OUR NETWORK

Jose Mourinho Tentang Martial, Lindelof, dan Hasil Positif Melawan Everton

Manchester United kembali meraih kemenangan setelah dua hasil negatif yang diraih dalam sepekan terakhir. Bermain di stadion Old Trafford, anak-anak asuh Jose Mourinho sukses mengalahkan Everton dengan skor 2-1.

Duo Prancis menjadi bintang pada laga ini. Paul Pogba mencetak gol pertama memanfaatkan rebound dari penalti yang dia eksekusi sendiri. Mantan pemain Juventus ini kemudian memberi servis kepada Anthony Martial untuk mencetak gol kedua melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Seperti biasa, Jose Mourinho kembali mengeluarkan komentar-komentarnya mengenai pertandingan tersebut. Secara keseluruhan, ia nampak puas dengan hasil pertandingan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang masih menjadi sorotan pelatih 55 tahun ini.

Kinerja Terbaik Musim Ini?

“Tidak. Saya pikir kami bermain lebih baik ketika melawan Chelsea, terutama pada babak kedua. Laga melawan Newcastle juga istimewa. Babak pertama melawan Spurs juga fenomenal. Kami memiliki beberapa pemrmainan yang bagus dalam beberapa periode yang bagus. Saya rasa pertandingan ini tidak terlalu menarik karena hasilnya masih sangat meragukan sampai menit akhir. Tapi itulah konsekuensi yang harus kita terima dari gol yang kita derita dan konsekuensi dari segala peluang yang gagal, tapi saya setuju dengan Anda kalau kami tampil cukup solid.”

“Dalam periode di babak kedua, penampilan kami sebenarnya lebih dari solid. Saya pikir permainan kami indah, dan sukses membuat beberapa penguasaan bola. Bukan hanya tentang memegang bola melainkan juga menciptakan beberapa penguasaan bola. Saya pikir penampilan kami sangat bagus. Kami tidak butuh sepak pojok terakhir, karena kami khawatir tragedi melawan Chelsea kembali terulang.”

Apakah Sudah Sesuai dengan Manchester United yang Diinginkan Penggemar?

“Dari segi filosofi dan mentalitas, ya. Tapi klub ini bisa tampil lebih baik lagi.”

Magis Martial

“Saya rasa dia memiliki bakat alami yang masih sama seperti satu atau dua tahun yang lalu, tetapi dia meningkatkan cara berpikirnya tentang sepakbola, berpikir bagaimana berlatih dengan baik, dan berpikir mengenai perannya di dalam tim, jadi saya sangat senang dengan performanya hari ini. Dan bersama Luke Shaw, bocah yang mengalami peningkatan pada masa-masa sulit, masa-masa sulit bagi diri saya sendiri, karena saya ingin melihat sesuatu yang lebih banyak dari mereka dan saya membawa mereka sampai ke batas akhir. Tetapi pada saat ini, saya pikir dia mampu melakukan hal-hal yang tidak dapat dia lakukan sebelumnya, jadi saya benar-benar bahagia dengan Anthony.”

Misi yang Mustahil?

“Fred bermain bagus. Saya pikir tiga pemain tengah kami, Matic, Pogba, dan Fred, sama-sama bermain baik. Saya pikir di pertandingan lain, bahkan ketika Fred tidak bemain, kami tetap bisa mengendalikan pertandingan dengan baik. Bahkan saat melawan Chelsea, ketika kami bermain hanya dengan dua gelandang, kami berada dalam kontrol hebat dan membuat beberapa situasi yang membahayakan jadi saya pikir kami bermain sangat baik.”

“Sayangnya kami tidak sekokoh batu karang seperti yang saya inginkan. Beberapa tim bisa mencetak tiga gol hanya dari tiga peluang, mereka juga dapat menahan gempuran dan mempertahankan clean sheet sepanjang waktu. Bagi kami, menjaga gawang agar tidak kebobolan adalah sesuatu yang mustahil bahkan dengan kiper fenomenal yang kami miliki dan mencetak gol juga menjadi pekerjaan sulit. Anda bisa melihat hal itu pada laga ini.”

Segalanya Tidak akan Pernah Mudah

“Anda akan selalu memiliki momen-momen sulit. Anda melihat Everton. Everton tidak di atas kertas, dan saya tidak berpikir mereka yakin kalau di akhir kompetisi mereka bisa sampai di empat besar. Tetapi melihat potensi mereka, mereka mampu bermain baik di sini dan berjuang untuk meraih poin dengan cara mereka, jadi setiap pertandingan akan terasa sulit.”

Lindelof Kembali Bermain Baik

“Dia bermain semakin baik. Dia membaca permainan dengan baik, dia cepat, tidak banyak mengandalkan fisik, tapi dia bermain agresif daripada saat dia masih beradaptasi dengan gaya permainan yang berbeda, yaitu Liga Primer. Musim kedua di klub, dia sudah menunjukkan perkembangan yang lebih baik.”

Comments

Loading...