OUR NETWORK

Aberdeen Sebagai Tempat Mengais Asa Terakhir James Wilson

Malang benar nasib James Wilson. Digadang-gadang sebagai penyerang masa depan Manchester United, nyatanya kini karier sepakbola pria 22 tahun ini semakin tidak jelas. Berharap bisa kembali ke skuad utama, Wilson justru akrab dengan status sebagai pemain buangan. Hal serupa pun kembali terjadi pada musim ini. Namanya kembali diabaikan oleh Jose Mourinho yang memilih untuk meminjamkannya ke klub Skotlandia, Aberdeen.

Mantan klub yang dilatih Sir Alex Ferguson ini mendapatkan jasa Wilson beberapa hari setelah si pemain memperkuat tim U23 United yang bermain imbang 2-2 melawan Fulham. Ia berharap bisa memulihkan kepercayaan dirinya yang mulai menurun setelah terus-terusan mengalami cedera.

“Datang ke Aberdeen adalah keputusan tepat. Saya sudah berbicara dengan Derek Mclnnesis (manajer Aberdeen). Dia bercerita banyak tentang filosofinya dan berencana untuk meningkatkan karier saya. Beberapa dari pinjaman saya tidak berjalan sesuai harapan saya. Ini adalah tahun yang besar dan saya berharap mendapatkan menit bermain,” tuturnya di situs resmi klub.

Wilson akan menggantikan Adam Rooney yang hijrah menuju Salford City. Adam sendiri merupakan top skor klub dalam empat musim terakhir. Tentu bukanlah hal yang mudah bagi dirinya untuk bisa menggantikan sosok Adam mengingat rataan gol pemain Irlandia tersebut bisa mencapai 15 gol per laga sementara Wilson hanya membuat 10 gol dalam lima tahun karier sepakbolanya.

Meski begitu Derek yakin Wilson punya kualitas untuk bisa menggantikan peran Rooney. Liga Skotlandia sendiri baru memasuki pekan kedua yang berarti masih banyak waktu bagi Wilson untuk menyesuaikan diri dengan rekan setimnya.

“Dia pemain berkualitas nyata yang saya pikir sesuai dengan cara kami bermain dan setelah berbicara dengannya saya melihat langka ini akan menjadi peluang nyata baginya. Ada klub lain yang tertarik untuk merekrut Wilson tetapi dia sendiri merasa kalau Aberdeen adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan perkembangannya.”

Pemenang Piala Winners 1983 ini menjadi klub keempat yang disinggahi Wilson sebagai pemain pinjaman sekaligus klub luar Inggris pertamanya. Sebelumnya ia sempat dipinjam Brighton and Hove Albion (2015/16), Derby County (2016/17), dan Sheffield United (2017/18) yang sayangnya berakhir di luar ekspektasi.

Tidak sedikit yang menyebut kalau peminjaman Wilson ke Aberdeen akan menjadi uji kelayakan dirinya apakah masih pantas ia berseragam United atau tidak. Membuat banyak gol dan mendapatkan menit bermain tentu menjadi satu-satunya cara apabila ia masih mengincar pos penyerang utama.

Kontrak Wilson di United berakhir pada musim panas 2019 mendatang. Jika ia gagal bersama Aberdeen, bukan tidak mungkin dirinya tidak akan mendapat kontrak baru dari United. Untuk bermain di tim U-23 pun nampak mustahil mengingat kebijakan Mourinho dan Nicky Butt yang mengharuskan para pemain di usia 20 tahun ke atas sudah memiliki klub tetap.

Wilson sebenarnya mengawali kariernya di United dengan baik. Ia mencetak 4 gol dalam 20 penampilan di era kepelatihan Ryan Giggs dan Louis van Gaal. Akan tetapi, kariernya menurun setelah menderita cedera lutut parah saat menjalani peminjaman di Derby County yang memaksanya absen 312 hari. Setelah sembuh, dirinya pun tidak bisa kembali ke performa terbaiknya.

“Hal yang sangat frustrasi melihat pemain seperti Adnan Januzaj, James Wilson atau Federico Macheda tidak bisa kembali ke tingkat yang sepenuhnya. Tidak bermain, berlatih, dan hanya duduk di Jacuzzi adalah kegiatan yang hanya bisa mereka lakukan. Itu yang membuatku merasa frustrasi,” tutur Warren Joyce mantan pelatih tim cadangan United.

Comments

Loading...