuka kompetisi dengan kemenangan tipis 1-0 melawan Tottenham Hotspur melalui gol bunuh diri Kyle Walker.

Meski lawan yang dihadapi cenderung berat, namun United punya rekor yang positif setiap menghadapi tim asal London pada pekan pertama. Dari delapan pertandingan, United meraih tujuh kemenangan dan hanya sekali menderita kekalahan. Satu-satunya kekalahan tersebut adalah pertandingan melawan Chelsea 15 tahun lalu. Selain itu, Chelsea juga akan datang dengan wajah baru tanpa kehadiran Eden Hazard dan para pemain pinjaman yang kembali ke Stamford Bridge mengingat Chelsea terkena larangan transfer pemain beberapa waktu lalu.

Tidak berhenti sampai di situ, big match United kembali berlanjut pada pekan kedua. Mereka akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di stadion Molineux. Wolves bukan klub besar, namun United tidak bisa mengalahkan mereka dalam tiga pertemuan pada musim lalu. Mereka hanya meraih satu kali imbang dan dua kekalahan. Apes bagi Solskjaer, karena dua kekalahan tersebut terjadi saat ia sudah menjadi manajer United dan kedua-duanya terjadi di kandang mereka.

Selain Chelsea dan Wolves yang langsung menghadang mereka pada awal musim 2019/20 nanti, United juga memiliki jadwal yang tidak kalah mengerikan ketika memasuki Januari 2020. Sejak tahun baru hingga 16 Maret, mereka akan menjalani lima partai tandang beruntung menghadapi Arsenal, Liverpool, Chelsea, Everton, dan Tottenham Hotspur. Hanya Tottenham yang markasnya berhasil mereka taklukkan pada musim lalu.

Semoga saja, United bisa meraih hasil positif pada dua pertandingan awal mereka tersebut untuk memberikan kepercayaan diri agar bisa mengakhiri musim sesuai target Ole yaitu finis di zona empat besar.

Pict by UtdXtra

Comments