OUR NETWORK

Masa Depan Zlatan, Satu-Satunya yang Membuat Arogansi Mou Luntur

Jose Mourinho merupakan salah satu manajer sepakbola yang mempunyai sifat arogan. Seringkali kita melihat Mou enggan untuk melakukan perayaan gol atau bahkan merayakan gelar juara. Seperti yang dilakukan dirinya ketika United berhasil merengkuh trofi EFL Cup (26/2) hari Minggu lalu. Namun baru-baru ini ada satu hal yang membuat sifat arogannya luntur, yaitu soal masa depan Zlatan Ibrahimovic.

Seperti kita tahu, striker jangkung asal Swedia tersebut hanya memiliki kontrak satu tahun dengan The Red Devils. Lalu hingga kini, belum ada tanda-tanda bahwa Ibra akan memperpanjang kontraknya di United. Tentu hal ini membuat Mou dan para penggemar United ketar-ketir. Lantaran, Ibra kini menjadi sosok kunci dari tren positif di kubu Setan Merah. Total, sudah 26 gol yang ia sumbangkan untuk United musim ini.

Oleh karena itu, ketika ditanya oleh pers mengenai masa depan Ibra di United, Mourinho hanya bisa berharap bahwa pemain berusia 35 tahun tersebut mau bertahan satu musim lagi. Bahkan manajer asal Portugal tersebut mengatakan para fans United bisa membantunya dengan mendatangi rumah Ibrahimovic.

“Saya tak pernah memaksa seorang pemain untuk menandatangani kontrak atau bermain untuk saya. Suatu hari, Zlatan memutuskan untuk bergabung dengan Barcelona, saya sedih, tapi saya tak memaksanya untuk bertahan. Tapi jika dibutuhkan, mungkin para fans United bisa mendatangi pintu rumahnya dan tinggal di sana sepanjang malam. Karena kita ingin dan percaya bahwa dia (Ibra) akan bertahan satu musim lagi di United,” terang Mourinho.

Belum Perpanjang Kontrak, Ibra Katakan Bukan Karena Liga Champions

Sempat beredar kabar bahwa alasan Ibrahimovic belum mau memperpanjang kontraknya, lantaran United belum pasti masuk ke zona Champions League musim depan. Namun kabar tersebut dibantah oleh Ibra yang mengatakan bahwa jika itu alasannya, sedari awal dia tak akan pindah sama sekali ke United.

“Bukan karena itu. Waktu saya datang ke sini, United pun sudah tidak masuk Champions League,”  jelas Ibrahimovic yang sudah mengumpulkan 32 trofi sepanjang karirnya tersebut

Menurut dia, yang akan menjadi pertimbangan masa depannya adalah batas akhir kemampuannya sendiri. Maksudnya adalah, Ibra akan berhenti bermain ketika dirinya tak mampu lagi memberikan performa terbaik bagi klubnya.

“Saya akan berhenti di titik tertinggi. Saya tidak akan berhenti bermain karena apa yang telah saya lakukan. Jadi jika saya tidak tampil maksimal dan memberikan hasil, saya akan berhenti bermain,” tegas Ibra.

Ibra menambahkan dirinya bukanlah tipe pemain senior yang masih bermain karena nama besarnya saja. Menurut dia, dirinya akan bermain selama masih bisa memberikan hasil bagi klub yang ia bela. Sehingga para fans United bisa merasa optimis Ibra akan bertahan, lantaran sejauh ini sosok Ibra masih vital di lini depan United.

“Saya hanya menjadi diri saya saja. Apa yang saya bawa? Saya membawa sebuah paket, berupa pengalaman dari klub-klub sebelum United, dan apa yang telah saya raih. Orang bilang saya ini pemain yang sulit untuk diatur dan punya karakter yang unik, tapi buktinya saya masih sukses kemanapun saya pergi,” kata Ibra dengan arogansinya.

Masa Depan Ibra Menurut Agennya, Mino Raiola

Pernyataan arogan Ibra mengenai kesuksesannya tersebut ternyata senada dengan perkataan agen Ibra, Mino Raiola. Pria yang jua menjadi agen Jose Mourinho tersebut mengatakan dirinya tak pernah meragukan bahwa Ibra akan berhasil di Inggris.

”Saya tak pernah sekalipun ragu bahwa Ibra akan berhasil. Jika kamu mengenal dirinya seperti apa, baik di lapangan maupun di luar, kamu tak akan ragu bahwa ia bisa berhasil di manapun. Bahkan dia adalah satu-satunya pemain di dunia yang bisa sukses di Mars ataupun bulan,” kata Raiola sembari bercanda.

Raiola mengenang pembicaraan antara mereka berdua ketika memutuskan untuk menerima pinangan Manchester United. Ternyata United dipilih oleh Ibra karena ingin menantang dirinya sendiri. Lantaran, menurut Raiola, kala itu masih banyak klub lain yang menawarkan gaji lebih tinggi untuk Ibrahimovic.

“Itu (United) adalah sebuah tantangan. Tantangan yang saya inginkan Ibra untuk ambil, karena jujur mudah saja untuk menerima klub lain dengan gaji lebih besar. Namun pergi ke Liga Primer adalah sebuah tantangan bagi Ibra untuk mengatakan bahwa dirinya juga bisa berhasil di Inggris,” kenang Raiola.

Dalam kesempatan yang sama, Raiola jua ditanyakan perihal masa depan Ibra di United. Namun sayang Raiola dengan halus menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut. Menurutnya perihal transfer, itu adalah hal pribadi antara pemain, klub dan dirinya sendiri sebagai agen.

“Saya tak pernah membicarakan secara detil mengenai kontrak pemain kepada pers. Saya pikir hal itu terlalu personal untuk dibicarakan. Biarlah tetap begini, nikmatilah momen-momen bahagia yang sedang terjadi, kita lihat saja tahun depan. Namun apapun bisa terjadi, dan mari kita tunggu saja,” tutup Raiola.

Sumber : Dailymail.co.uk dan talksport.com

 

Comments