OUR NETWORK

30 Juta Pounds Untuk Jude Bellingham

Pada pertengahan Februari 2019 lalu, FourFourTwo merilis 50 nama remaja yang paling menjanjikan dalam sepakbola Inggris saat ini. Pada daftar tersebut, terselip nama Jude Bellingham pada urutan ke-49. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Jude karena saat itu dirinya baru berusia 15 tahun.

Kurang dari setahun setelah rilis dari FourFourTwo tersebut, nama Jude kembali mencuri pemberitaan. Topiknya kali ini adalah bursa transfer. Si pemain dikait-kaitkan dengan Manchester United yang dikabarkan siap untuk memboyongnya dari St Andrews Stadium untuk bermain di Old Trafford.

Kurangnya kedalaman skuat karena cedera dan inkonsistensi membawa sebuah masalah tersendiri bagi Manchester United. Selain itu, mereka juga sedang dihadapkan dengan tuntutan para penggemar yang menginginkan adanya investasi berupa pemain baru sekaligus meminta jawaban dari manajemen yang mengaku siap membantu Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan pemain-pemain yang diinginkan. Namun, tidak ada satu pun nama yang datang hingga bursa transfer menyisakan waktu satu minggu lebih sedikit.

Memang ada beberapa nama yang dikait-kaitkan dengan United untuk direkrut pada bulan Januari ini. Yang pertama sudah pasti Bruno Fernandes. Akan tetapi, sosok pria asal Portugal ini tampaknya tidak akan datang pada bulan ini karena berbagai permasalahan yang menyangkut besarnya dana si pemain. Lepas dari Bruno, masuklah nama Jude Bellingham. Penampilan apik bersama Birmingham City pada musim ini membuat United tertarik dan siap mengeluarkan uang 25 juta pounds. Dua hari berselang, Sky Sports merilis berita kalau kubu Setan Merah siap menaikkan tawaran menjadi 30 juta pounds.

Banyak yang merasa gembira ketika membaca rumor ini. Mereka merasa yakin kalau Jude jauh lebih muda didatangkan ketimbang Bruno Fernandes. Namun melihat uang yang begitu banyak untuk disiapkan United, timbul sebuah pertanyaan. Apakah seorang Jude pantas dihargai semahal itu?

Menolak Naik Tingkat Karena Tim Cadangan

Nilai 30 juta pounds (538 miliar rupiah dengan memakai kurs sekarang) dalam bursa transfer saat ini mungkin sudah tergolong kecil jika dibandingkan satu atau dua dekade lalu. Namun, angka ini tetap tergolong besar untuk ukuran transfer yang melibatkan pemain muda. Apalagi untuk pemain yang belum satu musim mencuat bersama tim utama layaknya Jude.

Usia Jude saat ini baru 16 tahun. Ia juga baru musim ini masuk tim utama Birmingham City. Pengalamannya jelas belum terlalu banyak karena musim 2019/2020 adalah kali pertama ia mengenyam dunia sepakbola profesional setelah naik tingkat dari tim U-23 Birmingham. Alasan ini yang membuat banyak penggemar United mempertanyakan kalau ternyata rumor ini benar adanya mengingat United cukup enggan mengeluarkan uang dua kali lipat lebih banyak untuk membeli Bruno yang pengalaman serta statistiknya jauh lebih banyak dibanding Jude.

“Klub ini siap membayar 30 juta pounds untuk anak berusia 16 tahun dengan pengalaman baru bermain di Championship setengah musim ketimbang membayar 60 juta pounds untuk Bruno. Betapa brengseknya orang-orang yang menjalankan klub ini,” tutur akun @UtdJL.

Sementara akun @UnitedPeoplesTV mengungkapkan, “Bisakah kita berhenti melihat bocah 16 atau 17 tahun sebagai pilihan yang layak untuk tim saat ini? Lingkungan United saat ini adalah lingkungan yang penuh tekanan untuk pemain muda, termasuk bagi Hannibal Mejbri (pemain akademi United). Meminjamkannya kembali akan menjadi opsi terbaik jika klub ini benar menginginkan Bellingham. Biarkan dia terus tumbuh di sana,” tuturnya.

“Anda bisa mengeluarkan uang 30 juta pounds untuk pemain berusia 16 tahun dari Championship, ketika Anda tidak pernah memainkan Angel Gomes yang berusia 19 tahun dan tidak bisa menemukan kata sepakat senilai 67 juta pounds untuk Bruno Fernandes,” kata akun suporter United terkenal, The United Stand.

United memanfaatkan kesulitan keuangan Birmingham untuk bisa mendapatkan Jude. Menurut Evening Standard, opsi peminjaman menjadi pilihan yang realistis bagi United. Membiarkan Jude berkembang beberapa musim sebelum kemudian ditarik United saat pengalaman dan usianya sudah cukup matang. Meski begitu, Solskjaer tidak menutup kemungkinan kalau Jude langsung dibawa ke tim utama Manchester United.

Dilansir dari The Athletic, Mike Phelan adalah orang yang menyukai permainan Jude. Pada pertengahan Desember lalu, ia menyaksikan pemain kelahiran Stourbridge ini bermain melawan West Bromwich Albion. Ia menjadi salah satu pemain yang tampil bagus meski pada akhir pertandingan WBA yang justru keluar menjadi pemenang.

Jude sendiri sebenarnya sempat menolak tawaran untuk bermain di klub-klub Premier League. Pasalnya, ia takut kalau namanya hanya dimainkan untuk laga-laga antara tim U-23. Hal ini tidak lepas dari jarangnya tim Premier League memberi tempat untuk pemain semuda dirinya.

Kita tentu masih ingat kasus mantan pemain West Ham United, Reece Oxford yang masuk tim utama The Hammers pada usia 16 tahun. Namun seiring berjalannya waktu, ia kesulitan untuk mengikuti kerasnya permainan Premier League yang membuatnya kesulitan berkembang hingga akhirnya terdampar di klub Jerman, Augsburg.

Hal ini yang mungkin membuat Jude enggan buru-buru naik tingkat dan tidak mau mengorbankan apa yang baru saja ia dapat sekarang ini. Ia merasa kalau ada baiknya tetap tinggal bersama Birmingham City yang sudah memberikan kesempatan bermain di kompetisi sekelas Championship alih-alih turun ke ajang Premier League 2.

“Saya ada perasaan kalau Jude akan tetap di Birmingham. Dia sudah bermain lebih dari 20 pertandingan untuk kami dan itu punya nilai yang sangat berharga dalamposisi saya sebagai seorang pelatih kepala. Saat ini, Jude masih fokus pada pekerjaannya dan belum pernah melihatnya merasa terganggu dengan apa pun,” kata Pep Clotet, manajer Birmingham.

***

Hingga tulisan ini dibuat, Jude sudah mengumpulkan 26 penampilan dan mengemas empat gol. Posisi aslinya adalah seorang gelandang tengah. Namun, dalam beberapa kesempatan, ia juga kerap bermain sebagai seorang pemain sayap di sisi sebelah kiri. Pada November 2019 lalu, ia mendapat gelar berupa EFL Young Player of the Month.

Ole Gunnar Solskjaer pernah mengungkapkan kalau mereka akan lebih hati-hati dalam mengeluarkan uang untuk membeli pemain baru. Janji ini yang musti harus ditepati oleh Ole selaku manajer serta Ed Woodward dan Matt Judge selaku yang mengurus pembelian pemain. Jangan sampai mereka kembali mengulangi kesalahan yang sama yaitu gagal mendapatkan performa terbaik dari para pemain yang dibeli mahal oleh mereka.

Comments

Loading...