Foto: Zimbio.com

Kekalahan dari BSC Young Boys mengganggu perjalanan awal musim United yang berlangsung dengan baik. Mampukah Setan Merah membayar kekalahan tersebut ketika kembali berkiprah di Premier League menghadapi salah satu kuda hitam musim ini, West Ham United?

Manchester United memang tidak perlu larut dalam kesedihan. Kekalahan melawan Young Boys memang menyakitkan mengingat prosesnya yang tidak disangka oleh siapa pun. Meski begitu, masih banyak pertandingan yang harus mereka mainkan dan wajib mereka menangkan apabila ingin mendapat hasil bagus pada akhir musim nanti.

Salah satunya adalah laga melawan West Ham United Minggu (19/9) malam nanti. Mengingat poin mereka yang masih sama dengan Chelsea dan Liverpool, maka tiga poin tentu menjadi harga mati apabila mereka masih ingin aman di puncak klasemen sementara.

Selain itu, laga melawan West Ham merupakan pemanasan bagi United sebelum mendapat jadwal yang lebih gila lagi pada bulan Oktober mendatang. Pada periode ini, mereka akan menghadapi Everton, Leicester, Spurs, dan laga liga Champions melawan Atalanta. Oleh karena itu, periode September harus digunakan untuk mendulang banyak poin.

Satu yang menjadi andalan United adalah produktivitas mereka. Catatan 11 gol adalah yang tertinggi bersama Manchester City. Selain itu, United juga tergolong efektif. Bagaimana tidak, hanya dengan xG (Expected Goal) yang kecil, United bisa mencetak gol lebih banyak.

Ketika melawan Wolverhampton misalnya, United mencetak 1 gol dengan angka xG 0,94. Ketika melawan Leeds United, United membuat lima gol dengan angka xG hanya 1,64. Hal ini menandakan bahwa United punya kualitas mencetak gol meski tidak punya banyak peluang berkualitas.

Faktor Ronaldo dan Bruno menjadi kunci dari trengginasnya lini depan mereka. CR7 sudah cetak tiga gol. Mengingat lawan yang dihadapi adalah West Ham United, maka tidak tertutup kemungkinan golnya akan mengalir lagi.

The Hammers adalah lawan yang juga rajin dijebol oleh Ronaldo selama berseragam merah. Lima gol sudah ia cetak dari tujuh pertandingan yang ia lakoni. Meski begitu, hanya satu gol yang ia cetak ketika bermain di laga tandang sehingga laga nanti bisa menjadi tes berikutnya bagi pria 36 tahun tersebut.

Laga ini juga bisa menjadi momentum bagi seorang Jadon Sancho. Meski belum mencetak gol atau assist, namun mantan penggawa Dortmund ini mulai nyetel dengan rekan setimnya. Kini, ia tinggal menyelesaikan beberapa aspek seperti ketenangan, kepekaan, hingga timing serta pengambilan keputusan.

Kubu tuan rumah sendiri sebenarnya tidak boleh diremehkan. Mereka adalah satu dari lima tim yang belum terkalahkan musim ini. Produktivitas mereka juga hanya kalah sebiji gol dari United dan City. Akan tetapi, Moyes sedang mengalami krisis di lini depan karena kehilangan mesin gol utama mereka, Michail Antonio.

Penggawa asa Jamaika ini mendapat kartu merah ketika West Ham ditahan imbang tanpa gol Southampton. Antonio sendiri sudah membuat empat gol di Premier League musim ini dan menjadi top skor mereka. Hal ini yang membuat Moyes sedikit kecewa karena kehilangan juru gedor ulung mereka.

“Kita akan berpikir untuk mencari cara lain bermain tanpanya,” ujar mantan penerus Sir Alex Ferguson tersebut.

Sebenarnya, Moyes tidak perlu pusing meski kehilangan Antonio. Ia masih punya sosok Said Benrahma dan Jarrod Bowen di lini depan. Meski tidak setajam Antonio, namun dua pemain ini akan meneror United melalui kecepatannya ketika melakukan serangan balik.

Belum lagi sosok Tomas Soucek yang handal lewat duel udara. Mengingat postur pemain West Ham yang besar-besar maka ini juga menjadi ujian bagi United khususnya dalam situasi bola-bola mati.

Perkiraan Susunan Pemain

WEST HAM UNITED: Lukasz Fabianski, Vladimir Coufal, Angelo Ogbonna, Craig Dawson, Kurt Zouma, Aaron Cresswell, Declan Rice, Tomas Soucek, Pablo Fornals, Said Benrahma, Jarrod Bowen

MAN UNITED: David de Gea, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, Raphael Varane, Luke Shaw, Fred, Paul Pogba, Mason Greenwood, Jadon Sancho, Bruno Fernandes, Cristiano Ronaldo