in

25 Pemain Terbaik Premier League (1)

Sepanjang sejarahnya, Premier League dikenal sebagai gudangnya para pemain terbaik dunia. Lebih dari separuh negara di dunia pernah menyumbangkan pemainnya untuk kompetisi terbaik Inggris tersebut.

Jika pada bulan sebelumnya, penulis memilih 25 momen terbaik sepanjang masa Premier League. Kali ini, masih dalam merayakan 25 tahun kompetisi Premier League, penulis mencoba untuk memilih 25 pemain terbaik yang pernah bermain di Premier League. Pada bagian pertama terdapat lima nama pemain yang mengisi posisi 25 hingga 21.

  1. Matt Le Tissier

Pemain bertinggi 187 sentimeter ini dikenal sebagai playmaker terbaik yang pernah dimiliki oleh sepakbola Inggris. Ia pandai dalam mengolah bola dan mampu membangun serangan dari lini pertahanan.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pemain yang sangat tajam. Tercatat 161 gol dibuat dalam 15 tahun karirnya di kompetisi liga. Ia juga sangat loyal mengingat ia hanya memperkuat satu klub saja yaitu Southampton.

Pada musim 2000/2001, Le Tissier menjadi pencetak gol terakhir dalam pertandingan perpisahan stadion The Dell. Satu-satunya penghargaan tertinggi yang pernah diraih oleh Le Tissier adalah ketika dirinya dianugerahi Pemain Muda Terbaik versi PFA pada musim 1989/1990.

  1. Andy Cole

Premier League pernah mempunyai striker tajam dalam diri Andy Cole. Pemain kelahiran Nottingham ini langsung menggebrak Premier League ketika ia menjadi top skor dengan 34 gol pada musim 1993/1994 bersama Newcastle United. Ketajamannnya inilah yang membuat ia direkrut oleh Sir Alex Ferguson pada Januari 1995.

Musim pertamanya berbaju Merah, Cole membuat rekor sebagai satu dari sekian pemain yang bisa mencetak lima gol dalam satu laga ketika United melawan Ipswich. Bersama Iblis Merah, Cole mencicipi banyak gelar termasuk lima medali Premier League.

Selain dua klub tersebut, jebolan akademi Arsenal ini memperkuat lima tim Premier League lain seperti Blackburn Rovers, Fulham, Manchester City, Portsmouth dan Sunderland

  1. Martin Keown

Semasa aktif, pria yang sekarang berusia 51 tahun ini dikenal sebagai bek tengah yang sangat tangguh. Ia sulit dilewati lawan-lawannya. Penampilannya juga terkadang tanpa kompromi sehingga sering membuat ia diusir oleh wasit.

Akan tetapi itu semua dilakukan karena ia ingin memberikan yang terbaik untuk Arsenal. Bersama Tony Adams, Lee Dixon, dan Nigel Winterburn, kuartet tersebut mampu memutus dominasi United pada 1998 dan langsung memberikan double winners pertama untuk Wenger. Selama 11 musim membela Meriam London, Keown memenangi tiga gelar Premier League di mana salah satunya diraih dengan status tidak terkalahkan.

  1. Teddy Sheringham

Semenjak masih memperkuat Millwall, Sheringham sudah dikenal sebagai striker yang tajam di depan gawang. Ketajamannya tersebut kemudian berlanjut ketika memperkuat Tottenham Hotspur pada 1992 hingga 1997.

Selama empat musim membela United, gol-golnya kerap menyelamatkan tim saat berada pada situasi sulit. Satu golnya pada final Liga Champions dan Piala FA pada 1999 mempertegas peran apik Teddy tersebut. Selain itu, performa mantan pemain Nottingham Forest ini tidak rapuh dimakan usia.

Terbukti ia mampu bermain hingga usia 41 tahun di level tertinggi. Ia juga memegang rekor penting seperti pemain tertua yang pernah bermain di Premier League, Pencetak gol tertua di Premier League serta pencetak hattrick tertua ketika ia memperkuat Portsmouth.

  1. Jammie Carragher

Siapa yang tidak kenal Jammie Carragher? Pria yang sekarang menjadi pundit untuk Sky Sports ini dikenal sebagai pemain yang mampu tampil di berbagai posisi. Meski dikenal sebagai bek tengah Liverpool, namun Carragher juga mampu bermain di posisi full back dan gelandang bertahan.

Ia bahkan pernah menjadi seorang striker ketika masih kanak-kanak. Ia juga memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi. Terbukti ia hanya memperkuat Liverpool sepanjang karirnya. Total ia mencatatkan 508 penampilan. Sayangnya catatan cemerlang tersebut tidak diikuti dengan gelar Premier League yang belum pernah diraihnya.

Facebook Comments
Loading...

Written by Ajie Rahmansyah

Ajie Rahmansyah

Penulis yang seumur hidupnya mencintai Manchester United dan Sepakbola