OUR NETWORK

Kontrak Baru Angel Gomes yang Belum Menemui Kesepakatan

Setelah memberikan perpanjangan kontrak kepada pemain senior seperti Anthony Martial, David de Gea, dan Victor Lindelof, Manchester United juga berniat memberikan kontrak baru kepada para pemain junior mereka. Dua nama yang santer akan diberikan kontrak panjang adalah Mason Greenwood dan Angel Gomes.

Bagi kedua nama ini, kontrak baru akan menjadi momen spesial bagi mereka. Bagi Greenwood, inilah pertama kalinya ia mendapatkan kontrak pro bersama Setan Merah. Sementara bagi Gomes, kontrak baru nanti akan menjadi perpanjangan kontrak pertamanya sebagai pemain United.

Berbeda dengan Greenwood, Gomes sebenarnya sudah masuk musim ketiga sebagai pemain utama Setan Merah. Dibandingkan dengan Greenwood, Chong, atau James Garner, Gomes jauh lebih tua dan lebih banyak mendapat pengalaman dibanding ketiganya. Bahkan ia sudah menjalani kehidupan bersama dua manajer berbeda yaitu Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.

Dilansir dari TalkSPORT, pihak United memang sedang berbicara dengan perwakilan Gomes terkait perpanjangan kontrak ini. Namun kata sepakat sejauh ini belum bisa didapat kedua kubu. Hal ini tidak lepas dari masuknya nama Barcelona yang juga dikabarkan mengincar pemain berusia 19 tahun ini.

Spekulasi semakin liar ketika Gomes disebut-sebut tertarik untuk menantang dirinya berkarier di luar Inggris. Ia disebut-sebut ingin mencoba hal yang dilakukan sahabatnya, Jadon Sancho, yang bersinar bersama Borussia Dortmund setelah meninggalkan Manchester City. Kontrak Gomes sendiri berakhir pada akhir Juni 2020 mendatang.

Gomes sendiri sebenarnya nyaris dipinjamkan oleh Jose Mourinho pada musim lalu. Jika ia tidak dipecat di tengah jalan, maka Mou akan meminjamkannya ke klub lain demi menimba pengalaman sebagai pemain utama. Akan tetapi, masuknya Solskjaer di tengah musim membuat kebijakan tersebut dibatalkan dengan alasan ia ingin timnya banyak diisi pemain muda.

Namun sejauh ini, Gomes belum diberikan main secara konsisten oleh Solskjaer. Ia baru bermain dalam dua pertandingan dengan satu kali sebagai starter ketika melawan Astana. Satu laga lainnya adalah ketika melawan West Ham. Saat itu, Gomes hanya bermain 9 menit saja dalam kekalahan 2-0 tersebut.

Tekad Gomes Memanfaatkan Kesempatan

Sekarang ini, seringkali kita dengan ada pemain-pemain muda Inggris yang mencoba untuk berkarier di luar negara mereka. Entah itu sebagai pemain pinjaman atau pindah secara permanen. Selain Sancho, tercatat ada nama-nama macam Reiss Nelson, Ronaldo Vieira, Sheyi Ojo, dan Emile Smith-Rowe yang bersinar ketika bermain di luar Inggris.

Hal ini yang mungkin menarik minat Gomes yang kebetulan diincar Barcelona. Pemenang La Liga musim lalu juga dikenal akrab secara reguler menurunkan pemain muda. Sebut saja Junior Firpo, Carles Perez, dan sensasi besar tahun 2019 Anssumane Fati. Jika kontrak belum menemui kata sepakat, maka Gomes sudah bisa negosiasi dengan klub lain mulai awal 2020 mendatang.

Sembari menanti kepastian perihal masa depannya di Manchester, pemain yang mempunyai darah Angola ini bertekad untuk terus memperbaiki diri agar bisa dipercaya bermain oleh sang manajer. Dilansir dari situs resmi klub, ia nampak percaya diri bisa bersinar di level senior.

“Saya tidak ingin lagi dilihat sebagai pemain muda yang baru datang. Saya ingin berusaha apa yang bisa saya lakukan dan tidak hanya menunjukkan kepada para penggemar apa yang saya bisa, tetapi juga menunjukkan kepada klub alasan kenapa saya berada di sini.”

“Ini menjadi saat yang menyenangkan. Saya tumbuh di sini, sepanjang hidup saya, dan berada di sini menakjubkan bagi saya. Berada di tim utama adalah sesuatu yang telah saya perjuangkan dan saya perlahan menyadarinya,” tutur Gomes.

Gomes bertekad untuk bisa menjadi pemain yang berkontribusi jika nanti mereka berhasil meraih gelar. Dua ajang yang bisa menjadi panggungnya adalah Europa League dan Piala Liga, turnamen yang sudah digaransi oleh Solskjaer sebagai ajang unjuk aksi pemain muda.

“Kami akan mencoba memenangkan trofi. Kita harus menetapkan standar dan memiliki mental pemenang. Semakin tinggi standar yang ditetapkan maka semakin sulit untuk dicapai, dan kita akan berusaha untuk mencapainya,” tuturnya menambahkan.

Comments

Loading...