in

Tentang Proses yang Masih Dijalani Victor Lindelof

Dari tiga rekrutan anyar Manchester United, tercatat baru Romelu Lukaku dan Nemanja Matic yang mulai nyaman dengan skema milik Jose Mourinho. Sementara satu rekrutan lain, Victor Lindelof, masih belum membuat Mou tertarik untuk memainkannya.

Semenjak diturunkan menghadapi Real Madrid pada Piala Super Eropa, bek nasional Swedia tersebut belum diberikan kesempatan untuk mencicipi kerasnya Premier League. Dalam tiga pertandingan sebelum jeda Internasional, duet bek tengah United selalu diisi oleh Eric Bailly dan Phil Jones. Penampilan keduanya sangat baik dikarenakan hingga sebelum laga menghadapi Stoke City, United belum pernah kebobolan.

Baca Juga: Lengahnya Lini Pertahanan yang Membuat United Ditahan Imbang Stoke City

Catatan ini seolah menegaskan bahwa Lindelof kemungkinan besar tidak akan mendapatkan banyak menit bermain pada musim ini. Meski begitu pemain berusia 23 tahun tersebut tidak ambil pusing soal jumlah menit mainnya yang masih minim. Yang dipikirkan sekarang adalah berada di United untuk jangka waktu yang lama.

Ia mengatakan, “Segalanya berjalan bagus. Periode awal sangat penting untuk mengenal klub dan sekitarnya. Semua pemain, pelatih, dan sistem apa yang digunakan. Jadi ini adalah saat yang penting bagi saya.”

“Anda selalu ingin bermain, tapi kompetisi tersebut diisi banyak pemain bagus. Jadi kami harus melihat apa yang terjadi namun yang pasti anda ingin bermain,” tutur Lindelof dikutip dari VNL.

Sebelumnya, manajer Jose Mourinho mengungkapkan bahwa mantan pemain Benfica tersebut butuh banyak waktu untuk beradaptasi. Meski belum mempercayai Lindelof, namun The Special One mengaku menyukai proses yang dijalani pemain kelahiran Vasteras tersebut.

“Benfica adalah salah satu tim yang dominan, jadi dia terbiasa bermain bola. Dia butuh waktu untuk berkembang. Kita akan memberinya waktu seperti pemain muda lainnya yang butuh banyak waktu,” ujarnya seperti dikutip ESPN.

Ia menambahkan, “Manchester United adalah klub besar, tanggung jawabnya besar, dan Premier League adalah kompetisi yang besar. Mari beri dia waktu tapi saya senang dengan apa yang sudah dia lakukan setahap demi setahap karena saya selalu berpikir pemain yang berasal dari Benfica memiliki kesiapan secara mental.”

Saran untuk Lindelof tidak hanya datang dari Jose Mourinho seorang. Salah satu mantan pemain United asal Swedia, Jesper Blomqvist, pernah mengatakan kalau Lindelof akan menjadi pemain besar di masa yang akan datang. Untuk itu dia menginginkan juniornya tersebut untuk tetap menjalani proses yang ada di klub barunya tersebut. Pria yang hanya semusim bermain di United ini percaya bahwa kedepannya Lindelof akan beradaptasi dengan baik.

“Victor butuh waktu. Saya tidak berpikir dia akan menjadi stress dan panik. Saya mengerti akan banyak tekanan untuknya tapi yang dia butuhkan sekarang adalah tetap tenang. Saya tetap percaya kepada anak ini. Saya yakin dia akan baik-baik saja dan mampu beradaptasi bersama United,” ujarnya kepada Express.

Bek bertinggi 187cm ini juga mengaku bahwa hubungannya dengan Jose Mourinho sejauh ini baik-baik saja meski dirinya belum dipercaya turun bermain. Ia bahkan meyakini sosok yang membawa Inter Milan meraih treble winners tersebut adalah manajer yang mampu membuat permainannya berkembang.

“Pembicaraan kami (Lindelof dan Mourinho) sangat baik. Dia adalah pelatih yang baik dan saya pikir saya akan berkembang di bawahnya. Saya tidak tahu soal itu (masalah dirinya masih dicadangkan) saya baru saja tiba di klub, dan saya masih berada di Manchester kurang dari dua bulan. Jadi ini adalah proses yang harus saya jalani,” ujarnya menambahkan.

Akan tetapi ada peluang bagi dirinya untuk bisa turun memperkuat United dalam waktu dekat. Selepas menghadapi Stoke City, mereka akan berjumpa Basel dalam match perdana Champions League. Dalam laga menghadapi wakil Swiss tersebut United tidak bisa menurunkan duet Bailly dan Jones karena menghadapi sanksi UEFA. Lindelof berpeluang besar untuk turun sejak menit awal.

Facebook Comments
Loading...

Written by Ajie Rahmansyah

Ajie Rahmansyah

Penulis yang seumur hidupnya mencintai Manchester United dan Sepakbola