OUR NETWORK

Berhasil Matikan Rashford dan Micki, Bek Kanan St. Etienne Ini Diincar United

Kemenangan Manchester United atas klub Ligue 1 Prancis, Saint-Etienne, di babak 32 besar Europa League pada Februari 2017 lalu, ternyata tidak hanya menghadirkan kisah pertemuan Pogba bersaudara dalam laga resmi di lapangan hijau. Selain pertarungan antara bintang anyar The Red Devils Paul Pogba dengan abang kandungnya Florentin Pogba di kubu lawan, juga ada cerita lain yang tersisa dari laga itu, yakni soal seorang pemain bernama Kelvin Malcuit. Dia adalah bek kanan milik Saint-Etienne yang mengawal ketat Henrikh Mkhitaryan dan Marcus Rashford sepanjang laga.

Pada leg kedua di markas sang lawan, Stade Geoffroy-Guichard, Malcuit mampu meladeni kecepatan Mkhitaryan dan Rashford, yang dikenal sebagai penggawa United dengan kecepatan lari di atas rata-rata pemain lain di Premier League Inggris. Hal itulah yang kemudian membuat juru taktik tim Setan Merah, Jose Mourinho, jadi tertarik padanya. Seperti dikutip dari Manchester Evening News, manajer asal Portugal itu terkesan dengan permainan Malcuit yang sangat fleksibel. Bahkan, Mourinho juga mengagumi kecepatan dan keberadaannya mengawal lini belakang Saint-Etienne dalam laga itu.

Tak sekadar terkesan dan mengagumi saja, rupanya pelatih berusia 54 tahun itu juga telah memerintahkan tim pengintai alias scout mereka untuk memantau penampilan Malcuit lebih lanjut di liga domestik. Kabar ini tentunya memantik rumor bahwa bek kanan yang masih berusia 25 tahun itu bisa mendarat di Old Trafford pada musim panas 2017 mendatang. Memang, bukan tak mungkin Malcuit bisa bergabung ke Theatre of Dreams di musim depan, jika dia bisa terus mempertahankan kualitasnya hingga akhir musim. Apalagi, Mourinho juga ingin memperkuat lini belakang timnya.

Sepanjang musim ini, hingga laga menjamu United pada 22 Februari 2017 lalu, seperti dikutip dari Whoscored, Malcuit hampir selalu dimainkan sebagai starter selama 90 menit pertandingan dalam 26 laga di semua kompetisi yang telah dijalaninya. Hanya sekali dia digantikan dalam laga Ligue 1 menjamu Guingamp pada 11 Desember 2016, dan sekali bermain cuma enam menit karena terkena kartu merah saat bertamu ke Nantes, juga di Ligue 1 pada 21 September 2016. Malcuit terkadang memang bermain cukup keras, makanya sejauh ini dia pun sudah mengantongi dua kartu merah.

Namun, kualitas pemain kelahiran Prancis berdarah Mauritania dan Maroko itu memang patut jadi perhatian. Pasalnya, musim ini Malcuit sudah mencatatkan tiga kali man of the match meski hanya bermain di lini belakang. Selain itu, dia juga cukup baik sebagai pengumpan, dengan hasil empat assist. Bleacher Report memang menyebut pemain ini juga bisa dipasang sebagai sayap pada posisi yang sedikit lebih maju ke depan. Apalagi, Malcuit juga punya modal kecepatan dan gaya bermain yang fleksibel, baik saat berada di belakang menjaga pertahanan maupun saat membantu serangan.

Jika pemain bernomor punggung 25 ini benar-benar didatangkan Mourinho, maka persaingan pada posisi bek kanan pun akan semakin ketat. Sejauh ini sudah ada Antonio Valencia yang mendapatkan banyak kepercayaan dari sang pelatih di musim ini. Selain itu, ada pula nama pemain Italia, Matteo Darmian, yang terpaksa tersingkir ke bangku cadangan. Tidak hanya itu saja, bakat muda Timothy Fosu-Mensah belakangan ini juga sudah mulai diberikan kesempatan, karena dikabarkan Mourinho lebih menyukai pemain 18 tahun ini untuk mengisi posisi bek kanan dibandingkan dengan Darmian.

Kepindahan Malcuit ke Old Trafford, juga jika benar-benar terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar dalam karirnya. Meski memulai karir profesional bersama klub raksasa Ligue 1, AS Monaco, di musim 2010/2011 silam saat masih berusia 19 tahun, namun setelah itu dia lebih banyak bermain di Championnat National dan Ligue 2, kompetisi kasta ketiga dan kedua Liga Prancis. Barulah di musim 2015/2016 saat dipinang Saint-Etienne, Malcuit mulai kembali bermain di Ligue 1. Pada musim debut itu pun dia tak langsung jadi pilihan pertama, karena hanya dimainkan dalam sembilan laga di liga.

Namun, keinginan Mourinho untuk memboyong Malcuit belum tentu juga bisa terwujud dengan mudah. Karena Saint-Etienne sendiri sudah pernah menolak tawaran 8 juta paun untuk bintangnya itu, seperti dilansir France Football pada Januari 2017, meski dua tahun lalu nilainya hanya 500 ribu paun saat dipinang. Jika pun siap membayar lebih, United juga harus bersiap dengan klub Premier League lain, West Ham United yang dikabarkan sudah siap untuk menawarkan dana sebanyak 10 juta paun untuk tanda tangan Malcuit pada musim panas 2017, seperti dilaporkan oleh Sky Sports.

Comments

Loading...