OUR NETWORK

Menanti Bersinarnya Shola Shoretire

Shola Shoretire lahir di Newcastle pada 2 Februari 2004 lalu. Di usia sembilan tahun, ia sempat bergabung dengan Akademi Manchester City, sebelum membelot ke rival sekota pada 2014.

Di United, ada banyak hal yang dicatatkan Shoretire. Ia menjadi pemain termuda yang tampil di UEFA Youth League di usia 14 tahun 314 hari. Ia juga naik ke tim U-23 saat usianya masih 16 tahun.

Saat diturunkan menghadapi Real Sociedad, ia menjadi pemain MU termuda yang main di kompetisi Eropa. Puncaknya adalah saat ia mendapatkan penghargaan Jimmy Murphy Young Player of the Year untuk musim 2020/2021.

Keberhasilan Shoretire di titik ini tidak bisa lepas dari Newcastle sebagai kampung halamannya. Uniknya, debutnya di Premier League pada 21 Februari 2021 justru terjadi saat United menghadapi Newcastle United.

Sebagai anak yang lahir dan tumbuh di Tyneside, telinganya tak bisa menahan cerita soal melegendanya Alan Shearer. Meskipun ia baru berusia dua tahun ketika mantan kapten timnas Inggris tersebut pensiun, Shoretire menyebut kalau Shearer adalah inspirasinya.

“Aku masih amat muda ketika masih tinggal di Newcastle. Namun, orang-orang yang ku, kagumi adalah pemain favoritku, Lionel Messi dan Ronaldinho. Aku pikir aku telah mencoba untuk membuat permainanku seperti mereka, cukup teknikal dan pemain serba bisa,” kata pemain keturunan Nigeria ini.

Shoretire kemudian memikirkan pemain Newcastle sebelum masanya dan muncullah nama Alan Shearer. Seperti penggemar The Magpies lainnya, Shoretire mendaku Shearer sebagai legenda atas apa yang telah ia berikan pada klub yang bermarkas di St. James Park tersebut.

“Mendengar ceritanya dan sejarah klub, itulah yang membuatku main sepakbola di Newcastle,” tutur Shoretire.

Takdir sudah tertulis dan debutnya buat Manchester United di level senior justru hadir menghadapi tim kampung halamannya itu. Dalam laga yang digelar di Old Trafford tersebut, United menang 3-1 lewat gol Marcus Rashford, Daniel James, dan Bruno Fernandes. Setelah mengunci kemenangan, Ole Gunnar Solskjaer memasukkan Shoretire pada menit ke-88.

“Itu adalah perasaan yang luar biasa. Duduk di bangku cadangan menjadi bagian dari skuad. Lalu ketika aku dipanggil untuk masuk ke lapangan, tidak ada yang terlintas di kepala. Aku tak tahu harus berpikir apa. Melakoni pertandingan pertamaku menghadapi Newcastle, berarti banyak buatku karena perjalanan yang kulalui dari Newcastle ke Manchester. Untuk bsia bermain menghadapi mereka amatlah bagus,” ucap Shoretire.

Sudah tiga tahun Shoretire bersama tim Akademi Manchester United. Di musim pertamanya, ia bahkan sudah disertakan dalam skuad pramusim akademi ke Austria.

Manchester Evening News sempat menaikkan tulisan soal betapa bagusnya Shoretire yang masih 14 tahun, tapi bergabung dalam pemusatan latihan bersama tim U-18 dan U-23. Namun, United meminta MEN menurunkan tulisan tersebut. Tujuannya adalah agar sang pemain tak terlalu mendapatkan sorotan berlebih.

Dengan segala bakatnya ini, Shoretire merasa kalau dirinya bisa membuat lompatan untuk bisa masuk ke sesi latihan tim utama karena dukungan dari tim pelatih dan rekan-rekannya.

“Ini (Latihan di Austria) jelas membantu Anda melihat seperti apa kehidupan sebagai pemain profesional dan melakukan latihan intensif di usia muda. Aku pikir pemusatan latihan itu membantumu dewasa dengan cukup cepat. Terutama buatku yang menjadi salah satu pemain termuda di sana, yang belajar dari anak-anak yang lebih tua adalah pengalaman yang bagus.”

“Tim utama jelas pergi buat pramusim dan itu sesuatu yang aku nantikan kalau aku terpilih. Aku pikir aku telah berlatih di kelompok usia muda dan pengalaman itu, jadi saya harus sudah siap.”

Masih berusia belasan dan bergabung bersama pemain yang lebih senior dan berpengalaman jelas tak mudah. Pemain akan merasa gugup karena tak mengenal siapapun di sana. Akan tetapi, ini tak terjadi pada Shoretire yang merasa terkesan dengan keramahan para pemain, staf, dan juga manajer.

“Semua orang menyambutku ke tim utama dan rasanya saya seperti sudah berada lama di sana. Aku pikir itu benar-benar membantuku,” tutup Shoretire.

Comments

Loading...