OUR NETWORK

24 Fakta Peter Schmeichel

Berikut kami sajikan fakta Peter Schmeichel:

  1. Peter Schmeichel terlahir dengan nama lengkap Peter Boleslaw Schmeichel.
  2. Peter Schmeichel lahir pada 18 November 1963 di Gladsaxe, Denmark.
  3. Peter Schmeichel memiliki tinggi 191 sentimeter dengan berat mencapai 100 kilogram pada masa jayanya. Ia sampai harus mengenakan jersey berukuran XXXL.
  4. Meski berposisi sebagai kiper, tapi Schmeichel berhasil mencetak 11 gol sepanjang kariernya, satu di antaranya dicetak bersama timnas.
  5. Schmeichel menjadi pemain dengan caps terbanyak di timnas Denmark dengan 129 pertandingan. Ia bermain di Piala Dunia 1998 serta tiga kompetisi Piala Eropa.
  6. Ia menjalani karier dari 1981 hingga 2003 dan berhasil meraih 24 trofi.
  7. Schmeichel mendapatkan penghargaan sebagai kiper terbaik di dunia versi IFFHS pada 1992, 1993, dan 2000. Berdasarkan IFFHS, Schmeichel masuk ke dalam 10 besar kiper terbaik pada abad ke-20.
  8. Ibu Schmeichel, Inger merupakan perawat, sementara ayahnya, Antoni, adalah musisi Jazz. Ia punya paspor Polandia sampai 1970 sebelum menjadi warga negara Denmark.
  9. Schmeichel mengawali karier sepakbolanya di Hoje-Gladsaxe. Pertandingan pertamanya hadir pada 7 Agustus 1972 di usia delapan tahun. Hebatnya, bersama tim tersebut ia menjalani pertandingan tak terkalahkan hingga dua setengah tahun.
  10. Kariernya mulai naik ketika ia direkrut BK Hero, kesebelasan dengan akademi sepakbola terbesar di Denmark.  Pada 1979, BK Hero merger dengan Gladsaxe BK dan mengganti namanya menjadi Gladsaxe-Hero BK. Di sana, Schmeichel naik ke tim senior.
  11. Schmeichel menikahi putri pelatih tim utama Gladsaxe, Svend Aage Hansen, bernama Bente. Di suatu pertandingan, Schmeichel bermain bagus dan Bente berlari ke lapangan lalu memeluknya. Setelah itu keduanya berpacaran lalu menikah.
  12. Schmeichel dipromosikan ke tim utama karena Gladsaxe sudah dipastikan terdegradasi ke Divisi Empat dengan sisa tiga pertandingan. Meski debutnya berakhir dengan kekalahan 0-1, tapi ia mendapatkan pujian dari koran lokal karena penampilannya.
  13. Schmeichel sempat menolak tawaran dari tim B 1903 karena ia menganggapnya membosankan.
  14. Schmeichel harus bermain bola sambil bekerja untuk menyambung hidup. Pekerjaan pertamanya adalah bagian pengecetak di pabrik tekstil. Namun, faktor keselamatan membuatnya resign. Ia lalu menghabiskan 12 bulan sebagai tukang bersih-bersih di rumah seorang jompo, sebelum akhirnya kerja di World Wildlife Fund.
  15. Bersama tim Hvidovre, Schmeichel mencatatkan 40 kebobolan dari 30 pertandingan, atau pertahanan terbaik kelima di liga. Namun, timnya tersebut tetap terdegradasi pada 1985, sebelum kembali ke divisi utama setahun kemudian. Sebelum musim 1987, Schmeichel direkrut tim kuat, Brondby IF.
  16. Permainan bagus Schmeichel membuatnya dipanggil timnas pada Mei 1987 di bawah pelatih Sepp Piontek. Ia terpilih ke dalam skuad Denmark di Piala Eropa 1988.
  17. Total, Schmeichel dan Brondby meraih empat gelar dalam lima musim. Puncaknya di Piala UEFA 1991 di mana Brondby mencapai semifinal.
  18. Bagusnya penampilan Schmeichel membuatnya direkrut Manchester United pada 6 Agustus 1991 senilai 505 ribu paun. Ia pun dianggap penawaran terbaik seabad oleh Alex Ferguson. Soalnya, Schmeichel tak terlalu dikenal di luar Denmark.
  19. Bersama United, Schmeichel main selama delapan tahun dan memenangi lima gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, satu Piala Liga, dan satu Liga Champions.
  20. Setelah kepergiannya, Manchester United sulit mencari pengganti setelah mendatangkan kiper macam Mark Bosnich, Massimo Taibi, Fabien Barthez, Tim Howard, Roy Carroll, sebelum akhirnya menemukan Edwin van der Sar.
  21. Pertandingan internasional terakhir Schmeichel terjadi pada 2001 di laga melawan Slovenia. Ia mencatatkan clean sheet di laga itu.
  22. Catatan clean sheet Schmeichel sungguh menawan: 42 persen di United!
  23. Schmeichel pensiun dari sepakbola pada April 2003.
  24. Schmeichel dikenal karena tubuhnya yang tinggi, besar, dan kuat, sehingga sulit ditembus. Hebatnya, ia punya refleks yang tak kalah baiknya serta pergerakannya yang juga atletis.

Comments

Loading...