OUR NETWORK

Manchester United dan Rencana Liga Super Eropa

Menurut dokumen yang bocor ke publik, Manchester United dikabarkan menjadi satu dari sejumlah kesebelasan papan atas Eropa yang telah mengadakan pembicaraan untuk menciptakan Liga Super Eropa.

United menjadi satu perwakilan tim dari tujuh klub yang bertemu secara rahasia untuk membahas pembentukan Liga Super Eropa. Sebuah laporan yang bocor tersebut dipublikasikan oleh media asal Jerman, Der Spiegel, yang mengklaim bahwa diskusi intim sedang diadakan guna membentuk liga baru yang akan terdiri dari beberapa klub elit Eropa.

Menurut laporan itu, liga baru ini akan dibuat pada awal 2021, dan akan membuat semua klub yang terlibat didalamnya meninggalkan sistem liga domestik serta asosiasi sepakbola mereka. Beberapa klub selain United yang bergabung di pertemuan tersebut diantaranya adalah Real Madrid, AC Milan, Arsenal, Barcelona, ​​Bayern Munich, dan Juventus.

Selain itu, laporan tersebut juga menyatakan jika kompetisi baru akan melibatkan 11 klub terbesar Eropa, yang akan dikenal sebagai ‘pendiri’ dan akan mengundang lima ‘tim tamu awal’. Dikabarkan tim seperti Chelsea, Liverpool, Mancehester City dan Paris Saint-Germain, semua akan diundang ke sistem liga baru itu, dan mereka tidak akan memiliki prospek degradasi serta jaminan keanggotaan selama 20 tahun.

Dokumen yang bocor ini juga menyeret tim lain seperti Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Inter Milan, Marseille, dan Roma, yang akan menjadi lima tim tamu awal. Artikel dari Der Spiegel itu mengatakan bahwa sumber mereka adalah whistleblower –dengan inisial ‘John’– yang mengklaim bahwa baik dirinya maupun rekannya adalah peretas atau hacker yang berhasil mencuri dokumen rahasia tersebut.

“Kami memiliki sumber yang sangat bagus, dan sumber kami adalah jaringan terpercaya yang memiliki keakuratan kuat dengan memberi kami banyak informasi,” tutur si informan kepada media Der Spiegel.

Di sisi lain, terdapat beberapa klub terkemuka Inggris yang telah menolak untuk mengomentari dokumen yang bocor tersebut. Klub-klub itu adalah Manchester United, Manchester City, Chelsea, Liverpool dan Arsenal, yang semuanya sudah disebutkan dalam dokumen yang dirilis oleh Football Leaks dan diterbitkan oleh majalah berita Jerman Der Spiegel.

Bahkan City, United dan Liverpool, mereka semua menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Press Association Sport. Sementara Chelsea dan Arsenal, tidak merespon pemberitaan itu sama sekali dengan berdalih bahwa mereka fokus pada Premier League. Press Association Sport lalu memahami situasi tersebut.

Kemudian, adapula kepala dewan klub Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge –yang juga sebagai ketua Europe Club Association (ECA)– telah mengeluarkan pernyataan yang berisi penolakan terhadap dokumen yang bocor itu, dan menyatakan jika klubnya berkomitmen untuk bermain di Bundesliga.

“FC Bayern Munich berdiri dengan keanggotaannya di Bundesliga, dan selama saya menjadi ketua dewan klub, FC Bayern juga sangat setia mengikuti kompetisi klub yang diselenggarakan bersama UEFA dan ECA,” tutur Rummenigge.

“FC Bayern juga tidak mengetahui rencana terbaru untuk Liga Super ini. Bahkan kabar yang dipublikasikan oleh ‘Der Spiegel‘ tentang apakah FC Bayern telah mengambil bagian dalam negosiasi yang berkaitan dengan rencana tersebut, itu tidak benar. FC Bayern juga tidak tahu mengapa klub ini tercantum dalam dokumen yang dikutip oleh ‘Der Spiegel‘ itu.”

Cerita soal kabar mengejutkan ini muncul pada Jumat pekan lalu (2/11), bersamaan dengan dokumen-dokumen lain yang diterbitkan oleh presiden FIFA dan bos UEFA, terkait masalah Manchester City dan Paris Saint Germain dalam pelanggaran aturan Financial Fair Play mereka pada 2014.

UEFA lalu mengatakan jika mereka tidak bisa mengomentari kasus-kasus krusial seperti dokumen bocor ‘Liga Super Eropa’ karena semua itu adalah dokumen rahasia yang hanya bisa diketahui oleh pihak-pihak tertentu. Sementara itu, FIFA juga tidak dapat menanggapi permintaan media untuk berkomentar mengenai masalah ini.

 

Sumber: Manchester Evening News

Comments