OUR NETWORK

MU Hadapi Chelsea di Final Premier League U-18

Sepertinya skuat Manchester United musim 2017/2018 harus memberikan penghormatan dan tepuk tangan kepada para juniornya. Pasalnya, ketika para senior tak mampu menggeser klub rival sekota Manchester City meski bisa mengalahkannya 3-2 dalam Derby Manchester kedua musim ini, tim U-18 malah berhasil menjuarai kompetisi liga domestik level junior setelah menaklukkan sang musuh. Skuat United U-18 sukses menyegel gelar juara di ajang Premier League U-18 Zona Utara setelah menundukkan tim U-18 City dengan skor 2-1 di Leigh Sports Village, Sabtu (14/4/2018) malam WIB.

Seperti dikutip dari laman resmi ManUtd, skuat junior United arahan manajer muda Kieran McKenna itu dinobatkan sebagai juara ajang kelompok usia di bawah 18 tahun. Kompetisi U-18 sendiri masih menyisakan satu pertandingan lagi di pekan ke-22 akhir pekan ini.

Pada laga Derby Manchester level junior ini, tim Setan Merah U-18 sendiri diperkuat delapan pemain asli Inggris, dan tiga legiun asing termasuk penjaga gawang anyar 17 tahun asal Republik Ceko, Matej Kovar, yang baru direkrut pada musim dingin 2018 lalu. Sang kiper pun turut menjadi bintang dalam pertandingan penting tersebut.

Skuat arahan manajer yang baru berusia 31 tahun tersebut langsung mencetak gol cepat ketika laga baru berjalan sembilan menit. Penyerang 18 tahun asal Swiss berdarah Inggris, Nishan Burkart, membuka keunggulan United U-18 melalui tendangannya dalam pertandingan yang digelar di markas sendiri itu.

Gol ini pun menambah koleksinya jadi 10 gol dalam 16 laga musim ini; sekaligus menempatkan Burkart di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak United U-18 setelah gelandang serang 16 tahun asal Inggris Mason Greenwood yang sudah mencatat 16 gol dalam 15 pertandingan.

Tertinggal 0-1, ternyata tim lawan tidak menyerah dan sempat melakukan perlawanan. Bahkan, City U-18 juga mendapatkan sejumlah peluang matang jelang akhir babak pertama. Sayangnya, sejumlah kesempatan itu gagal menghasilkan gol, juga karena sangat tangguhnya sang kiper Kovar di bawah mistar gawang.

Sebaliknya, pada babak kedua malah tim tuan rumah yang menambah keunggulan melalui tendangan gelandang 16 tahun asal Irlandia Utara Ethan Galbraith, hasil kerja sama dengan gelandang 17 tahun asal Inggris James Garner dan Greenwood. Itulah gol pertamanya musim ini.

Tak sampai satu menit berselang, City U-18 akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan. Dalam sebuah serangan yang dilancarkan oleh tim asuhan manajer Gareth Taylor itu, bek kiri 17 tahun asal Inggris Brandon Williams malah melakukan kesalahan dengan membuat gol bunuh diri.

McKenna sempat melakukan pergantian; winger kiri 17 tahun asal Belgia Largie Ramazani menggantikan Greenwood pada menit ’68, winger kanan 17 tahun asal Belanda Millen Baars menggantikan Burkart, dan bek 18 tahun asal Inggris Max Dunne menggantikan penyerang 17 tahun asal Inggris D’Mani Bughail-Mellor.

Namun, skor akhir tidak berubah, dan United U-18 berhasil memenangkan laga dengan skor tipis 2-1. Kemenangan itu pun memastikan skuat ini memenangkan trofi juara Premier League U-18 Zona Utara, meski masih menyisakan satu pertandingan lagi di markas Liverpool U-18, Jumat (20/4/2018) mendatang.

Koleksi 48 poin yang dimiliki tim Setan Merah junior, hasil 15 kemenangan dan tiga kali imbang dalam 21 laga, dipastikan tak akan terkejar lagi oleh Everton U-18 dengan 37 poin di posisi dua, serta Liverpool U-18 dengan 35 poin di posisi tiga meskipun punya sisa satu laga lebih banyak.

Meski begitu, United U-18 masih harus berjuang lagi untuk bisa jadi juara nasional Premier League U-18, mengulang prestasi yang pernah dicatatkan para senior yang kini sudah bermain di tim utama pada musim 2012/2013 lalu; yakni Marcus Rashford dkk., termasuk kiper Joel Pereira, serta duo bek kiri Cameron Borthwick-Jackson – Demetri Mitchell dan winger Andreas Pereira yang saat ini sedang dalam masa peminjaman. Pada partai final nasional musim ini, kapten Garner bernomor punggung ‘6’ dkk., dijadwalkan akan menghadapi Chelsea U-18, yang sudah lebih dulu menjuarai zona selatan.

Sebelumnya, sebagian besar skuat The Red Devils muda di Premier League U-18 ini pun juga turut mengantarkan tim yang diasuh Nicky Butt menembus babak 16 besar kompetisi UEFA Youth League 2017/2018. Skuat U-19 ini lolos dari Grup A sebagai runner-up dengan koleksi 11 poin, hanya kalah selisih satu gol dengan FC Basel yang jadi juara grup; hanya sekali kalah dari tim yang sama ketika tandang.

Sayang, mereka takluk dari 0-2 dari Liverpool, sehingga gagal mencapai perempat final. Namun, setidaknya prestasi mereka pada musim ini jauh lebih baik dari para seniornya. Bahkan, skuat United U-23 malah terpuruk di dasar klasemen Premier League 2 Zona Utara 2017/2018.

Comments