OUR NETWORK

Tinjauan Pekan Kesepuluh Premier League 2017/2018

Premier League akan memasuki pekan ke-11 akhir pekan nanti. Itu berarti, kompetisi yang sekarang berusia 25 tahun tersebut akan memasuki sepertiga kompetisi. Akan ada dua Big Match yang akan berlangsung pada pekan ke-11 yaitu Manchester City menjamu Arsenal, dan Manchester United yang akan bertandang ke Chelsea.

Namun sebelum kita memasuki pekan ke-11, ada baiknya kita melihat sedikit momen-momen apa saja yang terjadi pada pekan ke 10 lalu. Berikut diantaranya.

Pekan Sulit Tim Elit

Pekan lalu menjadi pekannya klub-klub elit yang berada di posisi lima teratas klasemen sementara. Mereka semua meraih kemenangan meski diraih dengan skor tipis. Manchester City hanya meraih kemenangan 3-2 di kandang WBA. Sementara Chelsea hanya sanggup mencetak satu gol ketika meraih kemenangan di markas Bournemouth. Rival Chelsea, Arsenal juga harus susah payah ketika menekuk Swansea City di partai ke-800 Arsene Wenger di Premier League.

Dua tim lain bahkan saling sikut pada pekan kesepuluh lalu. Manchester United menang 1-0 ketika melawan Tottenham Hotspur. Satu-satunya gol dicetak Anthony Martial. Hasil ini tidak mengubah posisi mereka di klasemen sementara karena sama-sama meraih kemenangan.

Dramatis di Selhurst Park

Kandang Crystal Palace mempertemukan dua tim yang sedang sakit musim ini. Si pemilik stadion menjamu West Ham United yang hanya sekali menang dari enam laga terakhir. Laga ini terkesan berat sebelah ketika tim tamu sudah unggul dua gol melalui Javier Hernandez dan gol indah Andre Ayew.Si Elang baru bisa memperkecil kedudukan melalui penalti Luke Milivojevic.

Ketika laga sudah memasuki menit 90+7, Julian Speroni memberikan bola kepada Fosu Mensah yang diteruskan kepada Townsend. Bola kemudian diberikan kepada Loftus Cheeck yang diumpan ke arah Wilfried Zaha. Setelah mencari ruang tembak, pemain Pantai Gading ini melepaskan sepakan mendatar yang mengecoh Joe Hart untuk menyelamatkan wajah Palace. Gol ini sendiri mengundang kontroversi karena tambahan waktu yang diberikan wasit Robert Madley hanya enam menit.

Keras di Hawthorns

Jika laga dramatis terjadi di London maka lain dengan apa yang terjadi di The Hawthorns, markas Watford. Selain tuan rumah yang takluk 0-1 melalui kaki Darren Fletcher, sorotan juga mengarah kepada keributan antar pemain yang terjadi pada lima menit terakhir. Kejadian pertama melibatkan Abdoulaye Doucore dan Mame Biram Diouf. Mereka memperebutkan bola yang berujung dengan senggolan yang terjadi antar kedua pemain.

Keributan semakin pecah ketika kaki Troy Deeney bertabrakan dengan Joe Allen. Tidak terima dengan aksi Allen, Deeney datang dan mencekik Allen. Ryan Shawcross yang berusaha melerai justru didorong oleh Deeney. Anehnya kedua pemain yang terlibat hanya diganjar kartu kuning oleh wasit Michael Oliver.

Rubah Kembali Berlari

Setelah kekosongan jabatan selama hampir dua pekan, Leicester City resmi menunjuk Claude Puel sebagai manajer anyar The Foxes pada Rabu (25/10). Ujian bagi eks pelatih Monaco ini langsung hadir ketika mereka menjamu Everton, sesama tim papan bawah.

Puel akhirnya berhasil melewati laga pertamanya dengan kemenangan 2-0. Gol dari Jamie Vardy dan Demarai Gray membuat Si Rubah meraih tripoin keduanya secara beruntun. Hasil ini membawa juara Premier League 2015/2016 ini merangkak naik ke posisi 11 klasemen sementara.

Merseyside Biru Makin Terpuruk

Kekalahan yang diraih Everton atas Leicester membuat posisi mereka semakin terpuruk. Mereka masih terjebak di posisi ke 18 dengan hanya mengumpulkan delapan poin. Selain itu, mereka sudah kemasukan 20 kali alias yang terbanyak kedua setelah Crystal Palace. Hasil yang diraih sejauh ini membuat Everton musim 2017/2018 serupa dengan tim pada musim 1994/1995. Mereka saat itu juga terpuruk di papan bawah dan baru memastikan aman dari degradasi pada pekan terakhir.

Comments