OUR NETWORK

Lima Alternatif Pengganti Odion Ighalo

Ada kabar baik dari perkembangan nasib seorang Odion Ighalo di Manchester United. Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan kalau Setan Merah tetap berada dalam pembicaraan untuk melanjutkan kerja sama dengan striker Nigeria tersebut. Setidaknya sampai musim 2019/2020 benar-benar berakhir.

Sebelumnya, muncul rumor kalau United tidak bisa memperpanjang masa pinjaman Ighalo karena Shanghai Shenhua, selaku klub pemilik si pemain, menginginkan Ighalo langsung kembali ke Cina setelah masa peminjaman berakhir akhir bulan Mei nanti. Shenhua sendiri tidak main-main untuk mempertahankan Ighalo. Mereka bahkan siap memberikan 400 ribu paun jika Ighalo mau memperpanjang kontraknya selama dua tahun di sana. Inilah yang membuat Ole menyebut kalau negosiasi masih berjalan dengan alot.

Jika tidak kunjung menemui kesepakatan, maka Ighalo harus kembali ke Cina pada minggu ini mengingat ia masih punya kontrak di Shanghai Shenhua hingga 2022. Inilah yang membuat United menjadi dilema ketika masuk dalam bursa transfer nanti karena harus mencari striker tambahan.

Menurut Manchester Evening News, Ole sudah memiliki prioritas yaitu mendatangkan Jadon Sancho. Akan tetapi, ada potensi kalau Ole akan mencari striker jika Ighalo pergi mengingat United membutuhkan seorang penyerang yang bisa memberikan warna baru pada permainan mereka di lini depan.

Berikut adalah beberapa opsi pengganti Ighalo yang bisa mereka pertimbangkan untuk direkrut. Para pemain ini rata-rata sudah berumur dan bisa dikontrak setidaknya untuk jangka waktu yang pendek.

Salomon Rondon

Salomon Rondon. (Foto: Premier League)

Sama seperti Ighalo, Rondon juga saat ini sedang berkompetisi di Liga Super Cina bersama Dalian Yifang. Pada kompetisi 2019 lalu, ia membuat lima gol dari 11 penampilan yang sudah ia mainkan. Nama Rondon bisa menjadi alternatif yang bagus mengingat ia punya fisik sekokoh Ighalo dan merupakan pemain depan dengan tipikal seorang target man.

Rondon juga punya pengalaman yang cukup banyak di Premier League karena pernah bermain untuk West Brom dan Newcastle United serta telah mencetak 35 gol di kompetisi tersebut. Namun, yang akan menjadi masalah bagi United adalah harga transfernya yang mungkin terlalu tinggi untuk ukuran pemain 30 tahun ke atas mengingat ia masih punya kontrak di sana hingga 2022. Merekrut sebagai pemain pinjaman layaknya Ighalo mungkin bisa menjadi opsi.

Edinson Cavani

Melihat dari jumlah gol dan profil pemain, maka Edinson Cavani bisa menjadi pilihan yang tepat. 200 gol bersama PSG dan selalu mencetak lebih dari 20 gol sejak bersama Napoli menunjukkan betapa berbahayanya striker Uruguay ini di depan gawang lawan.

Namun menurut MEN, nama Cavani mungkin tidak akan dalam pertimbangan manajemen klub untuk direkrut meski kontraknya akan habis pada akhir Juni 2020 nanti. Selain ia sudah berusia 33 tahun, gaji mantan pemain Palermo ini juga sangat tinggi. Masalah lain datang dari kondisi fisiknya yang pelan-pelan mulai menurun akibat cedera. Musim ini saja ia baru membuat tujuh gol dan tempatnya di lini depan sudah tergusur oleh penyerang Amerika Selatan lainnya, Mauro Icardi.

Dries Mertens

Dries Mertens. (Foto: Transfermarkt)

Nama pemain Belgia ini cukup rajin mengisi daftar rumor transfer United beberapa musim terakhir. Namun, sama seperti Cavani, besar kemungkinan Mertens juga tidak akan direkrut oleh United lagi-lagi karena usianya yang sudah 33 tahun. Bahkan Mertens dikabarkan siap bertahan lebih lama bersama Napoli.

Mertens memiliki kelebihan dalam hal kecepatan. Catatan golnya juga sangat baik. Ia sudah membuat 121 gol dalam 309 penampilan. Pengalamannya di lini depan mungkin bisa membantu para pemain United yang lebih muda, namun kembali lagi usia yang sudah 33 mungkin akan membuat United tidak akan pernah meliriknya.

Joshua King

Joshua King. (Foto: Premier League)

Sebelum beralih ke Ighalo, United lebih dulu membuat pendekatan dengan Joshua King. Akan tetapi, usaha mereka gagal. Meski begitu, United belum mengakhiri usaha mereka untuk mendatangkan striker Norwegia tersebut ke Old Trafford.

King jelas bukan wajah baru bagi United. Dia adalah didikan dari akademi United dan menjadi pemain utama tim Reserves United ketika masih dilatih oleh Solskjaer. Kedekatan ini yang membuat United ingin sekali membawa King untuk pulang.

Usia King juga masih tergolong muda dibanding pemain lainnya yaitu 28 tahun. Setidaknya, United bisa menggunakan tenaganya tiga sampai empat tahun ke depan jika dia bisa didatangkan pada musim depan. Harganya juga tergolong murah seandainya Bournemouth terdegradasi pada musim ini.

Shane Long

Shane Long. (Foto: Premier League)

Pengalaman Shane Long akan sangat berguna bagi United mengingat sepanjang kariernya ia habiskan untuk bermain di Premier League dan Championship. Karakternya yang ulet dan pekerja keras juga bisa menjadikan Long sebagai pilihan alternatif bagi lini depan. Meski begitu, nama Long mungkin akan dipilih jika kandidat utama seperti Joshua King atau Edinson Cavani tidak bisa direkrut oleh United.

Comments

Loading...