in

Transfer Lukaku, Bentuk Balas Dendam Manchester United pada Chelsea

Transfer Romelu Lukaku dari Everton ke Manchester United bukan hanya membuat fans United tidak khawatir lagi dengan kepergian Zlatan Ibrahimovic, tapi juga seolah memberi pukulan bagi Chelsea. Sejak awal bursa transfer, sebenarnya transfer Lukaku lebih banyak dihubungkan ke Chelsea sementara United dihubungkan dengan Alvaro Morata. Namun United berhasil membajak Lukaku yang merupakan incaran utama Chelsea.

Lebih dari satu dekade ke belakang, United dan Chelsea memang pernah beberapa kali memperebutkan pemain meski tidak dalam satu waktu. Ceritanya tidak jauh beda, United dihubungkan dengan satu pemain dan pemain tersebut tertarik merapat ke Old Trafford. Namun, Chelsea tiba-tiba datang dan membajak pemain itu dari United. Hal ini terjadi terlebih karena kekuatan finansial yang dimiliki setelah Roman Abramovich datang.

Ketika Abramovich datang pada Juni 2003, Chelsea mulai membeli pemain-pemain dengan harga tinggi. Salah satunya adalah Damien Duff. Pemain asal Irlandia itu sebenarnya adalah seorang fans Manchester United dan Ferguson memang pernah tertarik mendatangkannya.

Mulai dari Damien Duff, Arjen Robben, hingga Petr Cech

Namun CEO klub saat itu, David Gill, merasa bahwa Duff tidak sepadan dengan harga yang dipatok oleh Blackburn Rovers. Gill juga merasa ia memiliki pemain cadangan untuk didatangkan jika gagal mendapatkan Duff. Akhirnya Duff bergabung dengan Chelsea yang saat itu diarsiteki oleh Claduio Ranieri dan menjadi pemain termahal klub saat itu dengan mahar 17 juta paun.

Setelah itu, Jose Mourinho datang dan Chelsea semakin sering membajak pemain buruan United. Arjen Robben, yang kala itu masih berusia 19 tahun pernah pergi ke London untuk menemui Sir Alex Ferguson dan tertarik untuk bergabung dengan United. Robben bahkan pernah mengunjungi Carrington pada paruh kedua musim 2003/2004. Namun kemudian Chelsea datang dengan tawaran lebih tinggi dan Robben merapat ke Stamford Bridge pada Juli 2004.

Beberapa tahun sebelumnya, kiper legendaris Chelsea, Petr Cech, sebenarnya sudah dipantau oleh Ferguson, tepatnya pada tahun 2001 ketika Cech masih berusia 19 tahun. Namun Ferguson merasa Cech belum mampu berkompetisi di Premier League. Cech kemudian bergabung dengan skuat Mourinho pada tahun 2004 dan Ferguson menyesali keputusan itu.

Membajak Michael Ballack dan Obi Mikel

Awalnya, Manchester United tertarik mendatangkan Michael Ballack dan John Obi Mikel yang diproyeksikan sebagai pengganti Roy Keane yang sudah menua. Pada musim panas 2005, kontrak Ballack tersisa satu tahun lagi bersama Bayern Munich. United dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Ballack pada akhir kontraknya.

Namun beberapa bulan kemudian Ferguson mengumumkan bahwa Ballack bukan pemain tepat sebagai pengganti Keane, tapi media menyebutnya itu hanya alasan karena akhirnya Ballack bergabung dengan Chelsea.

Kasus Obi Mikel bahkan lebih parah. April 2005, Mikel dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan United. Ia bahkan sudah menjalani sesi konferensi pers dengan menggunakan seragam United.

Namun, Chelsea mengklaim bahwa mereka memiliki kesepakatan dengan agen Mikel. Chelsea menyatakan bahwa mereka berjasa dalam karir Mikel yang pindah dari Nigeria ke Eropa dan berhak untuk mendatangkan Mikel pada suatu waktu.

Kontroversi tersebut bahkan sempat melibatkan FIFA. Akhirnya Mikel tetap bermain di klub Norwegia yang ia bela, Lyn, hingga musim panas 2006. Setelah itu, Chelsea, United, dan Lyn mengadakan pertemuan dan akhirnya sepakat Mikel bergabung dengan Chelsea.

Gerak Cepat Chelsea yang Memburu Eden Hazard dan Pedro Rodriguez

Bahkan bintang Chelsea saat ini, Eden Hazard awalnya pernah dihubungkan dengan United. Pada 2012 lalu, Ferguson memang mengagumi bakat yang ada pada pria asal Belgia itu. Ferguson bahkan pernah pergi ke Prancis untuk menonton Hazard secara langsung. Namun, Chelsea melakukan kontak dengan cepat dan Hazard sepakat untuk hijrah ke Chelsea.

Lalu yang terbaru, Pedro Rodriguez. Musim panas 2015 lalu, Pedro dikabarkan berniat hengkang dari Barcelona karena kurangnya menit bermain yang ia dapatkan. Ed Woodward dikabarkan telah terbang ke Barcelona untuk menyelesaikan proses transfer Pedro.

Namun, dua hari kemudian, Pedro terbang ke London untuk menjalani tes medis bersama Chelsea. Pedro diyakini bergabung bersama Chelsea karena Mourinho dan Cesc Fabregas yang membujuknya secara langsung untuk merapat ke Stamford Bridge.

Langkah Chelsea tersebut sebenarnya tidak dapat dikatakan licik. Mereka kerap memanfaatkan lambatnya negosiasi dari pihak United yang berhati-hati dalam mengeluarkan uang.

Sementara itu, Chelsea bisa dengan mudah mengeluarkan uang selangit untuk mendatangkan pemain. Tapi dengan transfer Lukaku, sekarang keadaan mulai berbalik. United bisa dengan cepat menyelesaikan transfer dan itu tentu saja akan menguntungkan United di masa mendatang.

Facebook Comments
Loading...