OUR NETWORK

21 Januari 2017: Tendangan Bebas Pemecah Rekor

Jalannya pertandingan pekan ke-22 Premier League musim 2016/2017 antara Stoke City melawan Manchester United sudah memasuki menit terakhir. United saat itu masih tertinggal 1-0 akibat Juan Mata mencetak gol bunuh diri. Demi memperpanjang status unbeaten saat itu menjadi 13 laga, Setan Merah terus menekan pertahanan Stoke. Sampai akhirnya mereka mendapat tendangan bebas di sisi sayap kiri tepat pada menit ke-94.

Itulah peluang terakhir yang harus dimaksimalkan oleh United. Wayne Rooney, yang mengeksekusi tendangan bebas tersebut, memilih untuk menembak langsung ke pojok sebelah kiri gawang Stoke yang tidak mampu dijangkau Lee Grant. Gol tersebut membuat skor berakhir imbang 1-1.

Bagi United, hasil pertandingan tersebut memang tidak terlalu spesial. Namun bagi Rooney, gol tersebut sangat penting bagi kariernya yang saat itu mulai meredup. Gol tersebut adalah golnya yang ke-250 bersama Setan Merah sekaligus memecahkan rekor Sir Bobby Charlton yang sudah bertahan selama 44 tahun.

“Momen yang sangat membanggakan bagi saya. Ini adalah perasaan yang sangat aneh karena kami menginginkan tiga poin tapi gagal mendapatkannya. Tetapi di sisi lain saya mendapatkan rekor itu dan sebuah kehormatan besar bagi saya mendapatkan prestasi yang begitu membanggakan,” kata Wazza, seperti dilansir dari ESPN. “Saya sudah berada sangat lama di klub. Saya sudah mencetak banyak sekali gol selama bertahun-tahun dan mendapatkan catatan tersebut adalah pencapaian yang sangat hebat.”

Dalam kurun kurang dari dua tahun, Rooney dua kali mengalahkan rekor Sir Bobby Charlton. Sebelumnya pada 8 September 2015, satu gol penaltinya ke gawang Swiss membuat Rooney melewati catatan Charlton sebagai pencetak gol terbanyak tim nasional dengan 50 gol.

“Rekor adalah rekor. Ini adalah rekor klub terbesar di Inggris dan salah satu yang terbesar di dunia. Sebelum dia, rekor itu milik legenda sepakbola Inggris. Sekarang Wayne (Rooney) sudah sah menjadi legenda,” kata Jose Mourinho.

Saat Rooney mencetak golnya ke-250, terlihat raut wajah Charlton yang sedikit merasa kecewa saat melihatnya langsung di Brittania Stadium. Akan tetapi, ia tetap memberi selamat kepada Rooney dan mengaku senang atas apa yang sudah dilakukan olehnya. Charlton merasa yakin kalau butuh waktu yang lama untuk memecahkan rekor pencetak gol terbanyak United kedepannya.

“Dia layak masuk buku sejarah. Dia benar-benar hebat untuk klub dan tim nasional. Sudah sepantasnya dia mendapat rekor tersebut. Sejak ia datang, saya sudah senang menyaksikannya bermain. Di usia yang ke-31, dia terus menunjukkan kalau dia masih bisa mencetak gol dan asis. Saya tidak bisa melihat siapa pun bisa mematahkan rekor ini untuk waktu yang lama,” kata Charlton.

Ucapan selamat juga datang dari Sir Alex Ferguson. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada Wayne atas sejarah yang sudah ia buat yaitu mematahkan rekor yang sudah bertahan lebih dari 40 tahun. Dia layak berada dalam buku sejarah klub hebat ini,” kata Sir Alex.

Rooney kemudian menambah tiga gol lagi hingga musim berakhir yang mengukuhkan catatan golnya ke angka 253 gol. Rooney membutuhkan 559 pertandingan untuk menjadi pencetak gol terbanyak klub. Jauh lebih baik dibandingkan Charlton yang membutuhkan 758 pertandingan hanya untuk mencetak 249 gol.

Tidak hanya mematahkan rekor klub dan tim nasional, Rooney juga mencetak beberapa rekor lain seperti pemain terbanyak yang mencetak gol dalam satu klub (183 gol), 11 musim berturut-turut mencetak lebih dari 10 gol dalam semusim, striker dengan asis terbanyak di Premier League (103 asis), serta pemain United yang paling sering mencetak gol di kandang lawan (90 gol). Rooney kemudian hijrah ke Everton pada musim panas 2017 sebelum akhirnya hijrah ke MLS untuk memperkuat DC United.

Comments

Loading...