Foto: Standard.co.uk

Harry Maguire melakukan debutnya bersama Manchester United dalam kemenangan telak 4-0 atas Chelsea di Old Trafford. Bukan hanya itu, Maguire juga berhasil tampil mengesankan, dan ia mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

Di sisi lain, Harry Maguire sempat mengatakan bahwa ia ingin Manchester United menjadikan Old Trafford sebagai “tempat angker” yang akan memberikan tekanan kepada tim-tim lain di Premier League. Keinginannya ini pun dengan cepat terkabul, bahkan tak tanggung-tanggung, ia beserta rekan setim barunya berhasil melabas Chelsea dengan skor besar dan catatan clean sheet.

Ini merupakan debut yang baik bagi bek berusia 26 tahun tersebut. Di satu sisi, manajernya, Ole Gunnar Solskjaer, juga berhasil menguji kualitas pertahanannya. Meski sempat digempur Chelsea –terutama di babak pertama ketika tim London itu menembak bola dua kali ke arah mistar melalui Tammy Abraham dan Emerson–, akan tetapi bentuk pertahanan yang solid dari Maguire dan Lindelof berhasil membuat United tetap menjaga clean sheet-nya.

Di saat yang sama, Marcus Rashford, Anthony Martial dan Daniel James, masing-masing dari mereka justru mencetak gol untuk United. Oleh karena itu, tak ayal mengapa penampilan pasukan Setan Merah di laga pembuka Premier League musim 2019/2020 ini menuai banyak pujian, terutama pada aspek lini pertahanannya.

Menanggapi soal debutnya ini, Maguire kemudian mengungkapkan rasa senangnya dengan mejelaskan bahwa timnya berhasil mengontrol permainan jauh lebih baik dari Chelsea. Menurutnya, kemenangan di laga pembuka tersebut merupakan hal yang besar, yang juga dapat menaikkan kepercayaan diri tim untuk mengarungi sulitnya musim ini.

“Di babak pertama kami memang sedikit kewalahan, tapi di babak kedua, kami mengontrol permainan jauh lebih baik dari Chelsea. Kami menjaga bola dan memindahkannya dengan baik. Jika Anda membawa bola ke sepertiga lapangan, selalu ada peluang untuk memberikan peluang bagi lawan. Apalagi Chelsea sangat berbahaya, terutama di awal laga pasca istirahat babak pertama,” tutur Maguire kepada Sky Sports.

“Tapi terlepas dari itu semua, kemenangan ini adalah kemenangan yang besar. Pada akhirnya, kinerja saya dan rekan berakhir baik, dan kami menjaga clean sheet. Ini benar-benar hal yang besar bagi saya. Saya tegaskan, di lapangan, kami sudah berambisi untuk clean sheet, dan kami tahu itu akan sulit, apalagi saat memasuki musim baru. Yang jelas saya dan rekan yang lain harus menjadikan pertahanan kami sebagai benteng.”

Sepertinya Chelsea memang harus menelan pahitnya dikalahkan dengan skor telak di laga pembuka Premier League. Tim berjuluk The Blues tersebut seolah dihadirkan untuk membantu Harry Maguire membuat debutnya dengan sempurna. Menyikapi hal ini, mantan pemain Leicester tersebut kemudian tetap jumawa dengan mengatakan bahwa ia berjanji akan tampil lebih baik lagi, dan mulai meningkatkan kemistri dengan rekan setimnya.

“Saya hanya punya tiga atau empat hari bermain bersama rekan setim baru saya. Maka, saya akan berjanji untuk tampil lebih baik lagi, dan saya akan meningkatkan kebugaran saya. Saya sudah melewatkan latihan selama seminggu. Tapi, rasanya tetap menyenangkan. Apalagi, saya bisa bermain melawan tim dengan ancaman serangan berbahaya, itu membuat kami harus menutup pintu pertahanan kami agar mereka (Chelsea) tidak mendapat peluang,” ujar Maguire.

“Ini awal yang bagus untuk saya dan tim. Kami meraih keberuntungan kami di laga pembuka. Kedepannya, kami harus menciptakan banyak peluang, dan kami harus sedikit keras untuk mendapat bola. Seperti yang terjadi di babak kedua melawan Chelsea. Ya, kami sudah menunjukkan kualitas kami sendiri dengan mengendalikan permainan, dan kami layak mendapatkan tiga poin.”

“Yang jelas, pertandingan pertama musim ini di Old Trafford adalah pengalaman hebat untuk saya. Mungkin, ada beberapa yang harus diperbaiki, dan saya pikir tim ini akan melakukannya. Kami sudah menguasai bola dengan cukup baik, akan tetapi kami memberikan kesempatan bagi lawan untuk mendapatkan celah di daerah berbahaya. Bahkan, kami memberikan lawan beberapa peluang yang mungkin bisa menjadi gol.”

 

Sumber: Sky Sports, Manchester Evening News