Foto: Twitter

Kabar buruk menghampiri Manchester United setelah Mason Greenwood tersandung masalah kekerasan baru-baru ini. Kabarnya bahkan ia telah ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan penyerangan. Hal ini terjadi setelah seorang wanita menuduh Greenwood melakukan insiden kekerasan dengan memposting gambar dan video di media sosial.

Meskipun belum jelas asal-usul kebenarannya, Greenwood yang saat ini berusia 20 tahun tetap ditahan untuk diinterogasi. Penyelidikan dari pihak kepolisian Greater Manchester pun masih berlangsung hingga mendapati keputusan akhir.

Pihak kepolisian kemudian meluncurkan penyelidikan setelah mengetahui gambar dan rekaman insiden kekerasan viral di media sosial. Hal ini langsung memunculkan banyak respon. Termasuk dari pihak Manchester United sendiri.

Mereka juga mengumumkan bahwa Greenwood tidak akan kembali berlatih atau memainkan pertandingan dalam beberapa waktu ke depan. Keputusan ini berlaku “sampai pemberitahuan lebih lanjut”. Itu berarti jumlah pemain lini depan Setan Merah kembali berkurang setelah sebelumnya mereka meminjamkan Anthony Martial ke Sevilla.

Terkait tuduhan kepada Mason Greenwood, semuanya di-upload ke Instagram pada Minggu pagi waktu Manchester. Itu sudah termasuk video, foto, dan catatan suara yang diklaim sebagai percakapan antara Greenwood dan wanita korban kekerasan. Namun ketika viral, jejak tuduhan itu telah dihapus.

Manchester United kemudian mengumumkan dalam pernyataan resminya mengenai tuduhan tersebut. Kurang lebih, pihak klub telah mengetahui semua yang dituduhkan dan tidak akan berkomentar sampai semua fakta ditetapkan oleh pihak kepolisian.

“Kami mengetahui gambar dan tuduhan yang beredar di media sosial. Kami tidak akan membuat komentar lebih lanjut sampai fakta telah ditetapkan (oleh pihak kepolisian). Manchester United tidak akan memaafkan kekerasan dalam bentuk apa pun,” tulis pernyataan resmi Manchester United di website resminya.

Pernyataan lengkap dari Greater Manchester Police

Selain pernyataan dari Manchester United, laporan lengkap pun sebetulnya telah dikemukakan ke publik oleh pihak kepolisian Greater Manchester. Mereka sebelumnya telah diberi tahu kalau pada Minggu pagi ada gambar dan video kekerasan yang viral di media sosial.

Gambar dan video tersebut tercatat diposting oleh seorang wanita yang melaporkan insiden kekerasan fisik. Investigasi pihak kepolisian kemudian diluncurkan. Setelah penyelidikan, mereka mengkonfirmasi kalau seorang pria berusia 20-an (Mason Greenwood) harus ditangkap karena dicurigai melakukan pemerkosaan dan penyerangan.

“Dia (Greenwood) tetap harus ditahan untuk diinterogasi. Pengumpulan pertanyaan dan fakta sedang berlangsung. Dan jika Anda adalah korban kekerasan dalam rumah tangga, atau mengkhawatirkan seseorang yang Anda kenal, silakan gunakan fasilitas pelaporan online atau gunakan fasilitas LiveChat kami di situs web kami, atau hubungi 101,” tulis pernyataan resmi pihak kepolisian Greater Manchester.

“Dalam keadaan darurat yang sedang berlangsung atau kehidupan dalam bahaya, selalu tekan 999 di telepon Anda. Beberapa korban mungkin merasa tidak nyaman berbicara dengan polisi. Atau mungkin mereka merasa membutuhkan dukungan. Jangan khawatir, layanan Korban Greater Manchester dapat memberikan dukungan emosional. Semua bersifat praktis dan independen bagi siapa pun yang terkena dampak kekerasan.”

***

Kasus ini terbilang ironis. Mengingat Mason Greenwood masih berusia sangat muda (20 tahun) dan dinilai memiliki karier yang panjang. Ia bahkan baru melakukan debutnya pada 2019, dan sejak itu ia mencatatkan 129 penampilan untuk Manchester United.

Namun dengan adanya kasus ini, dapat diperkirakan nasib Greenwood akan sama dengan Adam Johnson atau Benjamin Mendy. Di mana karier mereka berdua terhenti dan harus mendekam dipenjara karena tuduhan pelecehan seksual.

Entah bagaimana keputusan akhirnya, yang jelas Manchester United harus segera menyiapkan pemain pengganti untuk pos lini depan mereka. Musim ini masih berlanjut, dan kasus tidak terduga seperti yang dialami Greenwood tidak boleh jadi masalah yang serius dalam skuat mereka.