OUR NETWORK

Menilik Sebab Turunnya Frekuensi Gol Anthony Martial

Penyerang Manchester United, Anthony Martial, hanya mampu mencetak dua gol sejauh musim ini. Catatan ini mengindikasikan adanya penurunan performa. Karena ia sebelumnya berhasil mengakhiri musim lalu sebagai pencetak gol terbanyak United dengan 23 gol.

Tapi kendati begitu, Ole Gunnar Solskjaer tetap percaya kepada Martial. Dan menurutnya, mantan striker AS Monaco itu mengalami awal yang sulit lantaran terkena skorsing tiga pertandingan di Premier League. Ia sempat menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras ketika United kalah 6-1 dari Tottenham.

Hal itulah yang kemudian membuat Anthony Martial absen dalam pertandingan melawan Newcastle, Chelsea dan Arsenal. Namun ia masih tetap mampu bermain sebagai starter dalam pertandingan penyisihan grup di Liga Champions. Hanya memang, ia masih belum begitu produktif dalam mencetak gol.

Pemain berusia 24 tahun itu juga malah mencetak gol bunuh diri dalam kemenangan 2-1 United atas Paris Saint-Germain. Walaupun setelah itu, ia mulai membuka catatan golnya melalui tendangan penalti ketika pasukan Setan Merah mengalahkan RB Leipzig 5-0. Dan mencetak satu-satunya gol ketika United dikalahkan oleh Istanbul Basaksehir dengan skor 2-1.

Selain itu, saat ini Anthony Martial kembali dipindah posisinya ke pos sayap untuk mengakomodasi posisi striker Edinson Cavani. Terutama ketika ia bermain dalam kemenangan 1-0 United atas West Brom pada akhir pekan lalu. Di laga itu, ia dikritik habis-habisan lantaran telah menyia-nyiakan peluang bagus di babak pertama.

Lalu ketika Martial mulai mencetak gol untuk timnas Prancis, ia juga malah diejek selama dua minggu karena dianggap tidak begitu produktif setelah hanya mampu mengoleksi satu gol dari 25 caps. Ya tapi sekali lagi, Solskjaer tetap mendukung strikernya itu. Baginya, Martial akan mulai kembali ke performa terbaik seperti yang telah dilakukannya di musim lalu.

“Anthony Martial di musim lalu telah menunjukkan kepada kita semua bahwa dia adalah pemain hebat. Dia telah membuat langkah besar. Maka saya sangat yakin, sekarang dia akan membuat langkah yang lebih besar lagi. Dia sudah mencetak 23 gol di musim lalu, dan itu merupakan keuntungan besar bagi kami (United),” tutur Solskjaer dikutip dari MEN Sports.

“Setiap musim adalah tantangan bagi seorang pemain, dan Anda tidak bisa berpuas diri sebagai bek kanan, bek kiri atau penyerang tengah di Manchester United. Selalu ada tuntutan di setiap posisi. Dan kami ingin Anthony Martial kembali bermain sesuai tuntutan itu.”

“Dengan melihatnya di pertandingan antara Prancis melawan Portugal, dia (Martial) menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tengah. Jadi agi saya, dia sudah memiliki peluang sukses, dan itu adalah hal yang besar. Tingkat konversinya selalu bagus. Mungkin saat ini penjaga gawang telah melakukan beberapa penyelamatan bagus melawannya, tetapi itu akan berubah dengan cepat.”

Tapi perlu diketahui, penurunan frekuensi gol Anthony Martial ini terasa aneh. Bagaimana tidak, ia sudah berada di Manchester United selama kurang lebih lima tahun. Maka naif rasanya jika masih banyak yang tidak tahu siapa sebenarnya “Anthony Martial”. Dan hal ini pastinya juga berlaku untuk Ole Gunnar Solskjaer.

Tembakan Per-Laga Martial (Premier League)

2019/20: 2.7

2020/21: 1.6

Sumber: Opta

Meskipun kalau dipikir-pikir, memang ada penyebab yang kuat dari penurunan performanya di musim ini. Yang paling menarik adalah ketika ia memperoleh kartu merah kala United melawan Spurs, dan itu membuat mental serta bentuknya berantakan. Pastinya efek dari hal ini benar-benar sulit dan membuat frustrasi. Martial mungkin akan mulai merasa bermasalah, dan posisinya sebagai penyerang tengah juga mungkin akan mulai digeser.

Menit Per-Gol Martial (Semua Kompetisi)

2015/16: 242

2016/17: 314

2017/18: 212

2018/19: 193

2019/20: 155

2020/21: 324

(Sumber: Transfermarkt)

Namun jika kita mau melihat catatan menit per-gol-nya, tampak ada yang tidak beres dari bentuk Anthony Martial. Dan kenyataannya, ia memang menjadi salah satu pemain yang benar-benar sering membagi opini para suporter United. Beberapa mencintainya, dan beberapa tidak mengerti mengapa ia bermain untuk United.

Bahkan menurut reporter Sky Sports, James Cooper, ia merasa bahwa Martial jelas memiliki bakat luar biasa, namun di satu sisi, bakatnya tidak punya pengaruh besar untuk Manchester United. Bagi Cooper, semua kemajuan yang dilakukan penyerang asal Perancis itu di musim lalu tampaknya tidak akan menjadi pembeda nasib United di musim ini.

“Ada yang tidak beres dari bentuknya, dan dia salah satu pemain yang benar-benar membagi opini para suporter Manchester United. Beberapa mencintainya, beberapa tidak mengerti mengapa dia bermain untuk United. Saya pikir argumen terakhir ini yang lebih kuat dipegang oleh beberapa suporter United,” tandas James Cooper dilansir dari Sky Sports.

“Dia jelas memiliki banyak hal di dalam bentuknya, dan dia jelas pemain yang sangat berbakat di Manchester United. Tetapi semuanya tidak berefek pada apapun. Baik permainan maupun nasib United. Kemajuan yang dilakukannya di musim lalu pun tampaknya tidak akan membuat perbedaan di musim ini. Hal ini memang benar-benar membuat frustrasi.”

***

Maka bisa dibilang, Anthony Martial masih belum bisa dianggap sebagai pemain yang mampu mendongkrak status Manchester United dari kejatuhannya. Ya meskipun, Martial sudah lama berada di Old Trafford. Namun sekali lagi, keberadaanya masih belum punya pengaruh signifikan.

Oleh sebabnya, bisa jadi penurunan performa dan frekuensi gol Martial di musim ini bukanlah hal baru. Dan bahkan bisa jadi, jika nanti ia kembali ke performa terbaiknya, ia pun hanya akan mengulang hal yang sama yang sudah sering ia lakukan sebelumnya. Yaitu bermain baik dan mencetak banyak gol, tanpa bisa mengubah nasib United.

Comments

Loading...