OUR NETWORK

Fosu Mensah Bisa Menjadi Alternatif Masalah Lini Belakang Manchester United

Bulan pertama 2019 sudah berjalan sepertiga awal. Akan tetapi, belum ada tanda-tanda kalau Manchester United akan membeli pemain baru. Sejauh ini, berita yang beredar masih sebatas gosip atau baru menunjukkan minat semata tanpa melakukan penawaran. Padahal, mereka sedang krisis pemain belakang karena saat ini mereka hanya memiliki tiga bek tengah saja yang siap tampil.

Seandainya manajemen United tidak mau mengeluarkan uang, mereka sebenarnya bisa melakukan cara lain yaitu memanggil pulang pemain pinjaman. Joel Castro Pereira menjadi pemain pertama yang pulang setelah dipinjam setengah musim oleh Vitoria de Setubal. Satu pemain lain bisa dipanggil pulang dan bisa menjadi alternatif untuk krisis bek tengah yang mereka alami. Pemain itu adalah Timorhy Fous Mensah.

Musim ini, Fosu Mensah dipinjamkan United ke sesama tim Premier League, Fulham. Akan tetapi tenaganya tidak dimaksimalkan dengan baik oleh Claudio Ranieri. Menurut Claudio Ranieri, timnya saat ini butuh pemain berusia matang agar bisa mengangkat posisi mereka yang sedang terjebak di urutan ke-19 klasemen sementara.

“Kalau United benar-benar menginginkannya, dia bisa pergi. Bersama saya, dia tidak sering bermain dan saya paham kalau dia masih muda dan butuh menit bermain. Akan tetapi, yang harus saya lakukan saat ini adalah menyelesaikan tujuan kami yaitu menyelamatkan Fulham dari degradasi,” kata Claudio Ranieri.

Kubu The Cottagers sendiri diisukan akan merekrut bek Chelsea, Gary Cahill. Mantan pemain Bolton Wanderers ini sudah kehilangan tempat dalam skema Maurizio Sarri yang lebih senang dengan penampilan David Luiz dan Antonio Rudiger. Seandainya Ranieri bisa mendaratkan Cahill maka Fosu Mensah akan dikembalikan ke United.

Di era kepelatihan Slavisa Jokanovic, Fosu Mensah merupakan pilihan utama di lini belakang Fulham. Ditempatkan sebagai fullback kanan, Ia bermain dalam setengah dari 12 laga awal mereka di awal musim sebagai starter. Nasibnya kemudian berubah ketika Fulham mendatangkan Claudio Ranieri. Ia lebih senang dengan penampilan Cyrus Christie yang sebelumnya adalah cadangan Fosu Mensah.

Sejak laga melawan Southampton pada 24 November hingga pertandingan pada akhir tahun melawan Huddersfield, Fosu Mensah bahkan tidak ada di bangku cadangan alias tidak dibawa oleh skuad. Kekalahan melawan Arsenal dua pekan lalu menjadi pertandingan pertama Fosu Mensah setelah sebulan tidak bermain. Itupun hanya menjadi pengganti Christie yang mengalami cedera.

Pengoleksi tiga penampilan bersama timnas Belanda ini sebenarnya bisa bermain sebagai bek tengah. Namun pada posisi itu, ia kesulitan bersaing dengan Denis Odoi, Tim Ream, Maxime Le Marchand, dan Alfie Mawson. Pulang ke United nampaknya menjadi pilihan terakhir pemain berusia 21 tahun ini.

Apa yang dialami Fosu Mensah musim ini berbeda jauh jika dibandingkan pada musim sebelumnya. Musim lalu, ia juga dipinjam United ke sesama klub Premier League, Crystal Palace. Bersama The Eagles, ia tampil 21 kali di Premier League dan beberapa kali menunjukkan permainan yang gemilang. Tempatnya baru tergusur oleh pemain muda, Aaron Wan-Bissaka menjelang musim 2017/2018 berakhir.

Fosu Mensah sendiri sebenarnya diproyeksikan sebagai bek utama United pada musim ini. Akan tetapi, sektor bek tengah saat itu masih penuh sesak. United masih memiliki Victor Lindelof, Phil Jones, Chris Smalling, Marcos Rojo, dan Eric Bailly dalam posisi tersebut yang membuat Fosu Mensah, dan Axel Tuanzebe dipinjamkan lagi pada musim ini.

Saat ini, mereka hanya memiliki Phil Jones, Victor Lindelof, dan Eric Bailly pada posisi bek tengah. Dari tiga pemain tersebut, baru Lindelof yang permainannya cukup konsisten dalam beberapa laga terakhir. Melihat situasi saat ini, memanggil pulang Fosu Mensah bisa menjadi pilihan yang menarik bagi Ed Woodward dan keluarga Glazer yang mungkin keberatan mengeluarkan ratusan juta paun untuk membeli satu pemain.

Comments