in

Pujian Ruud Van Nistelrooy untuk Performa United dan Romelu Lukaku

Hasil positif dalam tiga pertandingan pertama membuat Manchester United sukses memimpin klasemen sementara dengan mencetak 10 gol dan tak kebobolan sekalipun. Pujian demi pujian pun diarahkan pada skuat asuhan Jose Mourinho, salah satunya dari bomber tajam United di era 2000-an, Ruud van Nistelrooy.

Dengan performa impresif yang ditunjukkan oleh United itu, maka penyerang berkebangsaan Belanda itu pun tak ragu menyebut United sebagai salah satu klub penantang gelar Premier League musim ini, sekaligus pesaing berat bagi juara bertahan Chelsea. Menurut Nistelrooy, performa terbaik mereka dari turnaman pramusim sudah menjadi dasar yang kuat bagi kualitas untuk memulai awal musim ini dengan hasil maksimal.

“Mereka mendapatkan hasil pramusim yang bagus dan melanjutkannya di awal musim liga. Sembilan poin, sepuluh gol dan tidak kebobolan. Mereka terlihat impresif untuk saat ini dan bisa menantang gelar juara liga,” ungkap pria berusia 41 tahun tersebut usai berpartisipasi dalam pertandingan para legenda antara eks pemain United dan Barcelona di Old Trafford, Sabtu (2/9/2017) lalu, seperti dilansir oleh Goal Internasional.

Namun, meskipun sukses meraih hasil maksimal tanpa kebobolan dalam tiga pertandingan awal liga pada Agustus 2017 lalu, United tentu saja tidak boleh jemawa. Apalagi, tim Setan Merah akan mulai memasuki jadwal pertandingan yang sangat padat pada September 2017 ini.

Seiring pula dengan dimulainya babak penyisihan grup Liga Champions 2017/2018, maka United akan melakoni dua laga setiap pekan, di mana pada pertengahan pekan akan melakoni pertandingan kompetisi elit Eropa itu, melawan SL Benfica (Portugal), FC Basel (Swiss), dan CSKA Moscow (Rusia) yang tergabung di Grup A.

Selain itu, United pun juga harus menghadapi laga babak ketiga Piala Liga Inggris 2017/2018 pada 21 September 2017 mendatang. Meski bermain di kandang sendiri, Old Trafford, dan hanya menjamu klub Championship League, kompetisi level kedua Liga Inggris, Burton Albion FC, The Red Devils tetap harus berhati-hati, jika tidak ingin kecolongan dan gagal mempertahankan trofi yang diraih musim lalu ini.

Dengan begitu, total ada tujuh pertandingan; empat laga di liga, dua laga Liga Champions, dan satu laga Piala Liga, yang akan dilakoni pasukan Mourinho sepanjang September 2017 ini.

Meskipun begitu, dengan kekuatan terbaik yang dimiliki oleh United pada musim ini; seiring dengan bergabungnya tiga pemain baru, yakni bek Victor Lindelof, gelandang Nemanja Matic dan penyerang Romelu Lukaku, Mourinho tentu saja bisa lebih mudah dalam meramu strategi tim agar bisa meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.

Apalagi, daya serang skuat tim Setan Merah musim ini sudah terbukti sangat mengerikan dalam tiga pertandingan awal liga, dan ditambah dengan semakin solidnya lini belakang, sehingga pertahanan United pun belum bisa dibobol lawan hingga pekan ini.

Nistelrooy sendiri pun tak lupa pula memuji ketajaman Lukaku yang musim ini jadi ujung tombak United. Sejauh ini, rekrutan termahal The Red Devils pada musim panas 2017 tersebut sudah sukses mengemas empat gol, termasuk satu gol di Piala Super Eropa 2017, pada awal Agustus 2017 lalu.

“Dia [Lukaku] sudah tampil hebat. Untuk mencetak gol di laga-laga pertama Anda setelah ditransfer dengan biaya mahal, itu jelas hal yang bagus untuk bisa keluar dari tekanan,” komentar penyerang yang membela United pada 2001-2006 dengan 150 gol dalam 219 penampilan di semua ajang itu.

“Dia telah tampil baik. Bukan hanya mencetak gol, namun juga beperan untuk tim dengan berlari. Jadi ini terlihat sebagai musim yang bagus [untuk United dan Lukaku],” pungkas Nistelrooy menutup pujiannya untuk mantan klub dan juniornya tersebut.

Jika Lukaku, dan tentu juga para penggawan United lainnya mampu mempertahankan performa terbaik ini hingga akhir musim, maka akan lebih mudah bagi tim Setan Merah untuk kembali menjuarai Premier League; yang terakhir kali terjadi lima tahun silam, tepatnya pada musim 2012/2013 sebelum manajer Sir Alex Ferguson pensiun.

Facebook Comments

Written by Ade Marza

Ade Marza

Penikmat kopi dan sepakbola.