OUR NETWORK

Romelu Lukaku Membahas Masa Depannya di Manchester United

Romelu Lukaku akan membahas masa depannya di Manchester United pada akhir musim. Namun, menurut wakilnya yang bernama Federico Pastorello, saat ini fokus striker jangkung tersebut adalah berjuang bersama Setan Merah agar bisa finis di posisi empat besar Premier League.

Di sisi lain, Romelu Lukaku bergabung dengan United dari Everton pada 2017 lalu. Ia direkrut oleh Jose Mourinho dengan kesepakatan senilai 75 juta paun, dan sejak itu, ia berhasil mencetak 42 gol dalam 90 pertandingan bersama United. Sejak itu pula, performanya dinilai angin-anginan karena ia sempat absen mencetak gol selama tiga bulan di paruh musim sebelumnya.

Maka wajar rasanya Lukaku sempat dihubung-hubungkan akan dijual oleh United di akhir musim. Namun, setelah Ole Gunnar Solskjaer datang ke Old Trafford dan mengganti posisi Jose Mourinho sebagai manajer The Red Devils, eks pemain Chelsea itu mulai menemukan performa terbaiknya, yang juga kemudian kembali menaikkan kepercayaan dirinya.

Kendati begitu, siapa yang sangka bahwa Romelu Lukaku sebenarnya memiliki rasa kurang puas untuk terus berada di United. Di samping kontraknya yang kurang lebih bersisa tiga tahun lagi, wakilnya, Federico Pastorello, lalu menyikapi hal itu dengan mengatakan jika prioritas pemain berusia 25 tahun tersebut adalah memenuhi kebutuhan untuk meuaskan kariernya.

“Dia (Lukaku) punya keinginan untuk memuaskan kariernya. Tapi saat ini dia sedang sangat fokus untuk menyelesaikan musim ini. Persaingan United untuk mendapatkan tempat ketiga atau keempat sangatlah ketat, jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi di di akhir musim nanti,” tutur Pastorello kepada Sky Sports News.

“Ini musim keduanya, dan dia masih memiliki kontrak tiga tahun tersisa di klub ini. Mari kita lihat apa yang dia inginkan di akhir musim nanti. Dia adalah seseorang yang suka mengenal budaya yang berbeda, dan berambisi merasakan permainan sepakbola yang berbeda.”

“Dia punya rasa untuk memiliki karier sepakbola di berbagai negara karena dia ingin memenangkan beberapa trofi dan membuktikan dirinya adalah yang terbaik, dan menceritakan semua itu kepada anak-anaknya. Jadi sekali lagi, mari kita lihat, masa depannya benar-benar sangat terbuka, meskipun saat ini kami belum membahas apapun tentang rencana itu.”

Dilansir dari laman Sky Sports News, muncul enam nama pemain bintang yang dikabarkan akan meninggalkan United di musim panas ini. Dan menyikapi hal itu, Pastorello kemudian menegaskan kembali bahwa keinginan Lukaku bermain sepakbola adalah untuk memenangkan trofi di liga-liga top Eropa, dan tidak menuntut kemungkinan bahwa nama Lukaku merupakan salah satu dari enam pemain yang akan hengkang tersebut.

“Dia suka bermain di liga-liga top Eropa. Yang terbaru, dia sangat ingin bermain di Italia. Ketika dia masih kecil, dia banyak menonton liga Italia. Semua orang setuju, hari ini, Premier League adalah yang terbaik. Akan tetapi tahun lalu Italia adalah liga terbaik, dan mereka adalah impian bagi para pemain muda sepakbola,” tambah Pastorello.

“Dia juga bermimpi bermain di tim-tim seperti Real Madrid dan Barcelona, dan tentu saja impian itu bisa menjadi kesempatannya untuk meraih juara suatu hari nanti. Entah itu di La Liga ataupun di Liga Champions. Ada juga Bundesliga, yang tentu saja merupakan salah satu liga terbaik di benua ini.”

Romelu Lukaku sendiri telah memulai tujuh dari 10 pertandingan terakhirnya di Manchester United, dan hal ini merupakan hal yang baik bagi eks pemain Everton itu. Pastorello pun lalu menambahkan dengan menegaskan jika Lukaku sedang memaksimalkan dirinya guna menikmati kepercayaan yang diberikan manajer baru Ole Gunnar Solskjaer.

“Saat ini, apa yang dia hargai adalah kepercayaan, dan dia telah mendapatkan itu. Manajer United sekarang sudah menunjukkan kebijakan yang baik dengan para pemainnya, dan salah satunya adalah dengan banyak memberi perhatian serta kepercayaan. Itu normal, tetapi terkadang manajer tidak terbiasa melakukan hal seperti itu,” jelas wakil Lukaku tersebut.

“Begitu dia memiliki kesempatan baik, dia pasti mencetak gol. Jadi, sekarang dia masih menjadi bagian penting di klub. Dia telah mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk bermain, dan bahkan dia mencetak gol di tiga pertandingan berturut-turut. Dia juga tampil luar biasa saat melawan Paris Saint-Germain. Jadi untuk sementara, dia masih menikmati tempatnya.”

 

Sumber: Sky Sports

Comments