OUR NETWORK

Manchester United dan Aktivitas Mereka Selama Pandemi Corona

Sebenarnya, kita sudah sering menjalani hari-hari tanpa melihat sepakbola. Contohnya adalah pada saat kalender internasional FIFA dimulai. Jeda internasional yang diikuti dengan pertandingan antar negara mematikan serunya persaingan klub-klub di kompetisi domestiknya masing-masing. Tidak sedikit orang yang malas untuk melihat pertandingan-pertandingan antar negara dalam tajuk kualifikasi Piala Dunia atau Piala Eropa.

Namun situasi saat ini berbeda. Bukan kalender FIFA yang menghentikan aktivitas sepakbola antar klub. Virus Covid-19 menjadi musuh tidak hanya untuk sepakbola namun juga untuk seluruh ajang-ajang olahraga di seluruh dunia. Sepakbola berhenti untuk sementara, tidak hanya pertandingan antar klub melainkan juga pertandingan internasional antar negara.

Para penggemar sepakbola mengalami kerinduan yang luar biasa. Sepakbola sudah menjadi budaya hidup dan rutinitas yang wajib dijalankan. Hilang sehari saja, sudah pasti keberadaannya dirindukan. Beredar meme yang menampilkan wajah-wajah lesu karena cukup lama mereka kehilangan sepakbola. Tanpa terkecuali penggemar Manchester United. Saya melihat di beberapa kolom komentar banyak yang mulai berkeluh kesah karena merasa kehilangan tontonan klub kesayangan mereka pada tengah dan akhir pekan. Hari-hari yang biasanya penuh dengan obrolan tongkrongan membahas hasil dan permainan Setan Merah, kini sejenak harus mencari topik lain untuk diperbincangkan.

United sendiri sudah kehilangan tiga pertandingan sejauh ini yaitu laga melawan Spurs, LASK, dan Norwich City yang rencananya akan digelar pada malam nanti. Tiga laga yang mungkin akan membawa mereka ke empat besar apabila pandemi ini tidak mengganggu aktivitas orang-orang di seluruh dunia.

Sama seperti tim-tim lainnya, para pemain United kini sedang menjalani isolasi diri di rumah mereka masing-masing sesuai anjuran dari pemerintah dan WHO. Aktivitas mereka kini diisi dengan hal-hal ringan seperti main bola bareng seperti Bruno Fernandes dan Diogo Dalot, mengikuti toilet paper challenge, atau seperti Victor Lindelof yang merayakan pencapaian istrinya sebagai seorang desainer.

Namun, mereka juga tetap diberi program latihan agar kebugaran mereka terjaga. Victor Lindelof dan Paul Pogba sudah melakukannya beberapa waktu lalu. Bahkan ada juga yang menjalani sesi latihan khusus selama pandemi ini berlangsung. Nemanja Matic dan Aaron Wan-Bissaka contohnya. Menurut The Athletic, keduanya kini sedang menjalani program latihan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan aspek ofensif mereka. Dua pemain ini bisa dibilang kurang memiliki atribut ofensif sehingga harus terus diperbaiki dan itu dilakukan saat momen istirahat seperti ini.

“Kami mengatasi masalah (Corona) ini dengan baik. Kami sekarang berada di rumah untuk mencoba mendapat kebugaran. Kami latihan sepanjang hari dengan beberapa sesi yang kami latih di rumah dan bahkan di halaman,” kata Juan Mata.

Latihan mereka juga disesuaikan dengan kondisi dan situasi saat ini. Aktivitas latihan mereka juga terus dipantau oleh staf kebugaran melalui iPad dan video. Hal ini yang membuat kondisi para penggawa Setan Merah terus mendapat pemantauan.

“Kami telah memiliki program khusus untuk kami sendiri. Latihan yang kami berikan sendiri berpusat pada aktivitas-aktivitas yang bisa dilakukan dalam batas dan dan lingkungan rumah kami masing-masing. Tentu saja, kami menggunakan peralatan yang kami miliki dan seperti yang dikatakan Juan, bermain di halaman juga menjadi salah satu program yang bagus,” kata Lee Grant.

“Saat ini, kami hanya bisa melakukan apa yang kami bisa dan berusaha mengikuti program yang biasa dberikan klub kepada kami sedekat mungkin.”

Belum jelas kapan mereka akan kembali berlatih bersama di Carrington. Menurut Mirror, paling cepat mereka akan kembali pada 10 April nanti dengan harapan kompetisi bisa dimulai pada bulan Mei seperti target dari otoritas Premier League. Durasi itu sudah disepakati oleh Solskjaer, Phelan, Kieran, dan Carrick setelah mereka berempat bertemu beberapa waktu lalu. Aon Training Complex sendiri saat ini sedang dibersihkan untuk mengantisipasi adanya virus Covid-19 di lingkungan mereka.

10 April sendiri masih rencana awal. Tidak tertutup kemungkinan kalau masa latihan di rumah bisa diperpanjang apabila pandemi ini belum berakhir sampai akhir April mendatang. Otoritas Premier League sendiri memilih batas waktu yang tidak ditentukan kapan kompetisi ini bisa dilanjutkan meski target awal mereka adalah memulai kompetisi setelah 30 April. Juan Mata sendiri berujar kalau ada baiknya kita sabar dan mempercayakan kepada para ahli.

“Bersabar dan tenang adalah satu-satunya hal yang bisa kita lakukan sekarang. Kami harus menunggu dan mempercayai para ahli sampai kami benar-benar bisa bermain sepakbola lagi,” tuturnya.

Di Britania Raya sendiri sudah ada 5.067 pasien positif Corona. Segala daya dan upaya kini sedang dilakukan untuk mengalahkan virus yang penyebarannya semakin mengerikan ini. Manchester United dan Manchester City bersatu dengan memberikan dana sebesar 100 ribu pounds kepada organisasi penyedia makanan bernama Trussel Trust.

Menurut Johns Hopkins University, selaku penyedia Coronavirus Resource Center, tercatat ada 307.297 pasien positif Corona di seluruh dunia dengan angka kematian 13.049 orang. Sederet pesohor pun kembali masuk menjadi pasien positif Corona. Sebut saja Paulo Dybala, serta Paolo Maldini dan anaknya yaitu Daniel Maldini. Bahkan mantan Presiden Real Madrid yaitu Lorenzo Sanz meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, nama-nama seperti Bima Arya (Wali Kota Bogor) dan Aktris Andrea Dian menjadi deretan nama orang terkenal Indonesia yang positif Corona.

Comments

Loading...