OUR NETWORK

Opsi-Opsi Baru untuk Formasi Manchester United

Bursa transfer musim panas sudah tutup, dan Manchester United mungkin tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan di bursa transfer kali ini. Tapi meskipun begitu, mereka masih memiliki opsi taktik. Apalagi Ole Gunnar Solskjaer dinilai mampu merubah kondisi, seperti membawa kedalaman ekstra ke posisi gelandang tengah, bek kiri dan penyerang tengah.

Walaupun memang, United gagal mendapatkan Jadon Sancho untuk mengisi pos sayap kanan di tim utama. Mereka hanya mampu merekrut remaja Uruguay Facundo Pellistri, dan Amad Diallo yang akan bergabung dari Atalanta pada bulan Januari. Pun dengan Edinson Cavani dan Alex Telles, yang pada akhirnya didatangkan di akhir-akhir batas waktu bursa transfer.

Namun sekali lagi, meski tidak dinilai bagus, tetap saja perekrutan United ini akan mempengaruhi taktik Solskjaer. Jadi, mungkin agaknya tidak salah jika kami berikan kemungkinan susunan pemain yang menyertakan beberapa pemain baru.

Formasi lama dengan pemain baru

Mungkin agak tidak masuk akal jika Solskjaer menyimpang terlalu jauh dari sistem formasi 4-2-3-1 favoritnya. Bahkan dengan perekrutan pemain baru sekalipun. Karena formasi inilah yang mampu mengantarkan United ke posisi tiga musim lalu, dan mendapatkan yang terbaik dari Bruno Fernandes sebagai pemain No.10.

Namun mengingat bagaimana Paul Pogba dan Nemanja Matic tampil saat dihancurkan 6-1 oleh Tottenham, mungkin akan ada perubahan di posisi lini tengah. Tampaknya Solskjaer akan memainkan pemain yang lebih fresh seperti Van de Beek. Di satu sisi, pemain asal Belanda itupun sedang berusaha keras untuk bermain sebagai pemain utama.

Untuk Alex Telles maupun Edinson Cavani, mungkin mereka juga akan dengan mudah menyesuaikan diri dengan sistem ini. Pemain asal Brasil itu bisa menggantikan Luke Shaw di bek kiri. Sedangkan Cavani kemungkinan akan memberikan titik fokus di lini depan.

Memainkan Shaw dan Telles secara bersamaan

Selain memainkan sistem lama, Ole Gunnar Solskjaer juga sering memainkan tiga bek tengah, dua bek sayap, tiga gelandang dan duo striker. Skema 3-5-2 ini memfokuskan pada bentuk serangan balik cepat. Namun apakah Cavani akan cocok atau tidak dengan sistem ini, agaknya masih harus dilihat. Tapi setidaknya United memiliki empat penyerang yang bisa menjadi ujung tombak untuk skema ini.

Telles adalah pemain menyerang yang cocok untuk peran bek sayap kiri, dan Shaw membuktikan dirinya mampu bermain di sisi kiri dalam sistem tiga bek. Bersama Harry Maguire dan Eric Bailly, tampaknya Shaw mampu menjadi bek tangguh. Selain itu, skema ini juga memungkinkan trio lini tengah impian dapat bermain, yaitu Pogba, Fernandes dan Van de Beek.

Memainkan Facundo Pellistri di sayap

Memainkan pemain muda nampaknya tidak begitu rumit bagi Manchester United. Tapi apakah mereka akan memainkan pemain muda untuk mengisi pos yang gagal diisi oleh Jadon Sancho? Bahkan selain Sancho, Ousmane Dembele dan Ismaila Sarr pun gagal didatangkan. United akhirnya berinisitif membeli Pellistri yang berusia 18 tahun sebagai gantinya.

Namun agaknya pertanyaan barusan bisa terjawab lantaran Pellistri bisa menjadi solusi alternatif bila United sangat butuh pemain sayap kanan murni. Itupun akan terjadi jika pemain asal Uruguay tersebut bisa memenuhi potensinya. Maka dari situ ia bisa menjadi opsi asli untuk bermain di sayap kanan, dan Greenwood akan mulai kembali bermain sebagai striker.

Mungkin nantinya akan muncul persaingan antara Pellistri dan Daniel James atau Jesse Lingard untuk memperebutkan pos sayap kanan. Atau United sendiri mungkin akan merasa bahwa mereka sudah memiliki alternatif pemain seperti Sancho pada bentuk Pellistri.

Memaksimalkan kondisi, meningkatkan komposisi

Saat ini, suporter-suporter United sedang geram. Perasaan mereka dikuasai oleh kekesalan lantaran tim kesayangannya itu tidak gerak cepat selama bursa trasfer di musim panas ini. Namun, mungkin itu akan sedikit terobati jika Solskjaer akan mulai memainkan taktik terbaiknya.

Di mana, ia ingin menempatkan semua pemain terbaik asuhannya untuk berada di atas lapangan. Termasuk seperti memainkan Alex Telles dan Edinson Cavani. Dengan menempatkan Telles di pos bek kiri dan Cavani sebagai ujung tombak, skema ini mungkin akan sedikit menumbukan kembali harapan para suporter United.

Selain itu, di pos lini tengah, Solskjaer juga sudah mulai memainkan tiga kombinasi impian dengan menempatkan Pogba, Van de Beek dan Fernandes secara bersamaan. Maka jika sudah seperti itu, perasaan para suporter United tidak diragukan lagi akan mulai membaik.

Comments

Loading...