OUR NETWORK

Empat Hal Menarik dari Pertandingan LASK vs Manchester United

90 menit yang sempurna. Begitulah kata Ole Gunnar Solskjaer ketika menyikapi hasil antara LASK melawan Manchester United. Pada pertandingan tersebut, Setan Merah menang telak dengan skor 5-0. Kelima gol masing-masing dicetak oleh Odion Ighalo, Daniel James, Juan Mata, Mason Greenwood, dan Andreas Pereira.

Hasil ini membuat langkah United untuk melaju ke babak delapan besar menjadi lebih ringan. United kini tinggal mengalihkan fokus ke Premier League yang saat ini sedang bersiap memasuki masa-masa krusial menuju akhir musim.

Berikut adalah beberapa hal menarik dari pertandingan yang harus digelar tanpa penonton akibat virus Corona tersebut.

United Tanpa Cela

Melihat jomplangnya kualitas kedua kesebelasan, maka tidak kaget rasanya jika United berhasil menang telak. Pada pertandingan kemarin, bola selalu lebih banyak dikuasai oleh penggawa Setan Merah dibandingkan pemain tuan rumah. Tercatat, United menguasai bola sebanyak 57%. Dominasi United juga terlihat dari jumlah sepakan mereka yang mencapai angka 22 dengan 10 diantaranya mengarah ke gawang.

LASK bukannya tanpa ancaman. Setelah tertinggal dua gol, mereka mencoba menekan United dengan menambah beberapa pemain yang bertipe menyerang seperti Husein Balic, Stefan Haudum, dan Marko Raguz. Mereka berhasil beberapa kali mengirimkan bola ke kotak penalti United, namun umpan-umpan mereka mudah sekali terbaca. Selain penampilan solid lini belakang, penyelesaian akhir pemain LASK juga sangat buruk. Mereka membuat sembilan sepakan namun tidak ada yang membahayakan Sergio Romero.

Daniel James Pecah Telur

Perayaan emosional terlihat jelas dari wajah Daniel James. Ada teriakan kelegaan yang hadir setelah ia mencetak gol kedua pada menit ke-58. Gol itu tidak hanya menambah koleksinya menjadi empat pada musim ini melainkan juga memutus puasa golnya yang sudah berlangsung selama 32 pertandingan.

Penggawa asal Wales ini menggila pada awal-awal kompetisi dengan mencetak tiga gol dari empat pertandingan pertama. Namun gol melawan Southampton, adalah kali terakhir ia mencetak gol sebelum mandul dalam 32 laga berikutnya. Performanya bahkan terus mendapat kritik terutama soal kemampuan crossing dan pengambilan keputusannya yang masih asal-asalan. Semoga saja gol ini kembali meningkatkan kepercayaan diri James pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Ighalo Bikin Galau

Odion Ighalo kembali menunjukkan kalau dirinya bisa diandalkan meski statusnya hanya sebagai pemain pinjaman. Mengisi posisi Anthony Martial yang masih cedera setelah menabrak tiang pada derby Manchester, ia kembali mengakhiri laga dengan membawa gol. Satu golnya pada babak pertama memecahkan kebuntuan United yang sebelumnya kesulitan mengalahkan penjaga gawang Alexander Schlager.

Proses golnya juga sangat baik. Menerima bola kiriman dari Bruno Fernandes, Ighalo menimang-nimang bola terlebih dahulu agar bisa berada di kaki terkuatnya yaitu kaki kiri sebelum melepaskan sepakan keras yang membuat Schlager tidak bergerak. Kini, Ighalo sudah mencetak empat gol dari tiga kesempatan ia bermain sejak menit pertama.

Tidak hanya mencetak gol, Ighalo juga menjadi man of the match versi Manchester United. Berkat penampilan apiknya sejauh ini, banyak penggemar United yang ingin pemain asal Nigeria ini diberi kontrak permanen. Mereka merasa kalau Ighalo memiliki atribut permainan yang jauh lebih baik dari Romelu Lukaku meski jumlah golnya masih kalah dari penggawa Belgia tersebut.

Bagaimana Nasib Kedepannya?

Kemenangan 5-0 melawan LASK mempermudah jalan United untuk melaju ke delapan besar. Pada leg kedua, mereka akan berganti menjamu wakil Austria tersebut. Sulit rasanya untuk melihat gawang United dibobol enam kali oleh mereka pada leg kedua.

Meski begitu, hasrat United untuk bermain di delapan besar atau bahkan menjuarai turnamen ini bisa terhenti. Hal ini tidak lepas dari pertimbangan UEFA yang berniat menunda sisa kompetisi Liga Champions dan Liga Europa akibat penyebaran virus Corona.

Penyebaran virus ini semakin mengerikan setiap harinya dan mulai menyerang tokoh-tokoh penting termasuk atlet. Setelah Daniel Rugani dan dua penggawa Hannover 96, kini giliran Callum Hudson Odoi (pemain Chelsea) dan Mikel Arteta (manajer Arsenal) yang positif Corona. Arsenal dan Chelsea sendiri bahkan sudah mengisolasi pemainnya dan pertandingan mereka akan mengalami penundaan.

Beberapa laga kompetisi Eropa pun ditunda untuk sementara seperti pertandingan Real Madrid vs Manchester City dan Juventus vs Olympique Lyon. Selasa (17/3) depan, otoritas tertinggi sepakbola Eropa tersebut akan melakukan rapat dengan perwakilan 55 federasi negara anggota, direksi Asosiasi Klub Eropa, direksi European League, dan perwakilan FIFPro untuk membahas kelanjutan kompetisi domestik, kompetisi Eropa, dan Euro 2020. Akan sangat merugikan bagi United jika Europa League musim ini ditunda atau bahkan dibatalkan karena mereka menargetkan untuk meraih gelar juara pada kompetisi ini.

Comments

Loading...