OUR NETWORK

Bentuk Apik Bruno Fernandes Mentransformasi Manchester United

Bruno Fernandes telah bermain baik dalam beberapa pertandingan terakhirnya. Bersama Fred, ia memberi efek yang sangat baik dan telah membuat lini tengah United menjadi unit yang kembali berfungsi penuh. Meski bermain imbang 1-1 dalam laga melawan Everton, namun peran Fernandes tetap dinilai sebagai yang terbaik.

Bahkan walaupun United bermain kurang kompeten dan memberikan Everton gol pembuka dalam tiga menit awal, Fernandes tetap tenang dan terus maju. Hal ini menjadi sesuatu yang mengobati ketidakhadiran Paul Pogba. Solskjaer juga seolah sudah tidak merasa kehilangan pemain asal Prancis itu lagi.

Sejak Bruno Fernandes bermain untuk tim utama United, lini tengah mereka dengan seketika kembali berfungsi penuh. United tidak pernah kalah sejak Fernandes bergabung. Dan gelandang asal Portugal itu tampak bertanggung jawab dalam mengemban tugas barunya sebagai gelandang pasukan Setan Merah.

Untuk semua drama yang terjadi ketika melawan Everton, United memang masih dinilai kurang maksimal dalam memainkan skemanya. Para suporter juga sedikit kecewa ketika mereka meninggalkan Goodison Park hanya dengan satu poin. Bisa dikatakan Everton menciptakan peluang yang lebih jelas, meski di tengah lapangan United lebih unggul.

Namun meski begitu keadannya, Bruno Fernandes telah membentuk hubungan instan dengan Fred untuk memainkan peran sebagai poros permainan. Mereka berdiri bersama untuk memutuskan apa yang harus dilakukan, mengatur permainan terbuka, dan terus berlari satu sama lain untuk menjaga permainan tetap berjalan.

Sumber: YouTube

Penampilan mereka setelah satu jam pertandingan adalah buktinya. Fred, misalnya, ia peka melihat posisi Fernandes di tengah lapangan yang sedang membuka ruang agar Mason Greenwood berlari bebas ke gawang. Fernandes juga sempat membuat umpan silang untuk Odion Ighalo sebelum akhirnya dipotong oleh Leighton Baines.

Sumber: YouTube

Mereka berdua saling peka untuk memainkan perannya. Ditambah lagi, Nemanja Matic telah kembali ke performa terbaiknya sebagai gelandang bertahan di depan empat bek United. Maka hal ini semakin membuat United memiliki sebuah platform lini tengah yang kuat, yang seharusnya cukup untuk meraih kemenangan.

Tapi memang sayangnya, pasukan United harus dikecewakan oleh penampilan pasif dari Anthony Martial dan Greenwood di depan. Jadi tidak mengherankan mengapa gol yang dicetak Setan Merah adalah lewat kaki Fernandes yang notabene sebagai gelandang.

Sebelum gol terjadi, Everton sempat kehilangan bola di setengah lapangan. Dengan melihat itu, Matic langsung sigap dan tidak kehilangan waktunya untuk menemukan posisi Fernandes. Maka setelah itu, pemain baru United tersebut dengan percaya diri melepaskan sebuah tembakan dari luar kotak penalti.

Tidak hanya satu dua orang yang menganggap penampilan Bruno Fernandes mengesankan. Semua yang melihat permainannya sejauh ini, selalu mengatakan hal yang sama; “dia mengesankan.” Bahkan menurut salah satu penulis The Guardian Paul Wilson; “United tampaknya perlu menunggu sampai akhir jendela transfer untuk membawa pemain terbaik ke Old Trafford.” Tidak ada keraguan lagi bahwa Fernandes memang pantas dipuji.

Kalau berbicara permainannya, Fernandes juga tergolong unik. Kadang-kadang ia lebih maju dari penyerang United lainnya, dan kadang-kadang ia kembali ke daerah kotak penalti timnya untuk membantu pertahanan. Satu-satunya kritik yang bisa dikatakan adalah, bahwa sekali atau dua kali ia terlalu egois untuk membawa bola sendirian.

Namun secara keseluruhan, Bruno Fernandes telah mengubah tim barunya menjadi lebih enak untuk ditonton. Ole Gunnar Solskjaer sendiri sampai mengatakan kalau dirinya sempat mengarapkan mantan pemain Sporting Lisbon itu datang lebih awal. “Saya tidak bisa melihatnya bermain di sini sebelum sekarang, dan saya senang dia sudah ada di tim ini,” kata manajer United tersebut. “Setelah melihatnya bermain, saya sepenuhnya bisa memahami mengapa Sporting ingin mempertahankannya selama mungkin.”

Comments

Loading...