OUR NETWORK

Macheda, Karier yang Terhenti karena Harapan yang Kelewat Tinggi

Masih ingatkah Anda dengan pertandingan Manchester United melawan Aston Villa pada 2009 lalu? Jika terlalu sulit, maka ingatkah Anda dengan nama Federico Macheda? Tentu tak sulit bagi Anda untuk mengingat kembali siapa dirinya. Mungkin sebagian besar dari penggemar The Red Devils langsung membayangkan gol indah Macheda ke gawang Aston Villa tersebut.

Tak terasa sudah delapan tahun sejak Macheda menjalani debut idamannya tersebut. Namun tahukah Anda di mana dirinya sekarang? Dilansir dari dailymail.co.uk, ternyata Macheda yang kini sudah berusia 25 tahun tersebut menjadi pemain Klub Serie B di Italia, Novara.

Federico “Kiko” Macheda menjadi buah bibir kala menjalani debut untuk United di usia 17 tahun. Seperti dijelaskan sebelumnya, debut tersebut berbuah manis dengan sebuah gol kemenangan di menit-menit akhir pula. Setelah menerima umpan datar dari Ryan Giggs, Macheda menggunakan kaki bagian dalam untuk menipu bek lawan, lalu sembari jatuh Macheda berhasil melepaskan tendangan ke sisi kanan atas gawang, Brad Friedel.

Setelah gol tersebut, dengan cepat publik Old Trafford seperti biasa langsung membandingkan Macheda dengan bintang United saat itu, Cristiano Ronaldo dan juga Wayne Rooney.

Namun harapan tersebut tak kesampaian, Macheda tampaknya kesulitan menemukan performa terbaiknya. Hingga akhirnya, Macheda berpindah-pindah klub untuk memperbaiki performanya, mulai dari QPR, Doncaster, Birmingham, Sampdoria, Cardiff City, dan terakhir, Novara.

Sekilas karir Macheda -usai dari United- mirip dengan kisah Nicholas Anelka yang kerap berganti-ganti klub. Namun bedanya adalah Anelka melakukannya dalam kurun waktu tahunan untuk per klub. Sedangkan Macheda seringkali tak menyelesaikan masa pinjamannya secara penuh atau semusim.

Cedera Punggung, Momen Penurunan Karir Macheda

Macheda ternyata berhadapan dengan masalah klasik pemain bola, yaitu berjibaku dengan cedera. Terutama saat membela Cardiff City selama dua musim, Macheda harus bertarung melawan cidera punggungnya. Hingga akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, dengan harapan dapat memulihkan kembali karirnya.

Macheda mengenangkan saat-saat dimana dirinya berhasil mencetak 10 gol dari 10 pertandingan yang ia jalani dengan seragam Birmingham City (2014). Hingga akhirnya Cardiff City yang baru saja promosi ke Liga Primer, kepincut untuk memboyong Macheda yang kebetulan kontraknya di United juga habis tahun itu.

“Namun sayang, saya harus mendapat masalah di punggung di pra musim. Saya harus absen selama 6 minggu. Setelah kembali saya harus berjuang lagi, ada saat dimana saya tak bisa menggerakkan kaki saya, terutama yang kanan.”

“Akhirnya saya menjalani operasi dengan menaruh piringan di salah satu syaraf saya. Seharusnya saya melakukan operasi tersebut lebih awal. Karena dihitung-hitung, cidera tersebut mengambil masa 2 tahun dari karir saya,” kenang Macheda.

Usai operasi, Macheda memutuskan untuk menghabiskan kontraknya lebih awal di bulan Agustus tahun lalu. Macheda yang sudah menjadi seorang ayah ini menilai kembali ke Italia adalah langkah yang tepat untuk kembali bugar. Sebelum akhirnya percaya diri untuk menandatangi kontrak dengan Novara.

Novara, adalah sebuah kota kecil yang terletak di antara Turin dengan Milan. Kota ini lebih dikenal dengan pemandangannya daripada klub sepakbolanya. Namun bagi Macheda yang mendapatkan nomor 10 tersebut, kota tersebut cocok untuk membangkitkan kembali karirnya.

“Saya merasa seperti terlahir kembali, dengan fisik terbugar selama karir saya. Saya pikir Italia adalah tempat terbaik bagi saya untuk memulai kembali. Karena ini adalah kampung saya dengan budaya dan bahasa yang tak perlu lagi saya pelajari,” jelas Macheda.

Selain cedera, ternyata Macheda juga menyalahkan tekanan yang diberikan kepadanya sewaktu ia di United. Menurut dia, beban yang ia terima saat itu terlalu besar untuk bisa ia hadapi.

“Ekspektasi terhadap pemain berumur 17 tahun selalu tidak realistis, bukan dari dalam klub melainkan dari luar. Namun saya menolak untuk mengatakan bahwa saya gagal di Inggris, karena mimpi saya waktu itu untuk bermain di Liga Primer untuk United dan saya berhasil,” kata Macheda.

Di usianya yang sudah 25 tahun dan berhasil mengalahkan cideranya, Macheda tentu semakin optimis untuk kembali bersinar. Bersama Novara, Macheda menyatakan mimpinya untuk bisa bermain di Serie A. Bahkan ia tak berharap bisa kembali bermain di Liga Primer Inggris.

“Prioritas saya saat ini adalah bermain maksimal untuk klub, tapi tentunya saya ingin bermain di Serie A dan Liga Primer Inggris di masa yang akan datang. Karena sebagai pemain sepakbola kamu tidak boleh berhenti bermimpi, apalagi saya yakin dengan kemampuan saya,” tutup Macheda.

Seperti kita tahu, lini depan United masih membutuhkan sosok penyerang lainnya. Adakah kemungkinan United untuk merekrut kembali Macheda? Bagaimana menurut Anda? Barangkali Macheda bisa menyelamatkan kembali United melalui golnya dahulu ke gawang Aston Villa, seperti ini.

Sumber : dailymail.co.uk

 

 

Comments

Loading...