in

Manchester United Masih Butuh Marouane Fellaini

Marouane Fellaini menunjukkan taji dan bukti, mengapa peran penting baginya dalam skuat utama Manchester United musim ini masih dibutuhkan setelah menang 3-0 atas Basel di Liga Champions.

“Saya butuh dia,” Begitulah kata-kata Jose Mourinho tentang Marouane Fellaini.

Bahkan, sebelum kembalinya United bermain di Liga Champions melawan Basel pada Rabu (13/9) dini hari lalu, pemain berkebangsaan Belgia itu juga mencetak sumbangsih golnya untuk The Red Devils kala melawan Leicester City sebelum jeda internasional.

Tidak butuh waktu lama bagi gelandang jangkung itu untuk menunjukkan bukti mengapa ia masih sangat penting bagi tim asuhan Jose Mourinho. Fellaini datang dari bangku cadangan menyusul cedera Paul Pogba. Ia pun mencetak gol pembuka permainan untuk United dalam kemenangan 3-0 atas Basel di Old Trafford.

Masih ada lebih banyak lagi pertandingan untuk Fellaini. Dan bahkan, ia telah menunjukkan perfoma apik yang tidak biasa untuk permainannya hanya dari satu babak kedua, ketika bermain dengan Juan Mata. Kehadirannya di lini tengah, sontak membantu kinerja Nemanja Matic. Saat rekan setimnya itu kehilangan kemudi di lini tengah, Fellaini mampu menutupnya dengan baik.

Ketika Romelu Lukaku berkesempatan tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya dengan sebuah gol, striker tersebut menjadi bukanlah satu-satunya pemain Belgia yang tampil bagus di kompetisi tersebut. Namun, pujian Mourinho telah mengisyaratkan, jika tidak semua pemain United telah yakin akan ada keuntungan yang terus berlanjut dari para pria asal Belgia di tim utama asuhannya.

Jawaban yang pas untuk menggambarkan situasi mengenai Maouroane Fellaini sekarang adalah sebuah bentuk kepercayaan telah diberikannya musim ini. Ia bermain setidaknya hanya 46 menit dalam empat pertandingan pembuka Premier League. Namun, tingkat kepercayaan pada Fellaini terasa vital bagi Jose Mourinho, yang telah menghargainya dengan sebuah pujian. Meskipun, Fellaini mulai enggan mengakui dirinya sebagai instrumen penting dalam transisi United.

Di sisi lain, ia masih terlihat sebagai pemain terbaik yang tersisa sebagai simbol klub, dibanding sosok kunci di masa depan yang hingga kini masih dinantikan. Tak lepas dari itu semua, cedera hamstring yang menikam Pogba saat pertandingan melawan Basel, Rabu (13/9) dini hari lalu, dan juga sebuah kepercayaan yang turun dari bangku cadangan, telah mengubah permainan serta cara Fellaini dalam memposisikan diri di tim utama United.

“Dia pemain penting bagi saya, jauh lebih penting daripada yang bisa Anda bayangkan,” ungkap Mourinho tentang Fellaini setelah hasil imbang 2-2 atas Stoke pekan lalu. “Dia menginginkan lebih tinggi dari pada posisinya yang sebagai pemain cadangan. Paling tidak, dia ingin menjadi pilihan utama dalam tim. Tapi masalah apakah ia pemain utama atau pemain yang turun dari bangku cadangan, yang jelas saat ini saya merasa lemah tanpa Fellaini di skuat saya.”

Cedera Pogba bisa berarti bahwa Fellaini akan dibutuhkan sejak awal pertandingan, dan itu berarti pertemuan dengan mantan klubnya Everton pada akhir pekan ini, akan terasa sangat spesial.

Facebook Comments

Fundamental and Precious