Foto: Independent.co.uk

Gary Neville mengeluarkan rasa jengahnya setelah melihat hasil buruk Manchester United di akhir pekan lalu. Selain itu, ia juga memiliki penilaian yang sedikit menusuk terhadap bentuk musim suram yang dialami mantan klubnya tersebut.

Setelah hasil imbang dengan Huddersfield, United harus mengakhiri harapan untuk mendapatkan tempat di posisi empat besar klasemen Premier League. Mereka juga harus terpaksa mendapatkan catatan yang berada di luar ekspektasi mereka dan harus merelakan tiket Liga Champions musim depan karena hanya mampu duduk di posisi enam.

Hasil itu pula yang akhirnya membuat pasukan Setan Merah sudah dipastikan tidak akan bisa lagi mengejar Chelsea atau Tottenham, yang saat ini menempati tempat ketiga dan keempat klasemen, dengan masing-masing masih menyisakan satu laga lagi di pekan terakhir Premier League musim 2018/2019.

Menyikapi hal tersebut, Gary Neville lalu tidak bisa menahan kritiknya kepada mantan klubnya itu dengan mengatakan bahwa United tidak memiliki kualitas. Ia juga mengatakan jika musim ini merupakan musim dengan penderitaan yang berhasil membuat United sangat merintih setelah hanya mampu memenangkan satu dari delapan pertandingan terakhir mereka.

“Tim yang mereka lawan adalah Huddersfield Town yang juga sudah berjuang keras sepanjang musim ini. Tapi ketika Anda menyaksikan United, mereka benar-benar tidak memiliki kualitas. Saya tetap suka menonton mereka lebih dari sekedar keinginan untuk melihat baju merah. Tapi jujur ​​saja, saya setidaknya bisa mengidentifikasi kualitas mereka,” tutur Gary Neville dikutip dari Sky Sports.

“Tidak ada yang saya sukai dari tim United yang sekarang ini. Ya, sama sekali. Mereka sangat buruk. Lihatlah mereka. Mereka adalah tim dengan pemain yang merintih. Sebagai manajer, Anda pasti ingin menyukai tim Anda. Saya melihat Ole Gunnar Solskjaer tidak bisa merasakan itu, saya tidak bisa membayangkan dia di sana dan berpikir dia suka menonton timnya sendiri.”

Di sisi lain, Manchester United sebenarnya telah berjuang untuk konsisten di musim ini, dan mereka pun sudah melihat harapan besar untuk setidaknya mendapatkan tempat di Liga Champions musim depan. Namun, segalanya berubah dengan hasil imbang mengejutkan melawan tim Huddersfield Town. Tim yang sebetulnya sudah terdegradasi dari Premier League.

Maka dengan hasil tersebut, itu berarti membuat United akan kembali bermain di Europa League musim depan. Melihat hal ini, Gary Neville lalu percaya bahwa apa yang United pertontonkan di sebagian besar musim ini telah memberikan bukti lebih lanjut bahwa perombakan yang signifikan sangat perlu dilakukan di bursa transfer musim panas nanti.

Selain itu, Neville juga menambahkan dengan mengatakan bahwa Manchester United perlu mengikuti dan mencontoh Mauricio Pochettino, ketika merombah Tottenham Hotspur saat dirinya menginjakan kaki di klub berjuluk The Lilywhites tersebut.

“United sekarang bukanlah sebuah tim. Ya, mereka sama sekali bukan tim. Ini mengingatkan saya pada Tottenham yang saat itu baru dilatih Mauricio Pochettino. Pemain yang ada di dalam tim itu hanyalah pemain seperti Kaboul, Adebayor, Capoue, sekelompok individu tanpa semangat nyata,” ungkap Neville.

“Tapi tak lama kemudian, dia (Pochettino) berhasil merombaknya sepotong demi sepotong. Maka, Ole harus melakukan hal yang sama, dan alangkah baiknya jika klub mendapatkan direktur olahraga yang berpengalaman untuk membantunya melakukan semua itu. Karena, jika tidak dibantu, akan ada kekacauan perombakan yang justru akan semakin memperparah situasi.”

“Intinya, selama ini saya mengkritik Manchester United karena saya ingin mencari tahu solusinya, maka saya harus menyaksikan penampilan mereka untuk memahami seberapa jauh kualitas mereka. Saya tidak bisa berdiam diri melihat United kehilangan kualitasnya. Jadi, semoga saja mereka memang akan memaksimalkan perombakan pada skuad timnya.”

 

Sumber: Sky Sports