OUR NETWORK

Tentang Scott McTominay yang Jadi Rebutan Inggris dan Skotlandia

Belum banyak yang mengenal nama dan sosok Scott McTominay, bahkan mungkin termasuk fans Manchester United sendiri. Gelandang muda berusia 20 tahun itu memang baru promosi ke tim utama jelang berakhirnya musim 2016/2017 lalu. Badai cedera yang menghantam skuat tim Setan Merah saat itu mendatangkan kesempatan emas bagi pemuda ini. Sang pelatih, Jose Mourinho memberinya kesempatan untuk masuk ke tim senior. Alhasil, nama McTominay masuk dalam skuat United kala menjamu Swansea City di pekan ke-35 Premier League musim lalu, Minggu (30/4/2017).

Namun, pada kesempatan pertama tersebut, McTominay memang hanya duduk di bangku cadangan dengan jersey bernomor punggung ‘39’. Tak menunggu lama, sepekan kemudian akhirnya pemuda kelahiran 8 Desember 1996 itu mendapatkan debutnya bersama tim utama The Red Devils. Dalam laga pekan ke-36, Minggu (7/5/2017), di markas Arsenal, McTominay diturunkan di pengujung laga, dan bermain enam menit meski sebagai penyerang. Sayang, United kalah 0-2 dalam laga itu. Lalu, pada dua laga berikutnya, termasuk laga susulan kontra Southampton, dia kembali duduk di bench.

Barulah pada pertandingan terakhir musim tersebut, menjamu Crystal Palace, Minggu (21/5/2017), McTominay turun sebagai starter bersama beberapa pemain muda United lainnya. Dia diturunkan pada posisi terbaiknya sebagai gelandang, dan bermain hingga akhir laga, meski tidak menyumbang gol. Setan Merah pun sukses memetik kemenangan dengan skor 2-0. Sejak itu, penggawa tim U-21 United tersebut mulai dipertimbangkan untuk memperkuat tim senior musim 2017/2018 ini. Bahkan, Mourinho lebih memilih mempertahankannya ketimbang meminjamkan ke klub lain.

Catatan inilah yang mungkin jadi alasan mengapa McTominay sekarang diperebutkan oleh Inggris dan Skotlandia. Adalah, Federasi Sepakbola Inggris (FA) dan Federasi Sepakbola Skotlandia (SFA) yang memperebutkannya.

Seperti dilansir Sky Sports belum lama ini, McTominay memang tengah diawasi oleh perwakilan senior pengembangan pemain muda kedua federasi sepakbola itu. Bahkan, sejak Mei 2017, manajer tim nasional Skotlandia U-21 menyatakan pihak federasi telah sering memantau perkembangan McTominay di Premier League 2, kompetisi junior dari kontestan Premier League.

McTominay memang memiliki peluang untuk memperkuat salah satu dari kedua tim nasional negara tersebut. Dia lahir di Lancaster, Inggris, namun memiliki darah Skotlandia dari sang ayah yang lahir di Glasgow. Hingga saat ini, calon bintang tersebut belum pernah bermain di tim nasional manapun, termasuk di level junior. Bahkan, meskipun dia sudah sempat membela salah satu tim nasional junior dari negara manapun, McTominay tetap berpeluang untuk memperkuat tim nasional senior Inggris atau Skotlandia di masa mendatang. Namun, federasi sepakbola kedua negara tentu harus bersaing.

McTominay sendiri saat ini tentu hanya ingin fokus untuk mendapatkan tempat reguler di tim utama United, meski kontraknya yang tersisa satu tahun lagi belum juga diperpanjang. Sebelumnya, secara terbuka Mourinho sempat memperkirakan dirinya, serta Demetri Mitchell dan Andreas Pereira, bisa menjadi pemain-pemain yang akan mengisi tim utama United di masa depan. Apalagi, McTominay juga telah berusaha menunjukkan kualitas selama tur pramusim, termasuk dengan mencetak satu gol dalam pertandingan uji coba tandang kontra klub Norwegia, Valerenga, beberapa waktu lalu.

Dia pun mengaku sangat bangga atas pencapaian tersebut. “Ikut bersama tim utama untuk memulai dan memainkan pertandingan dengan mereka dalam tur pramusim dan kemudian mencetak gol pertama di tim senior – ini adalah perasaan terbaik di dunia.”

“Ini adalah momen terbaik dalam hidup saya, jadi Anda hanya ingin semakin banyak momen seperti ini. Inilah yang Anda kerjakan setiap hari dalam latihan, mendedikasikan diri sendiri. Saya hanya ingin menikmatinya sekarang dan terus maju untuk melakukan yang terbaik,” ungkap McTominay seperti dilansir laman resmi klub, ManUtd.com.

McTominay sudah menunggu sejak usia lima tahun, ketika dia pertama kali bergabung ke akademi United pada 2001. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti pemuda ini yang akan mengawal lini tengah tim Setan Merah. Jika pilihan klubnya sudah jelas pada United, lalu bagaimana dengan tim nasional?

“Saya mungkin lebih Skotlandia daripada saya seorang Inggris,” ungkap McTominay pada suatu saat, seperti dilansir ManUtd.com. Dari pernyataannya itu, sepertinya dia lebih memilih untuk membela tim nasional Skotlandia di masa mendatang, meski tim nasional Inggris masih tetap bisa berharap untuk mendapatkan tenaga McTominay selagi dia masih belum sempat mencatatkan satu caps pun.

Comments

Loading...