OUR NETWORK

Tentang Impian Romelu Lukaku ‘Gantung Sepatu’ di Anderlecht

Romelu Lukaku baru menjalani musim perdananya bersama Manchester United di musim 2017/2018 ini. Kariernya di Old Trafford jelas masih panjang, mengingat dirinya dikontrak dengan durasi lima tahun pada musim panas 2017 lalu, hingga 30 Juni 2022 mendatang.

Usia Lukaku pun terbilang masih muda, baru akan berusia 25 tahun pada 13 Mei 2018 nanti. Setidaknya, masih ada kesempatan bermain lebih kurang 10 tahun lagi dalam karier profesionalnya. Namun, ternyata Lukaku sudah mulai memikirkan rencana yang akan dilakukan saat ‘gantung sepatu’ di masa depan.

Penyerang tim nasional Belgia itu mengaku ingin pensiun bersama klub masa kecilnya di Belgia, RSC Anderlecht. Lukaku menang merupakan hasil didikan akademi berjuluk Purple & White tersebut. Dia pun menyatakan akan sangat senang kembali ke sana sebelum ‘gantung sepatu’, dan lalu menyudahi kariernya di klub itu.

“Impian saya selalu bermain untuk Anderlecht. Sebelum saya mengakhiri karier, saya pasti akan kembali. Saya berani menjanjikannya sekarang. Saya mendapati periode yang indah selama di sana,” ungkap Lukaku, seperti dikutip dari media Belgia, HLN, pertengahan Februari 2018.

Mengenang awal karier Lukaku, dia memang tak langsung bergabung dengan akademi Anderlecht. Perjalanan panjang sempat dilalui oleh bomber berpostur tubuh tinggi setinggi 1,9 meter ini di awal karier juniornya. Bahkan, Lukaku menghabiskan masa 10 tahun bersama tim junior sejumlah klub untuk mengasah insting dalam mencetak gol sejak 1999 silam.

Saat itu, pemain kelahiran Antwerp, Belgia, 13 Mei 1993 tersebut masih berusia lima tahun, dan bermain untuk klub amatir lokal K Rupel Boom FC yang baru berdiri setahun sebelumnya. Di klub itulah Lukaku mulai belajar bermain bola. Seperti dikutip dari laman profilnya di situs Transfermarkt, Lukaku pun menghabiskan waktu empat tahun bersama klub tersebut, sebelum ditemukan oleh pencari bakat dari Lierse SK, salah satu klub profesional yang ketika itu berkompetisi di Belgia Pro League.

Perkembangan Lukaku sendiri sepertinya sudah dipantau sekian lama oleh Anderlecht. Terlebih, dia berhasil mencetak 121 gol dalam 68 pertandingan di level junior bersama Lierse selama dua tahun. Pada musim panas 2006, setelah Lierse terdegradasi dari Pro League, Anderlecht pun merekrut 13 pemain muda klub tersebut, termasuk di antaranya Lukaku. Sejak itulah dia bermukim di Constant Vanden Stock, markas klub yang merupakan jawara Belgia musim 2016/2017 itu. Sang striker pun bermain bersama tim junior Anderlecht selama tiga tahun, dan mengoleksi 131 gol dalam 93 laga.

Tepat pada 13 Mei 2009 di hari ulang tahunnya yang ke-16, Lukaku akhirnya mendapatkan kontrak profesional dari manajemen Anderlecht. Hanya menunggu hari, dia pun melakoni laga debut di liga utama Belgia yang ketika itu sempat berganti nama menjadi Belgia First Division, sebelum kembali jadi Belgia Pro League musim berikutnya.

Penampilan perdana Lukaku dengan tim senior Anderlecht itu terjadi pada 24 Mei 2009 dalam laga play-off perebutan tiket ke Liga Europa. Dia sendiri turun pada menit ke-69 menggantikan bek Victor Bernardez. Sayangnya, mereka kalah tipis 0-1 di laga itu.

Hanya tampil sekali di musim debut 2008/2009 itu, Lukaku kemudian sukses mencuri satu tempat dalam starting line-up Anderlecht musim berikutnya. Pemain berdarah Kongo dengan nama lengkap Romelu Menama Lukaku Bolingoli itu pun mengoleksi 19 gol dalam 45 laga di semua ajang.

Sebelum musim berakhir, tepatnya pada Februari 2010 dia mendapat panggilan membela tim senior Belgia. Sayangnya, permainan Lukaku yang berkempang sangat cepat ternyata membuat kariernya bersama Anderlecht hanya berlangsung singkat dengan koleksi total 41 gol dalam 98 laga di semua kompetisi.

Pada 8 Agustus 2011, dia direkrut klub besar Premier League Inggris, Chelsea ,dengan biaya 13,5 juta paun, saat masih 18 tahun. Meski awal kariernya di Inggris tak berlangsung menyenangkan, karena lebih banyak duduk di bench, namun perlahan tapi pasti dia mulai menunjukkan kualitas, terutama saat dipinjamkan ke West Bromwich Albion (2012/2013) dan Everton 2013/2014, sebelum statusnya dipermanenkan klub terakhir.

Musim panas 2017, Lukaku bergabung ke Old Trafford dengan nilai transfer 76,23 juta paun, atau lebih lima kali lipat dari nilai transfer saat meninggalkan Anderlecht.

Comments