OUR NETWORK

Klausul Martial, Contoh Nyata Kontrak Bisnis di Sepakbola

Penampilan yang mulai membaik membuat Anthony Martial bukan tak mungkin akan mencetak gol lagi bagi United. Tapi jika Martial benar-benar bisa mencetak satu gol lagi, United harus membayar 10 juta euro untuk itu. Penyebabnya adalah klausul Martial yang akan segera aktif dalam kesepakatan transfer antara AS Monaco dan United yang sangat lekat dengan bisnis.

Sepakbola modern bukan hanya tentang menendang si kulit bundar atau hanya terpaku kepada taktik apa yang digunakan untuk memenangkan sebuah pertandingan. Lebih dari itu, sepakbola masa kini adalah bisnis. Uang dalam jumlah besar tak jarang digelontorkan untuk sekadar membeli sepasang kaki seorang pemain ataupun otak seorang pelatih. Kurang lebih seperti itu.

Tidak jarang sebuah kesebelasan papan atas Eropa harus merogoh kantong hingga ratusan miliar untuk mendaratkan pemain incarannya. Tapi proses transfer sebenarnya bukan hanya sebatas ‘ada uang ada barang’. Jika barang itu berguna, tidak jarang si pembeli harus kembali memberi uang bagi si penjual. Transfer pemain bukan seperti membeli handphone yang bisa ditukar jika terdapat cacat, transfer pemain lebih kepada perjudian. Maka dari itu, si penjual tentu tak mau rugi jika pemain tersebut berguna bagi si pembeli.

Kasus serupa terjadi pada transfer Anthony Martial dari AS Monaco ke United. Pemain asal Prancis itu dilabeli sebagai wonderkid ketika United mengamankan jasanya pada bursa transfer musim panas 2015 lalu. Monaco tentu tak ingin kehilangan aset berharganya bergitu saja. Dilansir dari Telegraph, mereka meminta United membayar uang sebesar 50 juta euro. 20 juta euro dibayar ketika Martial pindah, dan sisanya dilunasi pada Juli 2016.

Tapi Martial belum sepenuhya ‘lunas’, United kembali harus mengeluarkan uang untuk membayar klausul yang disetujui kedua pihak dalam kesepakatan transfer pemain kelahiran Massy itu. Monaco benar-benar tak ingin rugi kehilangan Martial, mereka menambahkan tiga klausul yang masing-masing bernilai 10 juta euro.

Untuk dua klausul Martial, United tak harus terburu-buru dalam mengeluarkan uang. Kedua klausul Martial itu baru wajib dibayar ketika caps Martial bersama timnas Prancis mencapai angka 25 dan ketika Martial masuk dalam nominasi peraih Ballon d’Or.

Untuk caps bersama timnas Prancis, Martial baru mencapai angka 15 hinga saat ini. Hingga pertengahan Oktober nanti, Prancis hanya akan menjalani delapan laga. Yang berarti Martial tidak akan mencapai angka 25, itupun jika selalu dimainkan. Kemungkinan besar United baru akan membayar klausul ini pada pertengahan tahun 2018 mendatang.

Perihal nominasi Ballon d’Or, tampaknya Martial harus berjuang terlebih dahulu untuk mendapat tempat di skuat United. Seluruh nominasi Ballon D’Or tentunya adalah pemain andalan sebuah tim, paling tidak di satu posisi yang mereka mainkan. Namun United bisa jadi akan membayar kedua klausul itu jika Martial mengikuti saran Mikael Silvestre untuk bertahan di United dan mengembalikan penampilan terbaiknya.

Namun, United sepertinya harus menyiapkan uang untuk membayarkan klausul Martial yang satu ini. Sebenarnya bukan menyiapkan uang, karena United dinobatkan sebagai klub terkaya di dunia menurut Lembaga Akuntan Dunia, Deloitte. United hanya perlu bersiap untuk menyisihan 10 juta euro itu dan mentransfernya ke Monaco.

Klausul itu akan aktif jika jumlah gol Martial mencapai angka 25. Meski dalam kondisi yang tak menentu, namun sekarang performa Martial perlahan membaik dengan torehan satu gol dan satu asis pada pertandingan melawan Watford kemarin. Gol terebut menjadi gol ke-24 untuk United, yang artinya hanya butuh satu gol lagi yang diciptakan Martial agar Monaco mendapatkan 10 juta euro. Dengan penampilan Martial yang mulai membaik, besar kemungkinan Jose Mourinho akan menurunkannya dalam laga Europa League melawan Saint Etienne pada Jumat (16/7) dini hari nanti.

Jika dilihat lebih dalam, transfer Martial tentu saja sangat lekat dengan bisnis. Ketika pindah, United mungkin tidak menyetujui permintaan Monaco yang terlampau besar. Tapi Monaco tidak ingin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan uang, meskipun mereka baru bisa menikmatinya di masa depan. Monaco memberikan keringanan berupa pembayaran yang dilakukan dua kali, serta klausul yang baru aktif jika Martial berkembang dengan baik. Dan tentu saja kesepakatan dengan total senilai 80 juta euro untuk pemain yang kala itu masih berusia 19 tahun adalah murni bisnis!

Comments

Loading...