OUR NETWORK

Anderson Talisca, Incaran Lama Mou yang Kini Makin Bersinar

Lini depan Manchester United menjadi salah satu perhatian pelatih Jose Mourinho jelang dibukanya bursa transfer musim panas mendatang. Sektor ini memang cukup tangguh dengan kehadiran striker gaek Zlatan Ibrahimovic sejak awal musim 2016/2017 ini. United cukup beruntung mendapatkan penyerang tajam eks kapten tim nasional Swedia itu dari klub Ligue 1 Prancis Paris Saint-Germain tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, alias gratis. Namun, Zlatan sudah terlalu tua dengan usia 35 tahun saat ini untuk bertahan lebih lama, sehingga Mourinho tak bisa terus bergantung padanya.

Sedangkan permainan kapten Wayne Rooney sudah mulai menurun, sehingga kemungkinan besar akan hengkang pada musim panas nanti, setelah di bursa musim dingin lalu tak jadi pergi. Sementara pilihan lain di lini depan hanya ada dua penyerang muda, Anthony Martial dan Marcus Rashford, yang pastinya minim pengalaman.

Makanya, tidak heran jika belakangan ini banyak nama striker berkelas yang dikaitkan dengan tim Setan Merah. Namun, ada satu penyerang yang namanya belum terlalu mendunia, meski ternyata sudah sejak lama diincar oleh Mourinho. Dia adalah bomber muda asal Brasil milik klub Portugal Benfica, Anderson Talisca yang kini bermain bersama Besiktas di Turki.

Tak banyak yang tahu, rupanya pria yang akrab disapa Mou itu sudah mengagumi Talisca sejak 2014 lalu. Ketika itu sang calon bintang baru mendarat di Portugal pada Juli 2014, setelah dipinang Benfica dari klub kecil Brasil, Bahia. Nilai transfernya saat itu sebesar 4,75 juta euro jadi penjualan termahal Bahia.

Tak lama, Talisca pun menjalani debut, dan langsung mencetak satu gol. Ketajamannya terus berlanjut, hingga mencatatkan hat-trick pertamanya untuk Benfica pada September 2014, dan lalu sempat beberapa kali memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Liga Portugal musim 2014/2015.

Pada akhir musim, pemain yang juga bisa dipasang sebagai attacking midfielder dan winger ini pun mengemas sembilan gol dalam 32 penampilan di liga, dan total 11 dalam 44 pertandingan di semua ajang. Makanya, tidak salah jika Mourinho menyebut Talisca diinginkan banyak klub besar kala itu.

“Ada banyak tim Inggris, tim-tim hebat dan penting, yang menginginkannya,” ucap juru taktik asal Portugal tersebut, yang ketika itu masih menangani Chelsea, seperti dikutip dari The Sun. Apalagi, ketika itu usia Talisca yang kelahiran 1 Februari 1994 masih sangat belia, baru berusia 20 tahun.

Sekarang, sejumlah media massa, termasuk Turkish Football melaporkan bahwa Mourinho kembali menginginkan forward yang dipinjamkan ke Besiktas sejak awal musim 2016/2017 tersebut hingga dua musim ke depan. Menurut media Turki tersebut, tim scout alias pencari bakat dari Old Trafford sudah memantau penampilan pemain yang kini berusia 23 tahun itu saat membela Besiktas dalam lawatannya ke markas klub Ligue 1, Olympique Lyon di babak perempat final Liga Europa, Jumat (14/4/2017) dinihari WIB lalu. Meski mereka kalah 1-2 , namun Talisca sempat membuat satu assist.

“United diperkirakan telah berada pada antrian paling depan di antara para pelamar dari Premier League Inggris, dan Mourinho telah memuji bintang muda itu di masa lalu,” tulis The Sun pula dalam laporannya belum lama ini.

Bahkan, media Inggris itu pun mengklaim bahwa manajemen tim Setan Merah sudah siap untuk menyediakan dana demi menebus klausul pelepasannya mencapai 20 juta paun. Sementara, media Turki lainnya, Fanatik menyebut United juga siap untul menjual gelandang Juan Mata jika mereka sukses memboyong Talisca ke The Theatre of Dreams pada musim panas ini.

“Akibatnya, perginya Talisca dapat membuka jalan bagi Mata untuk bergabung dengan Besiktas sebagai penggantinya. Raksasa Turki tersebut kemungkinan besar ingin mendapat mantan bintang Valencia itu,” tulis Express dalam laporannya yang dikutip dari Fanatik.

Namun, United memang tak sendiri dalam perburuan pemain bernomor punggung ‘94’ ini. Pasalnya, ada Everton dan Liverpool juga yang tertarik untuk memiliki tenaganya. Bahkan, nama klub terakhir sudah mengincar Talisca sejak musim panas 2016, seiring dengan kedatangan manajer Jurgen Klopp yang tertarik padanya.

Nama Talisca memang sudah menjadi buah bibir di antara klub-klub Premeir League saat ini, setelah kesuksesannya dalam tiga musim di kompetisi Eropa. Bersama Benfica, dia sudah bermain dalam 76 laga dengan catatan 20 gol, dan berhasil membawa klub tersebut meraih treble winners domestik dua musim berturut-turut sejak kedatangannya. Sedangkan bersama Besiktas musim ini, dia pun berpeluang untuk jadi juara Liga Turki dan Liga Europa, dengan catatan pribadi 11 gol dalam 26 laga di semua kompetisi sejauh ini. Wajar jika banyak klub raksasa yang mengantri untuk meminangnya.

Comments