OUR NETWORK

United vs Wolverhampton: Adu Jago Bruno dan Neto

Karier Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United memang belum terlalu lama. Meski begitu, dia sudah memiliki lawan favorit. Kesebelasan yang jumlah pertemuannya lebih banyak dari kesebelasan lain. Tim favorit itu adalah Wolverhampton Wanderers. Jelang penutup tahun 2020, keduanya akan bentrok di Old Trafford demi bisa kembali ke jalur kemenangan.

Pertemuan dini hari nanti akan menjadi pertemuan kedelapan Ole melawan Wolves. Sama dengan Chelsea, Wolves menjadi tim Inggris yang paling sering dilawan olehnya. Pertemuan nanti juga menjadi pertemuan ketujuh Ole melawan Wolves bersama Manchester United. Musim lalu, kedua tim ini bertemu hingga empat kali. Dua di Premier League dan dua pada Piala FA. Hasilnya, United meraih satu kemenangan dan tiga kali mendapat hasil imbang.

Meski rajin bertemu, namun Ole selalu kesulitan untuk meraih kemenangan melawan Wolverhampton. Kemenangan 1-0 pada musim lalu merupakan satu-satunya kemenangan yang bisa ia raih. Itu pun hanya terjadi pada ajang Piala FA. Sisanya, ia tiga kali seri dan tiga kali kalah (satu kekalahan diraih bersama Cardiff).

Kesebelasan asuhan Nuno Espirito Santo ini akan menjadi ujian bagi Ole. Setan Merah tidak hanya kesulitan meraih kemenangan, namun juga kesulitan untuk mencetak gol ke gawang Rui Patricio. Dalam enam pertemuan terakhir, United hanya membuat empat gol. Pertemuan terakhir di Old Trafford juga berakhir imbang tanpa gol.

Namun United kini punya senjata dalam diri Bruno Fernandes. Hasil 0-0 di Old Trafford musim lalu menjadi ajang perkenalan pemain Portugal tersebut sehingga perannya belum terlalu menonjol. Sekarang, Bruno sudah menjadi bintang bagi suporter United karena kontribusinya. Hanya dari 44 pertandingan bersama United, ia sudah terlibat dalam 42 gol (26 gol dan 16 asis).

“Terkadang, rambut saya bisa cepat rontok karena melihat dia dengan mudahnya membuat umpan-umpan yang sebenarnya begitu sulit menjadi lebih sederhana. Saya akan membiarkannya menjadi Bruno Fernandes seutuhnya dan bemain sesuai keinginannya,” kata Ole Gunnar Solskjaer.

Mantan pemain Sporting Lisbon ini merupakan nyawa United. Tidak jelas ada di posisi berapa United jika tanpa Bruno. Satu yang ditakutkan adalah kelelahan yang mendera si pemain mengingat ia nyaris terus bermain sepanjang musim.

Wolves Punya Neto

Penampilan tim tamu yang kurang baik bisa menjadi jalan bagi United untuk meraih tiga poin. Wolves sudah dua laga terakhir tidak pernah menang. Yang terbaru, mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur. Sedikitnya waktu istirahat juga bisa menjadi keuntungan bagi United mengingat Wolves melawan Spurs dimainkan pada Senin malam, sedangkan United bermain pada hari Sabtu.

Performa Wolves musim ini memang jauh lebih buruk dibanding musim lalu. Musim ini, mereka sudah enam kali menderita kekalahan dan terjebak pada posisi ke-11. Musim sebelumnya, mereka hanya kalah tiga kali. Posisi di klasemen pun bertolak belakang. Jika musim lalu, Wolves berada pada peringkat ke-5, maka musim ini mereka terjebak di urutan ke-11 dengan jumlah pertandingan yang sama.

Meski begitu, catatan ini tetap tidak akan membuat United bisa menang dengan mudah. Penampilan Wolves musim ini memang belum begitu baik, namun Wolves di musim ini menjadi kesebelasan yang begitu sulit diprediksi. Mereka bisa tiba-tiba menang dengan mengejutkan seperti yang mereka raih ketika melawan Arsenal dan Chelsea.

“Saat ini, kami menjadi tim yang tidak bisa diprediksi oleh lawan kami. Aspek itu tentu menjadi keuntungan bagi kami ketika di atas lapangan. Jika kami punya pemain yang tepat dan pemain yang serba bisa, maka kami bisa mengubah skema dengan tiba-tiba di atas lapangan,” kata Santo.

Musim ini, Santo mulai mencoba untuk meninggalkan kebiasaannya memainkan skema 3-4-3 atau 3-5-2. Dalam beberapa pekan terakhir, Wolves mulai bermain dengan formasi 4-2-3-1 atau bahkan 4-3-3. Formasi ini membuat mereka tampil lebih menyerang dan dominan dalam membuat peluang. Tiga dari empat pertandingan terakhur, Wolves lebih sering mengancam ketimbang lawannya.

Masalahnya, mereka belum memiliki pemain yang tepat seperti kata Santo sehingga tidak banyak peluang mereka yang bisa menjadi gol. Raul Jimenez masih belum bisa diturunkan setelah cedera kepala. Beruntung, Santo masih punya sosok lain yang bisa diandalkan yaitu Pedro Neto. Pemain Portugal berusia 20 tahun ini sudah membuat empat gol dan tiga asis. Ia sejauh ini mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jimenez. Menarik untuk melihat siapa yang akan memberikan kontribusi lebih banyak sekaligus membawa timnya meraih kemenangan.

Perkiraan Susunan Pemain

MANCHESTER UNITED: David de Gea, Axel Tuanzebe, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw, Scott McTominay, Fred, Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Anthony Martial, Edinson Cavani

WOLVERHAMPTON: Rui Patricio, Nelson Semedo, Conor Coady, Roman Saiss, Marcal, Ruben Neves, Joao Moutinho, Adama Traore, Dani Podence, Pedro Neto, Fabio Silva

Comments

Loading...