OUR NETWORK

Manchester United vs Bournemouth: Memperparah Performa Si Ceri

Aura positif sedang melingkupi Manchester United. Masuknya Ole Gunnar Solskjaer membangkitkan kembali keceriaan para suporter setia United dengan dua kemenangan yang sudah ia raih sejauh ini. Jelang tutup tahun 2018, Ole mengincar kemenangan ketiga secara beruntun saat United menghadapi Bournemouth akhir pekan nanti (30/12) di Old Trafford.

Tuan rumah tidak hanya sedang berada dalam tren yang positif, mereka juga diuntungkan dengan kembalinya para pemain yang sebelumnya absen karena cedera. Hal ini tentu menguntungkan mereka yang beberapa hari setelah pertandingan melawan Bournemouth akan menghadapi Newcastle pada pertandingan pada tahun baru.

“Kembalinya para pemain dari cedera adalah hal yang bagus karena kami akan menghadapi jadwal padat. Ada pemain yang bermain dalam dua laga yang telah saya mainkan dan mungkin akan ada rotasi yang akan kami lakukan di sana. Martial akan kembali, Lukaku dan Alexis akan kembali bugar usai pergantian tahun. Ini adalah kabar bagus untuk kami,” tuturnya saat konferesi pers pra-laga.

Menilik komentar Solskjaer, rotasi nampaknya akan kembali dilakukan pria asal Norwegia tersebut. Akan tetapi, rotasi yang dilakukan nampaknya tidak terlalu signifikan. Para pemain yang sebelumnya tidak bermain sejak awal seperti Ashley Young dan Ander Herrera kemungkinan akan kembali dimainkan.

Jika United mendapat kabar bagus, maka berbanding terbalik dengan lawan mereka. Bournemouth kehilangan kapten mereka Simon Francis karena mengalami cedera lutut parah ketika bertanding pada boxing day. Francis menyusul Lewis Cook, Adam Smith, dan Dan Gosling yang juga tidak akan bermain karena masalah serupa.

Tim tamu juga melewati pertandingan terakhirnya dengan kekalahan telak. Mereka dipermak habis Tottenham Hotspur 5-0. Kekalahan ini adalah yang ke-7 dari sembilan pertandingan terakhir mereka. Melihat penampilan mereka yang cenderung menurun dibandingkan awal musim, maka mencuri satu poin tentu menjadi misi realistis meskipun sulit karena dilakukan di stadion sebesar Old Trafford.

“Kekalahan ini menyulitkan kami karena kami sudah harus fokus pada laga selanjutnya meski kami belum pulih dari kekalahan sebelumnya. Kami kecewa, tapi kami harus cepat memulihkan diri. Laga berikutnya (vs United) akan datang dengan cepat dan kita harus fokus pada mereka. Itulah kunci kami berikutnya pada musim ini,” tutur Eddie Howe.

Selain tersendat, Bournemouth juga tidak punya rekor bagus ketika melawan United. Dalam tujuh pertemuan mereka di Premier League, The Cherries hanya memenangi satu laga yaitu saat keduanya pertama kali bertemu tiga tahun lalu. Selanjutnya, United cukup dominan dengan kemenangan terakhir yang mereka raih terjadi awal November lalu ketika Marcus Rashford membawa United meraih tiga poin di penghujung laga.

Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan bagi Bournemouth untuk mengejutkan United di rumahnya sendiri. Syaratnya adalah dengan memanfaatkan kelengahan dua pemain belakang United yang sejauh ini penampilannya masih inkonsisten. Situasi bola mati tentu harus dimanfaatkan mengingat 11 dari total gol mereka sejauh ini datang dari situasi tersebut. Angka ini hanya berselisih dua gol saja dari torehan United.

“Yang membuat kami berada pada posisi klasemen saat ini adalah karena kami tidak konsisten. Kami gagal mencatakan cleansheet, kami gagal karena tidak mencetak cukup banyak gol, kami kebobolan dalam dua skema bola mati di dua laga terakhir. Kami harus bisa kembali ke kebiasaan lama kami yaitu tidak kebobolan,” kata Solskjaer.

Kesempatan Lukaku

Apabila sudah fit 100 persen, Solskjaer sebenarnya layak untuk memaksimalkan sosok Romelu Lukaku. Bukannya tanpa alasan, Lukaku dikenal gemar membobol gawang kesebelasan yang bermarkas di Dean Court tersebut. Sepanjang kariernya, sudah delapan kali gawang Bournemouth merasakan ketajaman striker Belgia tersebut. Bournemouth adalah tim terbanyak kedua yang pernah dibobol Lukaku setelah West Ham United. Musim lalu, Lukaku mencetak dua dari tiga gol yang dibuat United ketika menghadapi Bournemouth. Catatan terbaik Lukaku ketika melawan Bournemouth adalah ketika ia masih memperkuat Everton pada musim 2016/17. Saat keduanya bertemu di Goodison Park, ia mencetak empat gol sekaligus membawa The Toffees menang 6-3 saat itu.

Perkiraan Formasi

MANCHESTER UNITED:

David De Gea, Ashley Young, Marcos Rojo, Victor Lindelof, Luke Shaw, Nemanja Matic, Ander Herrera, Paul Pogba, Jesse Lingard, Anthony Martial, Marcus Rashford

BOURNEMOUTH:

Asmir Begovic, Diego Rico, Steve Cook, Nathan Ake, Charlie Daniels, Junior Stanislas, Jefferson Lerma, Andrew Surman, Ryan Fraser, David Brooks, Callum Wilson

Comments