OUR NETWORK

Henrikh Mkhitaryan Masih Perlu Waktu

Henrikh Mkhitaryan menjadi salah satu pembelian yang bisa membuat para penggemar Manchester United pada musim ini optimis. Pasalnya, pemain berkebangsaan Armenia tersebut menunjukkan penampilan yang amat impresif terutama kala masih membela Borussia Dortmund.

Namun, banderol 26,3 juta pounds tidak serta merta membuat Miki menjadi pilihan utama. Dari 15 pertandingan pertamanya di musim ini, ia tak pernah tampil lebih dari 45 menit. Lalu, dari setiap penampilannya itu, Miki seolah tidak menjadi pembeda dalam sebuah pertandingan.

Lantas, mengapa Miki kerap dicadangkan?

Mourinho sebenarnya telah mengonfirmasi bahwa Miki tidak sedang cedera. Ia tetap berlatih bersama rekan-rekannya tapi belum siap untuk bermain setiap pekan di divisi teratas.

“Terkadang aku bingung dengan kata ‘fit’ dalam bahasa Inggris. Terkadang Anda bisa bilang kalau itu ia ‘tidak cedera’, tapi Anda juga bisa bilang bahwa Anda tidak berada dalam kondisi yang bagus dan siap untuk berkompetisi,” jelas Mourinho.

“Itulah perbedaan buatku saat kami menggunakan perbedaan kata di Portugal untuk situasi yang berbeda. Mkhitaryan tidak cedera. Dia berlatih bersama tim 100 persen.”

Mou menuturkan bahwa tidak semua pemain memiliki kemampuan adaptasi yang sama. Ada yang membutuhkan waktu untuk merasakan intensitas, penyerangan, pertandingan tanpa bola dan daya saing.

“Kenyataannya kerap berbeda, terutama dalam hubungannya terkait daya saing. Tidak penting siapa yang akan Anda hadapi, Anda mesti bermain di level tertinggi atau Anda tak akan bisa melakukannya. Micki memerlukan waktu untuk menjadi pemain top, dia tahu kalau dia bisa,” ucap Mou.

Mou pun membandingkan situasi ini seperti yang dialami William di Chelsea yang bersinar beberapa lama setelah karir Premier League. Awalnya, Willian punya masalah soal penampilannya saat pertama kali tiba di Chelsea. Lalu, ia melalui sejumlah proses dan beberapa bulan kemudian, Willian menjadi pemain top.

“Lantas, ketika kami memenangi gelar, dia menjadi fenomenal dan tetap seperti itu. Itu cuma contoh,” ucap Mou.

Hal senada pun dialami Angel di Maria saat tiba di Real Madrid dari Portugal. Mou menuturkan bahwa pemain sayap PSG tersebut masih beradptasi di awal kariernya di Madrid.

“Biasanya itu terjadi pada bek, tapi mereka lebih mudah beradaptasi ketimbang penyerang. Beberapa mengalami kesuksesan sementara yang lain membutuhkan waktu,” kenang Mou.

“Dalam kasus Micky, proses ini terhalang oleh cedera yang sebenarnya tidak membantu proses evolusi. Tak bermain selama sebulan, berarti dia mesti melalui proses agar mendapatkan match fit, lalu setelahnya, dia membutuhkan tingkat kompetitif untuk melakukannya. Kami percaya padanya, dan cepat atau lambat, itu tak akan menjadi masalah,” jelas Mourinho.

 

Comments

Loading...