OUR NETWORK

Negosiasi Kontrak Baru De Gea yang Belum Menemui Titik Terang

Diisukan akan memperpanjang kontrak sebelum musim kompetisi 2019/2020 dimulai, nyatanya negosiasi kontrak baru antara De Gea dan Manchester United masih menemui jalan buntu.

***

Selain Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, dan Marcus Rashford, nama David de Gea juga muncul sebagai salah satu pemain terbaik dalam kemenangan 4-0 United melawan Chelsea pekan lalu. Dibombardir selama hampir 75 menit, penjaga gawang asal Spanyol ini tampil cukup baik dengan membuat tujuh penyelamatan sekaligus memberikan clean sheet pertama di Old Trafford yang terakhir kali mereka raih pada Februari lalu.

Namun di balik kegembiraan tersebut, United sebenarnya masih dilingkupi perasaan cemas. Hal ini dikarenakan negosiasi mereka dengan penjaga gawang asal Spanyol tersebut ternyata belum menemui titik terang. Saat ini, pihak klub masih berusaha membujuk De Gea agar mau menandatangani kontrak baru.

United sendiri sedang dikejar waktu. Kontrak asli De Gea akan kadaluarsa pada 30 Juni 2020 mendatang. Namun berkaca dari aturan Bosman, kekasih dari Edurne Garcia ini sudah dipersilahkan untuk melakukan negosiasi dengan klub lain enam bulan sebelum kontraknya berakhir dan melakukan kesepakatan pra-kontrak seperti yang dilakukan oleh Ander Herrera. Oleh karena itu, kubu United kini hanya memiliki empat bulan sisa untuk bisa mempertahankan salah satu aset berharganya tersebut.

Negosiasi kontrak De Gea dengan United sebenarnya sudah berlangsung sejak musim 2018/2019 dimulai. Akan tetapi, pembicaraan intensif baru dilakukan antara bulan Juni hingga Juli 2019 kemarin. Saat itu, De Gea berada di ambang pintu keluar karena United juga kedatangan kiper junior mereka, Dean Henderson, yang tampil gemilang bersama Sheffield United.

Dean akhirnya memilih untuk kembali dipinjamkan ke Sheffield yang kemudian menimbulkan spekulasi kalau De Gea akan bertahan. Beberapa media kemudian melansir kalau De Gea sudah memperpanjang kontraknya selama enam tahun dan akan menerima gaji 350 ribu paun per pekan. Angka ini akan menjadikan De Gea sebagai kiper dengan bayaran termahal di dunia. Kontrak ini dijanjikan akan ditandatangani sepulangnya mereka dari Asia.

“Dia akan bermain melawan Leeds, dan mudah-mudahan kita bisa mempercepat kesepakatan dengan De Gea, seperti yang sudah saya katakan beberapa kali. Terserah David dan klub kapan pengumuman (perpanjangan kontrak) ini dibuat. Namun itu semua baru terjadi jika kesepakatan sudah didapatkan,” tutur Solskjaer ketika memimpin United saat sesi pra-musim.

Namun menurut pemberitaan dari Mirror, De Gea ternyata belum juga membubuhkan tanda tangannya di atas surat kontrak. Ia disinyalir masih ragu dengan masa depannya apakah lanjut dan menjadi legenda klub seperti Peter Schmeichel dan Edwin Van der Sar atau mencari tantangan ke klub lain.

Menurut laporan Guardian, mentoknya negosiasi antara De Gea dengan United dikarenakan oleh pihak ketiga yaitu perwakilan dari De Gea yang menginginkan gaji lebih besar dari 350 ribu paun. Mereka beralasan kala De Gea layak mendapat gaji yang lebih besar dari Alexis Sanchez karena ia adalah salah satu pemain terbaik klub selama empat dari enam musim terakhir.

Angka tersebut memang bukan menjadi kendala bagi United. Status mereka sebagai kesebelasan terkaya membuktikan kalau uang bukan masalah bagi Setan Merah. Namun jika tawaran ini disetujui, maka posisi tawar klub akan semakin lemah dan ditakutkan akan mendatangkan efek domino yaitu berbondong-bondongnya pemain untuk meminta gaji lebih tinggi dari yang diterima Alexis Sanchez.

Para suporter United kerap memandang tinggi semboyan mereka yaitu “Pemain tidak boleh lebih besar daripada klub”. Jika De Gea menolak kontrak baru hanya karena masalah gaji, maka dia akan berhadapan dengan para suporternya yang akan menganggapnya bukan sebagai pemain yang loyal. Lagipula, mereka tidak kehabisan stok kiper karena masih memiliki Sergio Romero, Lee Grant, hingga dua pemain yang sedang dipinjamkan yaitu Dean Henderson dan Joel Pereira.

United sendiri kini dihadapkan oleh dua pilihan. Di satu sisi, ia ingin mempertahankan pemain terbaiknya dengan risiko menambah gaji si pemain menjadi lebih tinggi dari sebelumnya, atau kehilangan si penjaga gawang dengan gratis. Opsi kedua jelas akan sangat merugikan mengingat De Gea bisa mendatangkan ratusan juta paun jika kontraknya diperpanjang sebelum dijual ke klub lain.

Comments

Loading...