OUR NETWORK

Ketika Blanc, Zidane, dan Pochettino, Menjaga Jarak dengan Manchester United

Manchester United memang telah menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih sementara mereka menggantikan Jose Mourinho yang dipecat. Namun, dalam rilis resmi klub, Manchester United sebenarnya baru akan memilih pelatih tetap pada musim depan.

Sejumlah nama sudah beredar sebagai calon manajer Manchester United. Nama yang paling santer disebut adalah Zinedine Zidane dan Mauricio Pochettino. Selain itu, ada nama Didier Deschamps, Ryan Giggs, hingga mantan pemain MU lainnya, Laurent Blanc.

Blanc yang Pernah Menolak

Pada 2010 Blanc justru mengesankan kalau dirinya menjaga jarak dengan rumor ini. Menurutnya, masa lalunya yang pernah bermain untuk The Red Devils dan kedekatannya dengan Sir Alex Ferguson, tidak serta merta membuatnya mendapatkan tempat di klub.

“Hanya karena aku punya hubungan yang kuat dengan Ferguson, dia tak akan datang padaku dan bilang ‘Hey sini Laurent, aku sudah menyiapkan tempat untukmu,” kata Blanc.

“Aku sudah menandatangani kontrak dengan Bordeaux untuk dua tahun lagi, jadi tak ada urgensi soal masa depanku. Aku belum menerima pendekatan baik dari federasi (timnas Prancis) maupun dari luar negeri.”

Blanc sendiri pernah memperkuat Manchester United di akhir kariernya sebagai pemain. Kala itu, ia didatangkan dari Inter Milan sebagai pengganti Jaap Stam. Namun, awal kariernya di Old Trafford tak berjalan mulus. Usianya kala itu bahkan sudah mencapai 35 tahun. Blanc pun akhirnya pensiun pada 2003 usai menjuarai Premier League.

Untuk urusan prestasi manajerial, Blanc memang terbilang kompetitif. Bersama Bordeaux, ia menghentikan dominasi Lyon dengan menjuarai Ligue 1 musim 2008/2009. Prestasinya kian tak terbendung ketika menangani Paris Saint-Germain dengan meraih tiga gelar Ligue 1 secara beruntun.

Sementara itu pemerhati sepakbola Prancis, Julien Laurens, percaya kalau Blanc sebenarnya sudah siap untuk menangani Manchester United. “Dia betul-betul ingin pekerjaan itu,” kata Laurens.

Namun, Blanc tak ingin dikontrak dalam jangka waktu pendek. Namun, kalau pun ditawari menjadi manajer sementara dengan perpanjangan kontrak kalau hasilnya bagus, mungkin Blanc mau.

Zidane Pilihan Tepat

Senada dengan Blanc, Zidane pun seolah menjaga jarak dengan MU. Agen Zidane, Alain Migliaccio, menyatakan kalau mantan manajer Real Madrid tersebut tak tertarik dengan United, ataupun kesebelasan lain di Premier League.

“Manchester United? Aku tak merasa kalau dia tak akan ke Inggris untuk melatih. Itu tak seperti gayanya,” ungkap Alain.

“Aku telah berdiskusi dengannya dan pekerjaan itu tak benar-benar membuatnya tertarik. Dia memilih untuk beristirahat selama setahun, dia tak akan masuk lagi ke dunia sepakbola sampai satu tahun masa istirahatnya selesai.”

Zidane sendiri meninggalkan Madrid lima hari setelah membawa mereka menjuarai Liga Champions tiga musim secara beruntun. Zidane mengklaim kalau Madrid kini membutuhkan “suara yang berbeda”.

Mungkin, untuk saat ini Zidane belum mau melatih sampai musim berakhir. Namun, seperti yang ditegaskan agennya, Zidane justru amat cocok untuk mengisi pos kosong kursi manajerial Manchester United yang secara permanen baru akan ditetapkan musim depan.

Pochettino yang Tak Menolak

Sementara itu, penolakan atas ditetapkannya Pochettino sebagai manajer Manchester United, justru datang dari manajer Arsenal, Unai Emery. Ia menyarankan agar Pochettino menolak segala jenis pendekatan yang ditawarkan MU.

“Aku pikir dia bahagia di Tottenham. Aku pikir dia melatih kesebelasan besar dengan pemain besar dan kini mereka ada di Liga Champions, mereka juga berada di posisi yang lebih baik di Premier League ketimbang Manchester United,” tutur Emery.

“Aku tak tahu kalau dia berpikir untuk berganti klub, tapi aku melihat kalau dia punya komitmen besar pada Tottenham dan dia membuat penampilan yang bagus, pemikiran yang bagus di Tottenam. Tottenham berkembang banyak dengannya.”

Sementara itu, Pochettino sendiri menyatakan kalau dia berkomitmen untuk memberikan hasil yang bagus sebagai manajer Spurs. Soal kepergian Mourinho, Pochettino mengaku merasa sedih serta menolak segala rumor yang dikaitkan padanya. Namun, dia tak benar-benar menolak kalau dia tertarik mengganti pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.

“Ada banyak rumor bertebaran. Aku pikir setelah hampir lima tahun ada banyak rumor soal posisiku sebagai manajer di Tottenham. Aku tak bisa menjawab pertanyaan macam ini. Bukan urusanku untuk mengomentari apa yang terjadi di kesebelasan lain. Aku kini fokus untuk latihan dan memberikan hasil terbaik di tim ini,” tegas Pochettino.

Pochettino memang belum memberikan trofi sepanjang karier manajerialnya. Akan tetapi, pelatih berkebangsaan Argentina ini dianggap cocok untuk menangani United dengan kondisi manajerial seperti sekarang ini. Pochettino dianggap tepat untuk menangani kesebelasan yang berbasis pada pemain muda dengan tak banyak pengeluaran untuk membeli pemain.

Comments

Loading...