OUR NETWORK

Scouting the Enemy: Real Sociedad

Leg pertama babak 32 besar Liga Europa berhasil dilewati dengan baik oleh Manchester United. Pergi ke Turin, mereka menang telak dengan skor 4-0 atas Real Sociedad. Kemenangan ini tinggal disempurnakan dengan kemenangan lainnya saat United balik menjamu mereka di stadion Old Trafford tengah pekan ini.

Meski begitu, Real Sociedad masih berusaha untuk melawan. Jika mencetak lima gol dirasa sulit, maka setidaknya mereka menargetkan untuk membuat United bermain tidak senyaman pertemuan pertama. Anggap saja membuat mereka kehabisan tenaga sebelum melawan Chelsea.

Berikut adalah profil singkat dari Real Sociedad yang pada musim 2002/2003 mengejutkan publik dengan keberhasilan menjadi runner-up Liga Spanyol.

Kapan dan Di mana Pertandingan ini Dimainkan?

Laga ini akan dimainkan di kendang United, stadion Old Trafford dengan sepak akan dimulai pada pukul 03.00 WIB. SCTV serta Vidio.com sebagai pemegang hak siar resmi ajang antarklub Eropa di Indonesia akan kembali menyiarkan pertandingan ini secara langsung dan eksklusif bagi para pendukung Setan Merah.

Bagaimana Sejarah Singkat Real Sociedad?

Pada tahun 1904 sekelompok siswa dan pekerja yang kembali dari Inggris membentuk sebuah klub olahraga bernama San Sebastian Recreation Club. Setahun berselang, San Sebastian Football Club berdiri dan mendaftarkan diri bermain di Copa del Rey. Entah karena masalah birokrasi atau apa pun, nama klub mereka tiba-tiba berubah menjadi Club Ciclista de San Sebastian.

Karena kebingungan seperti ini, pada 7 September 1909 berdirilah Sociedad de Futbol. Setahun setelahnya, King Alfonso XII memberikan perlindungan kerajaan pada mereka. Meski begitu, Sociedad baru bisa menggunakan kata “Real” di depan pada 1928 dan mulai bergabung ke La Liga. Sempat berganti nama lagi menjadi Donostia Club de Futbol karena Spanyol yang berganti menjadi republik, nama Real Sociedad akhirnya kembali bisa dipakai pada 1939.

Bagaimana Kiprah Mereka Sejauh Ini?

Sociedad sebenarnya mengawali kiprah mereka musim ini dengan baik. Dalam 13 pertandingan awal, mereka hanya satu kali kalah dan sempat menjadi pemimpin klasemen sementara. Memasuki pertengahan Desember, perjalanan mereka mulai goyah. Bahkan hingga Januari 2021 berakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan. Beruntung, tiga laga terakhir di liga sukses dilalui dengan kemenangan. Di ajang Eropa, mereka menjadi runner-up Grup F di bawah Napoli.

Siapa Pelatih Mereka?

Sama dengan Ole Gunnar Solskjaer, pelatih Sociedad yaitu Imanol Alguacil pertama kali menangani Sociedad pada Desember 2018. Hal ini berarti, musim ini menjadi musim keduanya melatih rival Athletic Bilbao tersebut.

Tidak hanya itu, Imanol juga legenda Real Sociedad. Ketika pertama kali menjajaki dunia kepelatihan, hanya Sociedad tempatnya mengabdi entah itu sebagai pelatih muda, asisten, manajer sementara, hingga manajer tetap.

Sejauh ini, prestasi Imanol tidak terlalu buruk. Saat mengambil alih kursi kepelatihan untuk pertama kali, dia membawa Sociedad finis ke sembilan setelah sempat berada di papan bawah. Musim lalu, mereka menyelesaikan liga di urutan enam dan sukses membawa mereka ke final Copa del Rey yang pertandingannya baru akan digelar pada April nanti.

Siapa Pemain Real Sociedad yang Berpotensi Menebar Bahaya?

Pada leg pertama, Manchester United dibuat repot oleh penyerang muda Swedia, Alexander Isak. Mantan pemain Borussia Dortmund merupakan andalan Imanol di lini depan bersama Mikel Oyarzabal. Musim ini, Isak telah membuat 12 gol sedangkan Oyarzabal menyumbang 12 gol dan 7 assist di semua kompetisi.

Bagaimana Hasil Pertemuan Terakhir United Melawan Sociedad di Old Trafford?

Pertemuan pertama United dan Sociedad di Old Trafford pertama kali terjadi pada 2013. Ketika itu, United asuhan David Moyes hanya mampu menang tipis 1-0 karena gol bunuh diri Inigo Martinez pada menit ke-2.

Apa Ada Pemain Sociedad yang memiliki Hubungan Dengan United?

Sudah pasti dia adalah Adnan Januzaj. Penggawa Belgia ini beberapa kali menunjukkan skill individunya pada leg pertama lalu. Dia sebenarnya bisa menjadi pemain inti bagi tim ini, sayangnya kariernya menemui banyak masalah selama di Manchester.

Selain itu, ada pula David Silva. Sang jenius dari Spanyol ini memang tidak pernah memperkuat United. Namun kariernya dihabiskan untuk melawan United dengan baju Manchester City. Bahkan, barisan belakang United selalu kerepotan ketika menghadapi mantan pemain Valencia ini.

Comments

Loading...