OUR NETWORK

Alasan Kenapa Andreas Pereira Selalu Jadi Starter Manchester United

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menggambarkan peran Andreas Pereira pada konfersi pers pasca pertandingan setelah bermain imbang dengan Aston Villa. Sebelumnya, Pereira sempat dikritik atas penampilannya yang kurang berkontribusi bersama Setan Merah. Namun, Solskjaer justru menegaskan jika Pereira sebenarnya sudah bermain baik sepanjang waktunya di tim utama United.

Pemain asal Brasil itu memulai pertandingan Liga Premier-nya yang ke-12 di musim ini dengan melawan Aston Villa di Old Trafford. Tapi United tampil tidak terlalu memukau di pertandingan ini, dan merupakan kesalahan bagi mereka membiarkan pemain Villa seperti Jack Grealish tampil luar biasa, yang juga akhirnya membuat mereka kehilangan tiga poin lagi karena pertandingan berakhir dengan hasil imbang 2-2.

Beberapa pengamat United kemudian melampiaskan kekecewaan mereka sepenuhnya pada penampilan Pereira. Mantan pemain yang pernah dipinjamkan ke Valencia ini dinilai tidak berperan penuh untuk tim, apalagi setelah gagal menjadikan umpan yang ia buat sebagai asis untuk Marcus Rashford karena gol yang terjadi dianggap sebagai gol bunuh diri Tom Heaton.

Di satu sisi, sebenarnya Solskjaer kerap memainkan Pereira sebagai playmaker atau pemain sayap kanan selama musim ini. Akan tetapi, dengan cedera Scott McTominay, Paul Pogba dan Nemanja Matic, membuat Pereira harus ditarik ke lini tengah. Oleh sebab itu, Solskjaer memberikan alasan dibalik peran Pereira di tim utama United –meski di sisi lain ia mengakui bahwa ia harus segera mendapatkan opsi pemain yang lebih berpengalaman di lini tengah.

“Andreas Pereira selalu membaik setiap saat. Dia adalah pemain muda yang bekerja keras setiap hari dan dia selalu meningkatkan permainannya. Dia memainkan beberapa pertandingan musim ini. Saya mengakui bahwa, kurang lebih, posisinya yang sekarang adalah seorang gelandang serang. Tapi, ketika Anda kehilangan tiga orang pemain lini tengah seperti Nemanja, Paul dan Scott, Andreas harus menutupi peran itu dan dia sudah melakukan pekerjaan itu dengan baik,” tutur Solskjaer dikutip dari MEN Sports.

Di laga melawan Aston Villa, United secara singkat sempat memimpin papan skor melalui sundulan Victor Lindelof pada menit ke-64, sebelum akhirnya Tyrone Mings melakukan tendangan voli untuk menjadikan skor berakhir dengan hasil imbang. Dengan hasil ini, pasukan Setan Merah kembali gagal meraih kemenangan, dan sejauh ini, mereka hanya berhasil menang empat dari 14 pertandingan liga mereka di musim ini.

Maka secara total Ole Gunnar Solskjaer hanya memiliki rasio menang 48 persen dari 50 pertandingannya. Menyikapi hal ini, manajer asal Norwegia itu tampak sedikit merenung, dan mengatakan bahwa timnya memang sulit mengatasi jalannya pertandingan, termasuk saat melawan Aston Villa. Menurutnya, United saat ini adalah tim muda, yang butuh kemistri lebih dalam lagi untuk mendapatkan hasil maksimal di setiap pertandingannya.

“Babak pertama (di laga melawan Aston Villa), sepertinya kami tidak bisa mengatasi jalannya pertandingan setelah kebobolan satu gol di menit awal. Tetapi ketika kami kebobolan gol secepat itu di Old Trafford, kami punya banyak waktu untuk kembali ke permainan. Ya, hanya saja kami tidak memaksimalkan hal itu dengan sangat baik, dan beruntung kami setidaknya mendapatkan hasil imbang,” ungkap Solskjaer sembari merenung.

“Babak kedua, kami bermain lumayan bagus, dan kami memberi tekanan pada mereka (Aston Villa) dengan menciptakan peluang. Mereka juga memiliki permainan yang baik dengan penampilan Grealish, tapi kami lebih menciptakan banyak tekanan daripada babak pertama. Secara keseluruhan, sebenarnya kami tidak pantas mendapat hasil imbang. Terutama setelah babak pertama.”

“Yang jelas, kami adalah tim yang masih muda. Saya tidak ingin menggunakan itu sebagai alasan, karena kami adalah United. Kami hanya ingin berlari dari situasi ini, dan segera menemukan titik balik setelah kami menjalankan tiga atau empat pertandingan. Saya rasa, para pemain masih belum mampu meraih hasil positif secara maksimal. Oleh karena itu, kami hanya harus memastikan setidaknya kami sudah melakukan semuanya sekarang.”

 

Sumber: Manchester Evening News

Comments

Loading...