in

Kembalinya Strategi Ferguson dalam Permainan Manchester United

Mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, yakin jika Jose Mourinho akan mengembalikan Manchester United ke masa jaya mereka, setelah menerapkan taktik counter-attack yang sebelumnya pernah digunakan Sir Alex Ferguson pada era kepelatihannya.

The Red Devils mencetak empat gol saat menghadapi Swansea pada akhir pekan lalu, guna memastikan kemenangan kedua mereka secara berturut-turut di awal musim ini. Kemenangan besar tersebut membuktikan jika para pemain asuhan Mourinho itu dapat melampaui rekor selisih gol awal musim yang pernah dibuat Sir Alex Ferguson, saat ia melatih United di awal musim 2006/2007, di mana tim asal kota Manchester itu berhasil menjuarai Premier League pada akhir musim tersebut.

Eric Bailly, Romelu Lukaku, Paul Pogba dan Anthony Martial, masing-masing berhasil mencetak gol saat melawan Swansea, dan Redknapp berpikir bahwa United kembali pada taktik permainan asli mereka.

“Dua gol terakhir adalah taktik United dalam counter-attack mereka yang terbaik, didorong oleh kecemerlangan Mourinho yang membuat sebuah kejutan dari bangku cadangannya, menjadikan permainan tim itu menarik,” kata Redknapp kepada Daily Mail.

“Apa yang menjadi pilihan ia kepada Martial untuk mengubah permainan? Sektor depan penuh akan celah yang dibuat oleh Marcus Rashford selama 75 menit, dan ia kemudian harus memainkan Martial untuk 15 menit terakhir! Setelah empat tahun yang panjang, sepertinya kita akhirnya akan kembali bisa melihat Manchester United kembali ke masanya.”

United mencetak tiga dari empat gol mereka setelah trio pengganti milik Mourinho: Martial, Marouane Fellaini, dan Ander Herrera, masuk pada babak kedua. Mereka bertiga berhasil mencatatkan penampilan impresif dan berdampak positif bagi tim. Melawan tim Slaven Bilic di laga sebelumnya, United pun pada awalnya merasa sulit untuk membuka pertahanan lawannya itu meski sudah berhasil memimpin pertandingan.

Namun, United kemudian menemukan bentuk quick-scoring yang tepat, dengan umpan-umpan cepat dari para pemain mereka yang turun dari bangku cadangan saat melawan Swansea, dimana Lukaku berhasil mencetak gol ketiganya itu dalam dua pertandingan. Pogba lalu menambahkan satu gol dua menit berselang, dan tak lama kemudian, pemain pengganti Martial berhasil mengunci kemenangan setelah melepaskan tembakan rendah untuk memberi United kemenangan telak 4-0 dalam dua pertandingan awal Premier League mereka secara berturut-turut di awal musim ini.

Melihat hal itu, Redknapp menambahkan, “Mourinho mengatakan bahwa dia senang ‘membiarkan kuda-kuda itu berjalan dengan bebas’ (para pemain Manchester United) saat bertanding di Swansea. Dan akan ada saat dimana dia ingin mempertahankannya, tapi saat dia memiliki amunisi pada Lukaku, Rashford dan Pogba, dia harus terus menggunakannya.”

Mantan pelatih Porto, Real Madrid dan Inter Milan itu merasa jika ia tidak pernah gagal memenangkan liga di musim keduanya saat berada di sebuah klub, termasuk dua periodenya di Chelsea. Musim panas lalu, pengeluaran besar yang terjadi di Old Trafford telah menciptakan sebuah kepercayaan untuk para fans United. Meskipun pada akhirnya mereka harus menyelesaikan musim lalu dengan berada di posisi keenam klasemen, dengan selisih 25 poin dibawah sang juara Chelsea.

Saat ini, penggemar United akan kembali berharap pada tim berjuluk Setan Merah itu untuk bisa mengulangi musim 2006/2007 sebagai musim yang penuh peraihan gelar, dimana, di bawah tangan dingin Fergie The Red Devils berhasil merebut kembali gelar juara dari Chelsea. Momen tersebut membuat Jamie Redknapp menyebut jika Manchester United memiliki sebuah ‘kekuatan langka’.

Ia mengatakan, “Saya bisa melihat Marouane Fellaini bisa memainkan peran yang sama pentingnya dengan pemain lain. Itu langka. Akan ada pertandingan ketat melawan enam tim rival teratas United dimana pemain Belgia itu akan diminta untuk terus ‘menopang’ segalanya.”

“United tidak boleh terbawa suasana, karena membuat awal yang cepat bukanlah jaminan kesuksesan. Tapi sangat sedikit tim yang memiliki kekuatan seperti mereka (Manchester United). Ditambah kehadiran dan kekuatan yang dimiliki United secara mendalam. Mereka bisa menjadi kekuatan sejati musim ini,” tambah Redknapp tentang prospek United dalam mengarungin musim 2017/2018.

 

Sumber : Squawka

Facebook Comments

Fundamental and Precious