OUR NETWORK

Mickey Thomas dan Perjuangannya Melawan Kanker

Kabar kurang menyenangkan datang dari mantan pemain Manchester United, Mickey Thomas. Dilansir dari beberapa media, mantan pesepakbola Wales tersebut diberitakan menderita kanker perut sejak Natal 2018 lalu. Tidak hanya itu, Mickey juga dilanda kesulitan keuangan yang mengakibatkan dirinya tidak mampu membiayai perawatakan kankernya.

Beruntung bagi Mickey. Pada hari Jumat (8/2) kemarin, salah seorang dermawan membuat halaman di situs penggalangan dana Gofundme untuk memudahkan orang-orang yang ingin menyumbangkan sedikit hartanya kepada Mickey. Dalam laman tersebut, Mickey membutuhkan dana 20 ribu paun atau sebesar 361 juta rupiah. Hingga tulisan ini dibuat, lebih dari 300 orang yang sudah menyumbang dan terkumpul 12.452 paun dari target yang dibutuhkan.

“Mickey tidak punya lagi biaya perawatan, jadi teman-temannya berkumpul untuk mengumpulkan uang agar bisa menutupi biaya perawatan. Biaya ini ditambah beberapa biaya medis terkait dengan perawatan yang dibutuhkan. Bahkan semua giginya harus diganti,” ujar perwakilan Mickey.

Dilansir dari Manchester Evening News, Mickey ditargetkan untuk menjalani perawatan intensif pada minggu depan. Akan tetapi, pria berusia 64 tahun tersebut begitu khawatir tentang masa depannya.

“Saya harap saya masih punya waktu untuk hidup. Saya punya masalah serius. Saya tahu itu dan saya menghadapi pertarungan besar di depan saya. Saya tidak mengharapkan hal ini (kanker) akan datang, tetapi itu sudah terjadi dan saya harus melanjutkannya,” kata Mickey.

“Saya takut dan saya harus menunggu untuk melihat perkembangan. Saya butuh banyak biaya perawatan seperti kemoterapi dan operasi yang akan datang. Saya hanya bisa menunggu untuk melihat bagaimana saya menjalani perawatan tersebut.”

Mickey sendiri menyadari kalau tubuhnya bermasalah ketika ia tidak bisa mencerna makanan dengan benar. Meski sudah melakukan operasi kecil, namun rasa tidak beres di perutnya tersebut tidak kunjung hilang.

“Saya pergi ke dokter dan berkata kalau saya tidak enak badan karena tidak bisa makan, tidak bisa menelan. Ketika saya makan, perut saya sakit. Dokter kemudian merasa kalau ada sesuatu yang lain dalam perut saya,” ujarnya.

***

Mickey sendiri adalah mantan pemain Manchester United dari tahun 1978 hingga 1981. Berposisi sebagai winger, ia membuat 110 penampilan dan mencetak 15 gol. Prestasinya terbaiknya bersama United adalah membawa klub ini ke partai final Piala FA 1979 namun kalah dari Arsenal secara dramatis.

Meski begitu, karier Thomas tidak panjang di kota Manchester. Dalam buku autobiografinya, ia menyebut kesulitan untuk mengatasi tekanan bermain di stadion sebesar Old Trafford. “Jika saya meninggalkan United, maka saya bisa bermain lebih baik dan bisa mengekspresikan diri saya,” ujar Mickey dalam bukunya.

Mickey sendiri memang nampak lebih nyaman bermain di klub kecil. Karier sepakbolanya lebih banyak dihabiskan bersama klub Divisi Tiga, Wrexham. Bermain delapan musim, ia mencetak 37 gol dari 283 penampilan. Selepas meninggalkan Wrexham dan United, Mickey pernah memperkuat beberapa tim seperti Everton, Brighton, Stoke City, Chelsea, West Bromwich Albion, Derby County, Shrewsbury Town, dan Leeds United, sebelum kembali ke Stoke dan menutup kariernya bersama Wrexham pada 1993.

Alasan kepindahan Mickey dari United sempat membuat Ron Atkinson, manajer United saat itu kaget. Hal ini dikarenakan pribadi dari Mickey yang sebenarnya murah senyum dan ramah kepada semua orang. Hal ini yang membuat para penggemar United saat itu menyukai Thomas dan menjadikannya sebagai idola.

November 2018 lalu, Mickey terkejut saat wajahnya ternyata dikenali oleh atlet UFC kontroversial, Connor McGregor, ketika keduanya menyaksikan turnamen tinju di Irlandia. Ia tidak menyangka kalau seorang McGregor mengenali dirinya meski tidak bermain lama bersama Setan Merah. Mickey sendiri dikenal sebagai penggemar tinju sedangkan McGregor sejak kecil adalah penggemar United.

“Dia (McGregor) ternyata mengenali saya dan berkata kalau dia harus mengambil foto bersama saya! Ucapan itu membuat saya gila,” tuturnya.

Comments

Loading...