OUR NETWORK

Arsenal vs Man United: Jago Kandang vs Jago Tandang

Manchester United tidak boleh terjebak dalam euforia kesuksesan menyingkirkan PSG. Sebaliknya Arsenal juga tidak boleh terlalu sedih setelah menderita kekalahan dari Rennes sehari setelah kejadian di Paris. Kedua kesebelasan kini harus fokus pada akhir pekan nanti mengingat keduanya akan bertemu pada pekan ke-30 Premier League 2018/2019.

Ole Gunnar Solskjaer juga sudah meminta kepada para pemainnya untuk tidak mengingat lagi pertandingan di Paris kemarin. Apa yang terjadi saat itu memang sungguh fenomenal dan akan terus diperbincangkan. Akan tetapi, Arsenal adalah ancaman berikutnya yang harus diwaspadai. Satu tempat di empat besar dipertaruhkan pada laga di Emirates nanti.

Bahkan siapa yang memenangi pertandingan ini punya kesempatan untuk mendekati posisi ketiga karena gap poin yang cukup kecil antara Spurs, United, Arsenal, dan Chelsea.

“Kami harus tetap fokus karena selanjutnya Anda akan menghadapi Arsenal. Kami akan menghadapi pertandingan terbesar bagi kami. Kami harus berada di antara empat besar ketika musim ini tuntas. Kami sudah bermain di sana pada Piala FA, jadi kami tahu betapa beratnya pertandingan nanti,” kata Ole.

Ole paham dengan kondisi United. Meski mereka menjadi tamu, namun sorotan sudah pasti akan mengarah ke timnya. Hal ini tidak lepas dari performa mereka yang meningkat sejak diambil alih Ole Gunnar Solskjaer per 19 Desember lalu.

Setan Merah menjadi kesebelasan yang memiliki poin paling banyak sejak pergantian tahun. Tidak hanya itu, produktivitas pemain depan serta lini pertahanan mereka bermain jauh lebih baik dibanding era Mourinho. Segala peningkatan tersebut berbuah catatan belum terkalahkan dalam 12 pertandingan Premier League.

United juga menjelma sebagai tim yang jago tandang. Mereka belum pernah kalah ketika bermain di kandang lawan. Skor 3-1 melawan PSG di Paris adalah kemenangan kesembilan secara beruntun pada laga away yang menjadi rekor sepanjang masa klub. Torehan ini yang membuat Emery mewaspadai penampilan United akhir pekan nanti.

“Kami butuh pemain yang penuh energi dan kualitas. Kami butuh kombinasi yang baik antar pemain dan kami juga membutuhkan pemain yang bermain dari bangku cadangan agar bisa memberikan kinerja besar,” kata Unai Emery.

Mantan pelatih Sevilla ini jelas tidak mau kecolongan kedua kalinya. Pada 25 Januari lalu, Arsenal tidak sanggup mengalahkan United di Emirates pada babak keempat Piala FA. Para pemain depan Meriam London tidak bisa menembus solidnya pertahanan United yang kemudian balik dihukum oleh kecepatan serangan balik para pemain United. Perbaikan akan diusahakan oleh Emery agar kejadian saat itu tidak terulang kembali.

“Kami akan menghadapi melawan tim besar dan pada beberapa pertandingan kami menunjukkan kalau kami bisa bertarung menghadapi mereka. Kami perlu melakukan beberapa pekerjaan taktis dan individu yang berbeda setelah menemukan efisiensi yang lebih baik dalam melawan mereka,”

Arsenal juga punya modal yang bagus untuk mengalahkan United. Meski penampilan di laga tandang kerap mengecewakan, namun Arsenal adalah monster ketika bermain di Emirates. Delapan pertandingan terakhir di Emirates pada kompetisi Premier League selalu mereka menangkan. Bournemouth adalah korban terbaru dengan lima gol yang bersarang ke gawang mereka.

Namun Emery kehilangan gelandang Lucas Torreira akibat kartu merah melawan Tottenham Hotspur. Hilangnya gelandang Uruguay ini seharusnya bisa menjadi keuntungan bagi United yang akan mengandalkan Paul Pogba. Gelandang asal Prancis ini punya masa istirahat yang panjang karena tidak bermain pada tengah pekan lalu.

Pogba akan menjadi ancaman bagi Arsenal. Dalam empat pertandingan terakhir, ada 9 tembakan yang ia lepaskan dengan tiga diantaranya menjadi gol. Hal ini kudu diwaspadai lini belakang Gunners yang dalam jumlah pertandingan yang sama, mendapat 50 sepakan dari lawan-lawannya.

Kalau pun Pogba nantinya dimatikan, United masih punya beberapa pemain yang bisa diandalkan seperti Romelu Lukaku, Marcus Rashford, hingga Andreas Pereira. Bersama Ole, skuad United perlahan mulai menunjukkan kualitas yang berimbang antara pemain utama dan pemain cadangan.

Perkiraan Formasi

ARSENAL:

Bernd Leno, Skhodran Mustafi, Sokratis Papastathopoulos, Laurent Koscielny, Nacho Monreal, Granit Xhaka, Aaron Ramsey, Henrikh Mkhitaryan, Alex Iwobi, Mesut Ozil, Pierre Emerick Aubameyang

MANCHESTER UNITED:

David De Gea, Ashley Young, Chris Smalling, Victor Lindelof, Luke Shaw, Scott McTominay, Fred, Paul Pogba, Diogo Dalot, Marcus Rashford, Romelu Lukaku

Comments

Loading...