OUR NETWORK

Kekecewaan Gary dan Roy Keane pada Pemain Manchester United

Manchester United gagal memberikan tekanan kepada Manchester City di laga derby Manchester yang dihelat di Old Trafford. Bahkan, United harus kalah di pertandingan tersebut, dan akhirnya hasil itu membuat Gary Neville dan Roy Keane sangat kecewa.

Gary Neville mengungkapkan rasa kesalnya kepada David De Gea karena kembali melakukan kesalahan di atas lapangan. Sedangkan Roy Keane sangat kecewa dan mengkritik habis-habisan semua pemain United dan melabelinya sebagai “pemain penghibur kurang kontribusi”.

Di sisi lain, kekalahan pasukan Setan Merah berawal dari gol skil individu Bernardo Silva di menit ke-54. Kemudian, Leroy Sane berhasil memastikan tiga poin untuk tim Pep Guardiola 12 menit setelah gol pertama itu. Dan benar saja, De Gea melakukan kesalahan saat terjadinya gol Sane, karena ia tidak bisa mengantisipasi dengan membiarkan bola meluncur dan memantul melalui tulang keringnya.

Menanggapi hal tersebut, Neville kemudian tidak bisa menahan dirinya dan mengungkapkan rasa kekesalannya dengan sebuah kritik pedas kepada De Gea. Ia mengatakan jika kesalahan yang dilakukan eks kiper Atletico Madrid itu merupakan kesalahan yang sangat buruk.

“Saya bisa memberinya sedikit kelonggaran saat terjadinya gol pertama, karena posisi yang didapatinya memang sulit. Tapi saya tidak bisa mentolerirnya untuk gol yang kedua. Karena apa yang dilakukannya itu meurpakan kesalahan yang sangat buruk,“ tutur Gary Neville dikutip dari Manchester Evening News.

“Skema serangan yang dilakukan City berubah dari serangan satu lawan satu menjadi empat lawan satu. Banyak mayat (pemain jatuh) di mana-mana, dan mereka (pemain City) melesat ke depan gawang United. Maka kiper harus melakukan yang lebih baik untuk menahan setiap tembakan lawan.“

“Dia (De Gea) memang luar biasa bagi United, dan selama bertahun-tahun dia selalu tampil baik, akan tetapi di musim ini, itu semua tidak terjadi padanya. Permainan kaki yang biasa dia lakukan selalu mengecewakan dan parahnya, itu berkali-kali.“

Gary Neville kemudian membandingkan kesalahan terbaru De Gea itu dengan kesalahannya ketika United melawan Barcelona pada leg kedua di Liga Champions. Menurutnya, kesalahan saat melawan tim Catalan lebih buruk dari kesalahan yang terjadi saat melawan City, namun tetap saja, kesalahan-kesalahan seperti itu tidak bisa ditolerir.

“Saya berada di Nou Camp dan menonton kesalahan dia (De Gea) saat menghalau tendangan Messi pada minggu lalu. Saya kaget melihat De Gea melakukan kesalahan seperti itu. Kesalahannya yang baru tidak seburuk kesalahannya minggu lalu, tapi tetap, itu merupakan kesalahan yang sangat buruk dan tidak bisa ditolerir,“ pungkas eks kapten United tersebut.

“Sekarang dia sedang melalui masa yang sangat sulit. Dia telah menjadi tembok tunggal untuk United selama empat atau lima musim terakhir. Leroy Sane di laga derby sangat berkeinginan untuk menjebol gawang De Gea, dan itu terjadi karena si kiper melakukan kesalahan.”

Selain Neville, Roy Keane juga kemudian memberikan kritikan pedas kepada para pemain Manchester United. Ia benar-benar kecewa dan mempertanyakan standar pemain apa yang saat ini diterapkan di Old Trafford. Menurut Keane, para pemain United saat ini seolah tidak siap dengan laga-laga yang menanti mereka, dan inilah yang belakangan ini terjadi di tim United.

“Mereka selalu berada di bawah tekanan karena mereka tidak mendapatkan hasil baik dari pertandingan yang mereka mainkan. Saya selalu tertarik ketika mendengar pemain berkata, ‘kami akan siap untuk pertandingan berikutnya’, karena pada dasarnya setiap pemain harus siap untuk setiap pertandingan berikutnya, tapi sekarang, apakah itu ada di pemain United?” Tandas Roy Keane dilansir dari Sky Sports.

“Saya tidak jatuh cinta pada pemain yang selalu tidak siap untuk pertandingan berikutnya, seperti yang dimiliki United sekarang. Mereka itu adalah pemain yang sama yang melempar Mourinho keluar dari kursi manajer. Maka merekalah yang akan melakukan hal yang persis kepada Ole. Macan tutul tidak mengubah tempat mereka.”

“Dalam beberapa tahun terakhir, terlalu banyak pemain penghibur yang kurang kontribusi di klub ini untuk membawa United kembali ke puncak. Standar apa yang diterapkan di United sekarang? Mereka telah mengalami penurunan kualitas baik di dalam maupun di luar lapangan. Itulah sebabnya mengapa saya marah hari ini.”

 

Sumber: Sky Sports, Manchester Evening News

Comments

Loading...